Sistem operasi Windows disukai oleh banyak pengguna karena memiliki interface yang mudah untuk dijalankan. Cukup dengan mouse untuk mengklik setiap program atau pun file yang ingin diakses, sehingga semua hal jauh lebih mudah untuk digunakan. Hal ini pula yang membuat beberapa sistem operasi mengikuti jejak dari Windows untuk membuat sistem Graphic User Interface (GUI) yang lebih mudah untuk pengguna.

Walaupun demikian, sistem operasi Windows ternyata tetap menyematkan tools berupa Command Line Interface (CLI). Ini adalah tools yang biasanya digunakan untuk menjalankan beberapa perintah dalam mengeksekusi beberapa program tertentu. Tools CLI yang terdapat pada Windows ini adalah PowerShell serta Command Prompt (CMD).

Untuk PowerShell sendiri mungkin masih banyak yang belum mengetahuinya, karena memang baru ada pada sistem operasi Windows 7, 8, dan 10 saat ini. Sedangkan untuk Command Prompt (CMD) sendiri sudah ada pada awal versi dari sistem operasi Windows ini sendiri, yang dulunya dikenal dengan nama MS-DOS.

Berbicara mengenai kedua tools yang memiliki tampilan sama ini, tentunya Anda ingin tahu apa saja yang membedakan dari kedua tools tersebut bukan? Berikut penjelasan singkatnya.

Membedakan antara Command Prompt dan Windows PowerShell

Sebelum kita melompat untuk membahas perbedaannya, pertama mari kita melihat beberapa sejarah singkat dari Command Prompt dan Windows PowerShell.

Command Prompt (CMD) adalah aplikasi Win32 sederhana. CMD ini sendiri memiliki fungsi untuk mengkomunikasikan atau berinteraksi dengan program atau pun objek Win32 lainnya di Windows. Orang-orang menggunakannya untuk berbagai keperluan, tetapi terutama untuk beralih ke beberapa pengaturan Windows yang terbilang kritis, serta untuk memperbaiki berbagai komponen Sistem Operasi menggunakan tools seperti System File Checker, chkdsk, dan lainnya. CMD ini pun bisa dikatakan sebagai versi upgrade dari MS-DOS. Namun, CMD ini tentunya tidak ada hubungannya dengan MS-DOS yang merupakan aplikasi Microsoft Command Line pada Sistem Operasi Windows sebelum Command Prompt diperkenalkan.

Untuk PowerShell sendiri bisa dikatakan memiliki integrasi yang lebih penting dalam dengan Sistem Operasi Windows dan juga memberikan kompatibilitas untuk urusan skrip juga. Hal ini didasarkan pada .NET Framework yang pertama kali dirilis pada tahun 2006. Di dalam penggunaannya sendiri, perintah-perintah CMD pun bisa bekerja pada PowerShell ini, tapi tentunya PowerShell lebih spesifik untuk urusan user Administrator.

Jadi, dari penjelasan di atas, perbedaan yang nyata antara CMD dengan PowerShell adalah hak dalam menajemen sistem operasi itu Windows. Di mana PowerShell ini lebih ditujakan untuk mengeksekusi program yang bisa mempengaruhi sistem operasi Windows secara langsung, karena memang bersifat administratif, seperti pengelolaan registri untuk WMI atau Windows Management Instrumentation. Sedangkan CMD sendiri tidak dapat melakukan hal tersebut.

Tugas dari PowerShell sendiri jauh lebih kompleks dibandingkan dengan CMD. Hebatnya lagi, PowerShell ini bisa membantu dalam menghubungkan jalur dengan sistem operasi Linux.

Akan tetapi, CMD memiliki baris perintah yang lebih mudah untuk digunakan atau lebih mendekati bahasa manusia. Sehingga, dalam penggunaannya CMD tentunya jauh lebih mudah, dan memang sangat cocok untuk user atau pengguna normal saja. Dan, untuk PowerShell ditujukan untuk pengguna sistem operasi yang level expert.

Akhir kata

Itulah yang membedakan antara dua tools Command Line Interface di Windows. Kalau Anda memiliki informasi tambahan atau pun pertanyaan seputar artikel di atas, maka silahkan Anda tuliskan pada kolom komentar yang ada di bawah.

Semoga bisa menambah pengetahuan Anda mengenai Windows.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY