Cara Menghilangkan Kekhawatiran pada Pacar yang Pernah Selingkuh

memaafkan pacar yang pernah selingkuh oleh Asmara SegiEmpatTidak ada orang yang suka dengan perselingkuhan, apalagi jika ternyata kamu yang diselingkuhi. Perselingkuhan pasti akan membuat kamu sakit dan marah. Jika sudah begini, mungkin saja kamu akan berpikir untuk segera memutuskannya. Tapi karena masih sayang, kamu kemudian mencoba untuk menerima kembali sebagai pacar kamu. Memberikan maaf kepada mantan memang tidak ada salahnya terlebih jika Anda memang masih punya perasaan cinta yang sangat besar.

Yang kemudian menjadi masalah adalah ketika kamu mencoba untuk menerimanya kembali jadi pacar kamu, kamu selalu merasa khawatir atau bahkan menjadi posesif kepadanya. Hal ini wajar, mengingat doi punya history membawa hubungan kalian ke dalam bahaya selingkuh dan kamu masih menyimpan rasa trauma karena mantan selingkuh di belakang Anda.

Tapi ada baiknya kamu menghilangkan perasaan khawatir dan posesif tersebut dengan cara melakukan beberapa hal berikut ini:

  • Berpikir Secara Rasional

Rasa khawatir atau posesif yang kamu miliki adalah hal yang wajar. Mengingat kamu merasa sakit hati setelah perbuatannya kepada kamu. Tapi tahu tidak kalau sikap seperti ini tidak akan membuat pacar kamu sadar, dia justru akan merasa terkekang hingga akhirnya memutuskan untuk kembali melakukan perselingkuhan atau bahkan meninggalkan kamu. Oleh karena, sebaiknya kamu belajar untuk melupakan kesalahannya dan mencoba untuk menerimanya kembali.

  • Kalian Berdua Harus Saling Jujur

Mencegah pacar selingkuh sebenarnya tidak bisa dilakukan hanya dari salah satu pihak. Keduanya harus memiliki kesadaran dan sama-sama berusaha untuk menjaga hati masing-masing. Daripada kamu terus menerus mengekangnya dan membuatnya merasa tidak nyaman dengan sikap posesif kamu, cobalah untuk jujur kepadamu tentang hal yang kamu rasakan. Katakan padanya bahwa kamu masih trauma dan khawatir karena kejadian di masa lalu. Hal itulah yang membuat kamu bersikap seperti itu.

Setelah kamu membicarakan hal ini, lihatlah reaksi. Jika dia menunjukkan sikap ingin berubah dan tidak mau mengulangi kesalahannya, kamu bisa mencoba untuk kembali menerimanya. Tapi jika tidak, sebaiknya kamu mulai kembali berpikir.

  • Jangan Selalu Menoleh ke Masa Lalu

Jika kamu sudah memilih untuk kembali menerimanya sebagai pacar kamu, jangan pernah kembali melihat ke masa lalu. Karena hal tersebut hanya akan membuat kamu semakin sakit hati. Akan lebih baik jika kamu bersyukur karena dia masih mau kembali kepadamu karena itu artinya dia masih sayang sama kamu. Ketika kamu terus menerus mengungkit masa lalu, bukan tidak mungkin kalau dia akan meninggalkan kamu.

  • Cobalah untuk Merenung

Namun jika kamu tidak bisa melepaskan diri dari bayang-bayang kesalahannya dan selalu merasa ragu akan hubungan yang kalian jalani, sebaiknya kamu mulai berpikir untuk putus. Karena menjalani hubungan yang didasari dengan keraguan pasti akan menimbulkan ketidakharmonisan dalam hubungan. Oleh karena itu, sebaiknya kamu memikirkannya baik-baik.

Avatar
Muammar TJ
Pria yang kharismatik dan mudah bergaul dengan semua orang. Senang musik terutama musik punk rock, tapi dangdut kadang-kadang juga boleh. Cakap dalam mengorganisir yang didapatkannya dari pengalaman di organisasi BEM (Badan Eksekutif Mahasiswa), HMI (Himpunan Mahasiswa Islam), serta di salah satu event organizer terbesar di Makassar.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...