Setiap Microsoft mengeluarkan update terbaru untuk Windows 10, maka media penyimpanan di komputer Anda pun pasti akan berkurang. Ini karena, update dari Microsoft tersebut akan menyimpan file-file update tersebut selama beberapa waktu di komputer Anda. Hal inilah yang tentunya membuat Anda bertanya-tanya, mengenai kapasitas dari sistem operasi Windows 10 yang terus bertambah seiring waktu. Tapi Anda jangan khawatir, karena update tersebut nantinya akan hilang dengan sendirinya hanya dalam beberapa hari atau minggu saja.

Update-update dari Windows 10 ini pun bisa dikatakan jauh lebih sering dibandingkan dengan sistem operasi Windows sebelumnya. Mekanisme dari update di Windows 10 ini sendiri tergantung pada beberapa layanan seperti BITS atau Background Intelligent Transfer Service, Windows Update service, Windows Server Update Service, dan lainnya.

Error 80244019 saat update di Windows Server

Dikarenakan sistem pengiriman yang memang terbilang cukup rumit dan dibuat se-efisien mungkin, maka beberapa masalah pun memang kerap kali dialami oleh para user atau penggunanya. Salah satu masalah yang sering dikeluhkan oleh para pengguna saat melakukan update Windows adalah pesan error 80244019.

Untungnya saja, error tersebut hanya muncul untuk para pengguna sistem operasi Windows Server saja. Dan, pada artikek kali ini kita akan membahas beberapa perbaikan yang bisa dilakukan untuk mengatasi masalah error tersebut.

Faktor-faktor penyebab error 80244019 di Windows server:

  • Adanya kerusakan file dll atau entri pada Registry Editor (regedit)
  • File yang direquest tidak ditemukan di dalam server
  • Terdapat software yang tidak kompatibel atau merusak file update tersebut
  • Ada masalah pada koneksi jaringan internet di komputer Anda
  • Konfigurasi pada Windows Update Service yang sudah kadaluarsa untuk komputer klien.

Itulah beberapa faktor penyebab munculnya pesan error 80244019 pada saat melakukan update di Windows server Anda. Kalau sudah seperti itu, maka beberapa gejala atau masalah yang muncul di komputer Anda pun adalah sebagai berikut:

  • Komputer mengalami penurunan kinerja dan performa
  • Terasa lag dan sering hang
  • Ada masalah pada saat startup dan juga dimatikan (shutdown)
  • Proses instalasi software pun terkadang mengalami error
  • Saat menghubungkan perangkat eksternal pun terkadang terjadi masalah
  • Ada masalah yang tidak terduga saat menjalankan program atau aplikasi lainnya di komputer.

Tips Memperbaiki Windows Update Error 80244019

Kalau pada komputer dengan Windows server yang Anda gunakan sudah menunjukkan tanda-tanda seperti ini, dengan tanda awal adalah pesan error 80244019 saat melakukan update, maka kita perlu melakukan perbaikan dengan beberapa cara berikut ini:

  1. Restart semua service yang terkait Windows Updte

Untuk tips pertama yang perlu Anda lakukan di sini adalah dengan melakukan restart pada semua service yang terkait Windows Update, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Silahkan Anda menekan kombinasi shortcut Win + X, dan pilih pada daftar menu Command Prompt (Admin).

  • Jika halaman Command Prompt (CMD) sudah terbuka, maka silahkan Anda ketikkan perintah net stop wuauserv, dan tekan tombol Enter untuk menjalankan perintah tersebut.
  • Setelah itu, silahkan Anda ketikkan lagi perintah net stop bits, dan tekan tombol Enter untuk menjalankannya.
  • Cara ini akan menghentikan semua Windows Update Service yang sedang berjalan.
  • Sekarang Anda jalankan kembali semua service tersebut dengan mengetikkan perintah di bawah ini, yang masing-masing di akhiri dengan tombol Enter.

net start wuauserv
net start bits

Jika semua sudah selesai, maka silahkan Anda restart komputer Anda, dan coba lakukan update Windows kembali. Kalau memang cara tersebut masih belum memberikan hasil terbaik, maka silahkan Anda lanjut lagi dengan cara di bawah ini.

  1. Menghidupkan fitur Data Execution Prevention (DEP)

Fitur Data Execution Prevention (DEP) umumnya dalam kondisi off, dan ini juga bisa menjadi salah satu alasan terjadinya masalah tersebut. Untuk itu, silahkan Anda aktifkan kembali fitur Data Execution Prevention (DEP) ini pada komputer Anda dengan cara sebagai berikut:

  • Buka start menu, dan ketikkan Advanced system settings, lalu klik untuk membukanya.
  • Pada tab Advanced, untuk label Performance, silahkan Anda klik tombol Settings.
  • Selanjutnya pada halaman Performance Options yang sedang terbuka tersebut, Anda akan melihat 3 tab, Anda cukup memilih tab yang ketiga yang bertuliskan Data Execution Prevention.
  • Selanjutnya, Anda ganti opsi DEP tersebut menjadi Turn On. Tapi, kalau sudah ON, maka anda pilih Turn Off dulu dan Turn On kembali.

Mungkin karena fitur DEP ini dimatikan maka error tersebut pun bisa terjadi saat Anda melakukan update Windows. Kalau memang cara kedua ini masih menemukan jalan buntu, maka Anda lanjut lagi dengan cara berikutnya di bawah ini.

  1. Gunakan Windows Update Troubleshoot

Fitur troubleshoot yang disisipkan oleh pihak Microsoft pada Windows, memang sangatlah berguna untuk para penggunanya. Fitur tersebut pun bisa digunakan untuk setiap permasalahan yang Anda temui pada sistem operasi Windows. Salah satu permasalahan tersebut adalah saat melakukan update Windows dan terjadi error, maka Anda bisa menggunakan Windows Update Troubleshoot.

  1. Konfigurasikan pengaturan Windows Update

Langkah berikutnya yang bisa Anda lakukan untuk mengatasi masalah tersebut adalah dengan melakukan pengaturan pada konfigurasi Windows Update di komputer Anda, dengan langkah-langkah sebagai berikut:

  • Tekan tombol Win + I pada keyboard untuk membuka halaman Windows Settings.
  • Selanjutnya, silahkan Anda klik pada menu Update & Security. Kemudian Anda klik pada bagian Windows Update, dan lihat pada label Update Settings, Anda klik link yang bertuliskan Advanced Options.
  • Dan langkah terakhir adalahd dengan menghilangkan tanda centang pada opsi yang bertuliskan, Give me updates for other Microsoft Products when I update Windows.

Jika semua langkah di atas sudah Anda lakukan, maka silahkan Anda restart komputer Anda untuk menerapkan perubahan yang Anda lakukan. Kalau cara ini masih belum berhasil, maka Anda coba langkah terakhir di bawah ini.

  1. Lakukan update Windows secara manual

Kalau memang cara ini bukanlah update pada fitur, tapi hanya kumulatif, maka Anda bisa mendownload filenya dan melakukan update Windows secara manual. Langkah-langkahnya bisa Anda lihat di bawah ini:

  • Silahkan Anda tekan tombol Win + I untuk membuka menu Settings, lalu klik pada menu Update & Security > Update History.
  • Periksa setiap update yang gagal yang bisa Anda lihat pada kolom Status.
  • Selanjutnya, buka halaman Microsoft Download Center, dan cari update tersebut sesuai dengan nama atau kode update (KB).
  • Jika updatenya sudah Anda dapatkan, silahkan Anda download dan lakukan proses instal secara manual.

Nah, itulah 5 tips yang bisa kami berikan kepada Anda untuk mengatasi update Windows dengan pesan error 80244019. Kalau memang dari 5 cara tersebut belum ada yang berhasil, maka silahkan Anda lakukan System Restore atau Reset Windows 10 Anda. Tapi, pastikan dulu semua data yang Anda miliki sudah tersimpan dengan aman.

Selamat mencoba dan semoga bisa membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY