Update Windows dan juga dari Microsoft Store memang salah satu hal yang perlu untuk lakukan pada komputer Windows 10 Anda. Pasalnya, update tersebut biasanya membawa perbaikan terhadap laporan bug atau pun tambahan fitur yang menarik lainnya. Namun, terkadang saat kita melakukan update terjadi masalah yang menyebabkan proses update tersebut terhambat atau tidak bisa berlanjut.

Salah satu masalah yang muncul saat melakukan update Windows dan Microsoft Store adalah munculnya pesan error 0x80240438. Untuk bisa memperbaiki pesan error terhadap update ini, maka artikel kali ini bisa menjadi solusi untuk Anda yang mengalami masalah serupa.

Cara memperbaiki error 0x80240438 saat update Windows dan Microsoft Store

Penyebab dari munculnya pesan error 0x80240438 ini disebabkan oleh banyak hal, sehingga tidak bisa dipastikan secara detail. Untuk itu, solusi atau proses perbaikan yang bisa dilakukan pun ada beberapa cara, yang bisa Anda ikuti di bawah ini:

  1. Jalankan fitur Windows Update Troubleshooter

Pada Windows 10 sendiri sudah dilengkapi dengan fitur troubleshooter yang termasuk di dalamnya bisa mengatasi masalah pada Windows Update seperti ini. Untuk itu, Anda bisa mencoba fitur ini jika terjadi masalah seperti ini. Fitur ini bisa Anda temukan pada halaman Settings > Update & Security > Troubleshoot. Setelah itu, silahkan Anda klik pada tombol Run troubleshoot untuk label Window update di panel kanan.

  1. Coba nonaktifkan antivirus atau Firewall Anda

Antivirus atau firewall merupakan sistem keamanan pada sistem operasi Windows. Pada Windows 10 sendiri sudah memberikan antivirus bawaan yaitu Windows Defender secara gratis untuk semua penggunanya. Sedangkan Windows Firewall sendiri sudah ada sejak versi-versi Windows terdahulu hingga saat ini. Namun, kedua fitur keamanan dari Windows ini sendiri kadang mengganggu kinerja sistem, sehingga bisa menyebabkan masalah pada sistem operasi Windows 10 Anda sendiri. Untuk itu, Anda bisa mencoba untuk menonaktifkan sementara kedua fitur tersebut, dan coba lakukan update kembali. Kalau berhasil, maka Anda bisa kembali mengaktifkannya setelah proses update selesai. Tapi, kalau belum berhasil, maka silahkan Anda coba cara kedua di bawah ini.

  1. Nonaktifkan proxy

Kalau Anda menggunakan proxy untuk internet, baik itu dengan menggunakan software pihak ketiga, plugin browser atau pun pengaturan pada Windows, sebaiknya dinonaktifkan terlebih dulu. Langkah-langkah mematikan proxy melalui pengaturan Windows 10 bisa Anda lihat di bawah ini:

  • Silahkan Anda klik pada tombol Start, lalu ketikkan Internet Options, dan klik pada menu yang muncul.

  • Selanjutnya, silahkan Anda klik pada tab Connections.
  • Pada opsi yang bertuliskan Local Area Network (LAN) settings, silahkan Anda klik pada tombol yang bertuliskan LAN Settings.

  • Selanjutnya, pada Proxy Server, silahkan Anda hapus tanda centang pada opsi yang berlabel Use a proxy server for your LAN (These settings will not apply to dial-up or VPN connections).
  • Klik OK dan kemudian restart komputer Anda untuk menerapkan perubahan.
  1. Mengedit Remove access to use all Windows Update features pada Group Policy Windows

Untuk bisa masuk pada halaman Local Group Policy Windows, silahkan Anda buka dulu kolom RUN dengan menekan tombol Win + R pada keyboard. Setelah itu, silahkan Anda ketikkan gpedit.msc, pada kolom RUN dan tekan tombol Enter. Jika halaman Local Group Policy Editor terbuka, silahkan Anda menuju ke pengaturan berikut ini:

User Configuration > Administrative Templates > Windows Components > Windows Update

Pada panel sebelah kanan, silahkan Anda klik dua kali pada opsi Remove access to use all Windows Update features, dan pilih pada opsi Not Configured.

Jika memang diaktifkan, maka Anda bisa memilih salah satu konfigurasi antara angka nol (0) dan satu (1) berdasarkan penjelasan di bawah ini:

  • 0 = Jangan tampilkan pemberitahuan apa pun – Pengaturan ini akan menghapus semua akses ke fitur Update Windows, dan tidak ada pemberitahuan yang akan ditampilkan.
  • 1 = Tampilkan pemberitahuan restart yang diperlukan – Pengaturan ini akan menampilkan pemberitahuan tentang proses restart yang perlu dilakukan setelah melakukan penginstalan.

Setelah Anda mengikuti pengaturan di atas, silahkan klik tombol Apply dan OK, lalu Anda tutup halaman Locak Group Policy Editor tersebut. Kemudian, pastikan untuk restart komputer Anda untuk menerapkan perubahan yang telah Anda lakukan.

  1. Reset folder Windows Update

Folder Windows update ini bernama SoftwareDistribution yang bisa Anda lihat pada c:\Windows, dan juga reset folder Catroot2 pada folder c:\Windows\System32.

  1. Download update Windows secara manual

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan jika memang semua cara di atas tidak bisa mengatasi masalah Windows update otomatis ini, adalah dengan melakukan proses update secara manual. Anda bisa mengecek update mana saja yang gagal, melalui halaman berikut:

  • Buka halaman Settings > Update and Security > View Update History.
  • Anda bisa melihat update apa saja yang gagal pada halaman tersebut. Di mana Anda akan melihat status Failed pada bagian bawah file update tersebut.
  • Selanjut, silahkan Anda buka halaman situs Microsoft Download Center, dan cari file update tersebut dengan ditandai kode KB.
  • Jika Anda sudah menemukannya, silahkan Anda download, dan lakukan proses install secara manual.

Akhir kata

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan jika mendapatkan pesan error 0x80240438 saat melakukan update Windows dan Microsoft Store di Windows 10. Kalau Anda punya cara lain atau pertanyaan seputar artikel di atas, silahkan Anda tuliskan pada kolom komentar yang ada di bawah.

Semoga bisa membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY