Memodifikasi theme WordPress bukanlah sebuah pekerjaan yang hanya bisa dilakukan oleh mereka yang mengambil sekolah khusus atau menghabiskan hidup berharganya mengutak-atik PHP selama bertahun-tahun. Sebagai pengguna WordPress pemula, Anda sudah bisa memodifikasi theme blog WordPress Anda hanya dengan mengetahui fungsi basis dari masing-masing kode template yang sudah dibuat WordPress.

Tapi seperti layaknya CMS lain, di balik kemudahan yang ditawarkan oleh WordPress terdapat kompleksitas di dalam modifikasinya. Apa yang tampil di blog WordPress Anda adalah susunan serangkaian kode template yang jumlahnya cukup banyak jika harus diingat semuanya. Pada halaman ini akan saya berikan daftar kode template atau daftar kode pemanggil WordPress beserta fungsinya untuk memudahkan Anda. Anda bisa membookmark halaman ini untuk memudahkan Anda membukanya saat dibutuhkan.

File Dasar yang Dimiliki Semua Theme/Tema


style.css (file yang mengatur warna, bentuk, font, kolom, dan hampir semua yang berhubungan dengan tampilan theme)

header.php (file yang mengatur semua informasi HTML dan tampilan di bagian atas semua halaman)

index.php (file yang menjadi tampilan halaman depan theme)

sidebar.php (file yang mengatur isi sidebar)

footer.php (file yang mengatur tampilan bagian bawah pada semua halaman)

single.php (file yang mengatur susunan isi di postingan)

page.php (file yang mengatur susunan isi di page)

comments.php (file yang mengatur susunan komentar untuk setiap postingan dan page)

404.php (file yang tampil ketika pengunjung mengakses url yang tidak ada)

functions.php (file yang mengatur semua fungsi theme)

archive.php (file yang mengatur susunan dan isi halaman arsip)

searchform.php (file yang mengatur bentuk dan tampilan kolom pencarian)

search.php (file yang mengatur dan menampilkan isi dari setiap halaman pencarian)

Kode-Kode Pemanggil Data Theme dan Blog

Berikut ini adalah kode-kode pemanggil untuk data-data theme seperti lokasi direktori theme, url situs utama, lokasi halaman utama, dan sebagainya. Kode-kode ini juga berfungsi untuk menjemput data WordPress settings yang Anda masukkan di Dashboard » Settings WordPress Anda. Kode-kode ini banyak digunakan pada bagian header, atau di file header.php untuk memberikan informasi kepada browser dan robots.
Kode-kodenya antara lain.


(Judul blog)

(URL halaman utama blog)

(Judul dari masing-masing halaman)

(URL blog)

(Deskripsi situs (dari Dashboard > Settings)

(Direktori theme yang digunakan)

(Link menuju file .css yang mengatur bentuk dan tampilan theme)

(URL RSS Feed blog)

(URL Pingback situs)

(Versi WordPress yang digunakan)

Kode-Kode Pemanggil Lainnya

Kode-kode di bawah juga banyak digunakan untuk dengan mudah mengambil data dari bagian-bagian situs lainnya. Kode-kode pemanggil di bawah ini banyak digunakan di halaman-halaman lain seperti sidebar.php, index.php, single.php dan sebagainya.
Kode-kodenya antara lain:


// Semua Halaman

//Menampilkan isi dari header.php

//Menampilkan isi dari sidebar.php

//Menampilkan isi dari footer.php

//Menampilkan semua link pada blogroll

//Menampilkan daftar semua page

//Menampilkan daftar arsip

//Menampilkan daftar semua kategori

//Menampilkan kalender WordPress

//Menampilkan link untuk mendaftar/register

//Menampilkan link untuk login dan logout

//Di Halaman Index.php, Single.php dan Search.php

//Menampilkan judul postingan

//Menampilkan link menuju postingan

//Menampilkan kategori dari postingan tertentu

//Menampilkan ID yang unik dari postingan tertentu

//Menampilkan tanggal dipostingnya artikel

//Menampilkan author/penulis dari postingan

//Menampilkan isi dari postingan

//Menampilkan potongan pendek atau excerpt dari postingan

//Menampilkan link untuk mengedit postingan

//Menampilkan isi dari comment.php

//Menampilkan link untuk halaman selanjutnya/postingan selanjutnya

//Menampilkan link untuk halaman sebelumnya/postingan sebelumnya

Saya akan beri contoh penggunaan kode tersebut. Anggap saja saya ingin menampilkan judul postingan ini yang langsung melink ke halaman postingan ini sendiri. Kode di bawah ini bisa Anda masukkan ke single.php.

Postingan ini berjudul: , ditulis pada tanggal , oleh .

Untuk membaca selengkapnya, klik disini.

Hasilnya akan seperti di bawah ini:

Postingan ini berjudul: Daftar Kode Pemanggil Untuk WordPress, ditulis pada tanggal 20/Aug/2013 oleh Erwin Miradi.

Untuk membaca selengkapnya, klik disini.

Perintah pemanggilan seperti di atas tentu saja ada disetiap single.php pada semua theme/tema WordPress. Dengan mengetahui fungsinya masing-masing, Anda sudah bisa memodifikasi tampilan informasi Anda, dan bahkan mungkin membuat tampilan isi konten Anda sendiri. Semoga ini dapat membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY