Network Driver Interface Specification (NDIS) merupakan interface pemrograman untuk perangkat interface dari jaringan. Atau dalam bahasa mudahnya merupakan driver system untuk jaringan komputer. Jadi, bisa dikatakan kalau file ndis.sys ini merupakan salah satu file yang penting pada komputer, yang dikembangkan ole pihak Microsoft untuk sistem operasinya. File system pada sebuah sistem operasi tentunya adalah hal penting untuk membangun komunikasi dengan hardware komputer yang terhubung.

File ndis.sys ini pada umumnya berada pada driver C:\Windows\System32\drivers, dan tentu saja itu akan diperlukan untuk sebuah komputer agar bisa digunakan sebagaimana seharusnya. Karena fungsinya pada sebuah komputer memang sangatlah penting, maka jika terjadi masalah atau error, file ini akan menyebabkan masalah serius pula, seperti blue screen (BSOD). Munculnya blue screen seperti ini biasanya akan terjadi jika pengguna sudah membuka program atau pun menggunakan jaringan. Hal ini pun bisa terjadi saat driver sudah diload pada saat startup, atau pun saat komputer ingin dimatikan (shutdown).

Yang menyebabkan terjadinya blue screen karena file ndis.sys ini memang tidak diketahui dengan lebih pasti. Namun, ada beberapa masalah yang bisa menjadi penyebab blue screen seperti, kerusakan pada file system, kesalahan pada konfigurasi hardware, virus, driver yang rusak, registri Windows yang rusak, atau karena file system yang hilang. Tidak hanya itu saja, penyebab lainnya bisa terjadi karena hardisk yang bad sector atau pun RAM yang rusak.

Saat terjadi masalah tersebut, langkah awal yang paling dilakukan adalah dengan menonaktifkan file ndis.sys tersebut. Namun, cara ini tentunya tidak menyelesaikan masalah, karena perangkat dan system yang membutuhkan file tersebut tentunya tidak dapat dimanfaatkan lagi. Selain itu pula, ada beberapa pengguna yang malah menonaktifkan software keamanan, seperti firewall dan juga antivirus, jika memang bisa terjadi konflik dengan file tersebut.

Cara memperbaiki masalah blue screen ndis.sys di Windows 10

Biasanya, blue screen tersebut akan ditandai dengan pesan error DRIVER_IRQL_NOT_LESS_OR_EQUAL di awal. Kalau Anda juga termasuk pengguna Windows 10 yang mengalami masalah serupa, maka pada artikel kali ini, kami akan mencoba untuk memberikan pencerahan atau solusi dalam mengatasi masalah tersebut.

  1. Update/instal ulang driver perangkat PC Anda

Seperti yang telah kami jelaskan di atas tadi, kalau penyebab pastinya itu tidak dapat diketahui. Tapi, salah satu indikasi yang menyebabkan masalah ini adalah karena driver hardware yang tidak terupdate atau mungkin rusak. Untuk itu, hal pertama yang perlu untuk Anda lakukan di sini adalah dengan mengupdate driver hardware komputer Anda.

Pastikan Anda memiliki driver hardware terbaru dari vendor atau pabrikannya langsung. Anda bisa mendapatkannya dengan melakukan update langsung dari Windows Device Manager. Anda bisa melihat caranya melalui artikel, cara update driver komputer Windows 10. Selain dengan cara tersebut, Anda pun bisa membuka situs resmi pabrikan hardware Anda, dan download driver versi terbaru yang tersedia di sana, lalu lakukan proses instalasi secara biasa.

Tapi, kalau Windows Anda tidak dapat login seperti biasanya, maka Anda bisa melakukan update driver tersebut melalui halaman Safe Mode. Pastikan Anda melakukan uninstall terlebih dulu sebelum melakukan update driver tersebut.

  1. Rollback driver jaringan

Kalau ternyata masalah blue screen file ndis.sys ini terjadi setelah Anda melakukan update driver jaringan, maka coba Anda lakukan rollback driver tersebut. Melakukan rollback driver itu hampir sama caranya dengan melakukan update, yang bisa Anda lihat di bawah ini:

  • Silahkan Anda tekan tombol Win + X pada keyboard, lalu pilih pada menu Device Manager yang muncul dari daftar.
  • Di dalam Device Manager tersebut, silahkan Anda klik pada Network adapters, lalu klik kanan pada nama driver jaringan komputer Anda dari daftar yang muncul di bawahnya.
  • Dari daftar klik kanan yang muncul, silahkan Anda pilih opsi Propties, dan buka tab Drivers.

  • Kemudian, silahkan Anda lanjut dengan mengklik tombol Rollback driver, dan ikuti petunjuk selanjutnya.

Jika sudah selesai, pastikan Anda restart komputer Anda untuk menerapkan perubahan.

  1. Jalankan tool SFC

SFC yang merupakan singkatan dari System File Checker merupakan tool yang bisa Anda akses melalui halaman Command Prompt. Fungsi dari tool ini adalah untuk melakukan scanning pada file system komputer. Jika terdapat kerusakan atau file system yang hilang, maka tool ini pun akan langsung melakukan perbaikan langsung secara otomatis. Namun, pastikan saja komputer Anda tetap terhubung ke internet.

Untuk langkah-langkah menggunakan perintah tool SFC tersebut, silahkan Anda baca artikel tentang, cara menggunakan perintah SFC di Windows 10.

  1. Jalankan CHKDSK

CHKDSK merupakan salah satu perintah Command Prompt yang mungkin sudah sangat umum dikenal. Perintah ini sangatlah membantu dalam memperbaiki masalah pada media penyimpanan (hardisk) di komputer Anda. Di mana kerusakan pada hardisk juga bisa menjadi salah satu penyebab blue screen ndis.sys tersebut. Langkah-langkah itu adalah sebagai berikut:

  • Tekan tombol Win + X pada keyboard, lalu klik pada opsi Command Prompt (Admin) dari daftar.
  • Setelah halaman Command Prompt tersebut terbuka, silahkan Anda ketikkan perintah chkdsk /f /r dan tekan tombol Enter untuk menjalankan perintah tersebut.
  • Setelah itu, biasanya Anda akan diminta untuk melakukan restart komputer, silahkan Anda restart komputer Anda, dan proses scanning pun akan dilakukan saat startup hingga selesai.
  1. Jalankan tool DISM

Gambar 6

Tool DISM ini sendiri biasanya selalui mengikuti tool SFC yang telah kami jelaskan di atas. Fungsinya pun bisa dikatakan sama. Jadi, setelah Anda melakukan scanning dengan SFC, maka jalankan juga tool DISM ini dengan mengetikkan perintah di bawah ini di Command Prompt:

DISM /Online /Cleanup-Image /RestoreHealth

Pastikan Anda menekan tombol Enter jika perintah tersebut ingin Anda jalankan. Setelah itu, restart komputer Anda untuk menerapkan perubahan yang telah Anda lakukan.

  1. Lakukan system restore

Cara terakhir yang bisa Anda lakukan di sini adalah dengan menjalankan System Restore pada komputer. System restore bisa sangat berguna untuk mengembalikan semua perubahan yang telah Anda lakukan pada komputer. Anda bisa membaca seputar system restore pada artikel yang berjudul “cara menjalankan System Restore di Windows 10”.

Semoga bisa membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY