Kode error 0xc0000005 merupakan salah satu masalah yang banyak dialami oleh para pengguna Windows 10 yang secara umum disebabkan oleh adanya kesalahan konfigurasi atau pun pelanggaran pada hak akses (Access Violation). Jika Anda tetap ingin menjalankan program atau aplikasi tersebut tanpa adanya konfigurasi yang tepat atau hak akses terbuka, maka Windows pun tidak dapat memproses atau membuka program tersebut.

Masalah ini biasanya ditemui pada program pihak ketiga yang telah Anda install sebelumnya. Hal ini tentunya akan membuat Anda tidak bisa menggunakan program itu lagi di kemudian hari, kalau tidak dilakukan perbaikan yang sesuai.

Cara memperbaiki error 0xc0000005 pada Windows 10

Setiap error yang Anda temui pada sistem operasi Windows 10 itu tentunya bisa ditemukan celah untuk mengatasinya. Karena, sistem operasi Windows 10 sendiri telah dilengkapi dengan berbagai fitur untuk melakukan perbaikan tersebut. Salah satu cara yang paling banyak digunakan itu adalah dengan menggunakan fitur System Restore, sehingga komputer Anda pun bisa kembali stabil seperti semula.

Error 0xc0000005 ini biasanya juga akan selalu disertai dengan tambahan pesan seperti berikut ini:

– The application was unable to start correctly
– Access violation Exception Error
– Windows Installation Error

Opsi yang terdapat pada pesan error tersebut hanyalah tombol OK untuk menutup error tersebut dan, programnya pun tidak akan terbuka lagi.

Bagi Anda yang mengalami masalah serupa, maka Anda bisa melakukan beberapa perbaikan seperti di bawah ini:

  1. Uninstall update Windows atau update driver terbaru

Sistem operasi Windows 10 memang sangat rutin mengeluarkan update, baik untuk sistem operasi itu sendiri maupun untuk driver-driver hardware komputer Anda. Hal ini juga bisa menjadi penyebab tidak kompatibelnya suatu program dengan update terbaru tersebut, sehingga tidak bisa terbuka. Maka dari itu, coba Anda hapus update Windows 10 dan juga update driver terbaru tersebut dari komputer Anda.

  1. Lakukan pengecekan file system (SFC)

Untuk melakukan pemeriksaan file sistem (SFC), maka Anda harus masuk ke halaman Command Prompt (Admin). Setelah berada di dalam Command Prompt tersebut, silahkan Anda ketikkan perintah sfc scannow. Biarkan proses ini bekerja untuk menemukan error file sistem dan memperbaikinya.

  1. Jalankan Windows Memory Diagnostics

Untuk membuka Windows Memory Diagnostic Tool ini, smaka silahakn Anda membuka menu RUN dengan menekan tombol Win + R. Setelah itu, ketikkan mdsched.exe, lalu tekan tombol Enter. Setelah halaman Windows Memory Diagnostic terbuka, maka Anda pun akan mendapatkan 2 opsi, yaitu:

  • Restart now and check for problems (recommended)
  • Check for problems the next time I start my computer

Silahkan Anda pilih opsi yang pertama yang direkomendasikan. Proses ini akan memeriksa memori di komputer Anda setelah melakukan restart. Jika ditemukan adanya masalah, maka proses perbaikan pun akan dijalankan secara otomatis.

  1. Membuat Boot records

Kemungkinan masalah ini terjadi karena file sistem dari komputer Anda terinfeksi malware atau virus. Maka dari itu, silahkan Anda buka halaman Command Prompt (Admin) untuk membuat boot records. Boot records ini bisa membantu dalam membuat kembali semua file yang dibutuhkan saat booting.

Jika jendela CMD sudah terbuka, silahkan Anda ketikkan perintah berikut satu persatu, yang setiap barisnya Anda akhiri dengan tombol Enter.

Del C:\Windows\System32\xOsload.exe
Del C:\Windows\System32\xNtKrnl.exe
Del C:\Windows\System32\Drivers\oem-drv64.sys
attrib c:\boot\bcd -h -r -s
ren c:\boot\bcd bcd.old
bootrec /rebuildbcd

  1. Matikan DEP (Data Execution Prevention)

DEP merupakan fitur untuk mencegah eksekusi data di mana ini bisa menjadi salah satu penyebab terjadinya masalah error saat membuka program atau aplikasi tersebut. Untuk itu Anda perlu mematikan fitur tersebut dari Windows Anda. Caranya bisa Anda lihat di artikel, cara mematikan fitur DEP di Windows 10.

  1. Memperbaiki Registry Editor (regedit)

Silahkan Anda membuka menu RUN dengan menekan tombol Win + R, lalu ketikkan regedit dan tekan tombol Enter untuk membuka jendela Registry Editor. Setelah halaman regedit tersebut terbuka, silahkan Anda menuju ke halaman HKEY_LOCAL_MACHINE\SOFTWARE\Microsoft\Windows NT\CurrentVersion\Windows\.

Selanjutnya, silahkan Anda klik dua kali pada LoadAppInit_DLLs yang ada di panel kanan dan ubah Value data menjadi 1. Setelah itu, Anda harus me-restart komputer untuk menerapkan perubahan pada regedit tersebut.

  1. Periksa RAM

Anda pun bisa melakukan pengecekan terhadap fisik RAM komputer Anda. Pastikan kalau RAM tersebut masih dalam kondisi baik untuk digunakan. Atau Anda bisa mencoba RAM baru untuk memastikan apakah itu bisa memperbaiki masalah tersebut.

  1. Nonaktifkan Antivirus untuk sementara

Antivirus yang Anda gunakan kemungkinan juga membatasi hak akses terhadap program atau aplikasi tersebut, karena dianggap berbahaya. Maka dari itu, Anda bisa menonaktifkan antivirus tersebut untuk sementara waktu. Setelah itu, coba Anda buka kembali program atau aplikasi tersebut untuk mengecek apakah cara ini bisa menyelesaikan masalah tersebut.

  1. Uninstall dan install kembali program tersebut

Kalau Anda masih memiliki file installer dari program atau aplikasi tersebut, maka coba Anda uninstall dulu program tersebut. Setelah itu, coba Anda install kembali programnya dari file yang masih baru. Tapi, pastikan dulu file installer tersebut sudah bersih dari virus sebelum Anda install kembali.

  1. Melakukan system restore

Langkah terakhir yang bisa Anda lakukan di sini adalah seperti yang telah Saya tuliskan pada awal-awal artikel ini, yaitu dengan melakukan system restore. Tapi, Anda harus memastikan kalau system restore di Windows Anda itu sudah aktif sebelum terjadinya masalah tersebut. Sehingga, saat Anda melakukan system restore, maka komputer Anda bisa kembali ke kondisi semula.

Bonus

Kalau semua cara di atas belum bisa mengatasi masalah tersebut, maka Anda bisa menggunakan fitur Windows 10 yang bernama Reset this PC. Fitur ini hampir sama dengan melakukan install ulang Windows 10 Anda, tapi tidak memerlukan booting installer dari DVD atau pun USB. Hanya saja, kemungkinan besar data dan program yang tersimpan pada driver C akan terhapus. Jadi, pastikan Anda melakukan backup sebelum melakukan cara terakhir ini ya!

Selamat mencoba dan semoga bisa bermanfaat.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY