Flashdisk merupakan perangkat media penyimpanan eksternal yang bisa Anda gunakan dengan mudah dan fleksibel. Pasalnya, perangkat ini memang sangat membantu untuk memindahkan data dari komputer yang satu ke komputer yang lainnya. Anda hanya cukup menggunakan port USB yang umumnya ada pada setiap perangkat komputer. Bahkan, untuk perangkat smartphone pun sudah disediakan USB khusus (USB On The Go) untuk membackup data.

Penyebab file di dalam flashdisk rusak

Tapi, terkadang flashdisk ini mengalami, di mana file di dalamnya mengalami kerusakan atau hilang. Hal ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain sebagai berikut:

  • Mencabut flashdisk secara tiba-tiba tanpa melakukan eject pada komputer.
  • Mencabut flashdisk saat sedang mengcopy file.
  • Komputer mati saat flashdisk yang sedang mengcopy.
  • Flashdisk basah.
  • Flashdisk terinfeksi virus.

Untuk penyebab pertama sampai keempat biasanya perbaikannya itu akan cukup sulit. Karena, kerusakan yang dialami flashdisk itu umumnya bersifat fisik. Tapi, kalau kerusakannya karena infeksi virus, maka file-file di dalam flashdisk masih bisa terselamatkan dengan beberapa trik.

Mengembalikan file rusak oleh virus di dalam flashdisk

Flashdisk yang terinfeksi virus itu, umumnya tidak mengalami kerusakan yang fatal. Biasanya, virus yang menginfeksi flashdisk hanya menyembunyikan file di dalamnya. Jadi, Anda tidak perlu terlalu khawatir kalau file Anda hilang atau rusak. Karena, Anda bisa mengembalikan file-file tersebut dengan cara mudah berikut ini:

  • Tekan tombol Win + X pada keyboard, lalu pilih Command Prompt (Admin) dari daftar yang muncul.
  • Setelah halaman Command Prompt tersebut terbuka, silahkan ketikkan perintah Chkdsk e: /r, lalu akhiri dengan menekan tombol Enter. Untuk e: tersebut silahkan Anda ganti dengan alamat partisi (drive) dari flashdisk Anda di Explorer.
  • Setelah proses pengecekan selesai, maka akan menampilkan bagian bad sector dari flashdisk dan juga file-file yang corrupt (rusak), lalu mencoba untuk memperbaikinya kembali.
  • Jika proses tersebut sudah selesai dikerjakan semuanya, maka Anda lanjut menggunakan perintah attrib -h-r-s /s /d e:\*.*, lalu tekan tombol Enter. Anda ganti lagi perintah e:\ tersebut dengan huruf partisi atau drive flashdisk di Explorer.

Kalau proses attrib tersebut juga sudah selesai, maka silahkan Anda buka kembali halaman flashdisk Anda, lalu cek apakah semua file Anda sudah kembali utuh.

Kalau ternyata cara tersebut tidak berhasil, maka Anda bisa menggunakan beberapa tools (software) di bawah ini untuk mengatasinya:

1. Recuva

Recuva merupakan software yang bisa digunakan untuk mengembalikan file yang hilang dari semua tipe media penyimpaman yang ada, seperti flashdisk, microSD card, atau hardisk, baik itu dengan sistem file NTFS atau pun FAT.

2. R2FD Recover

Untuk software yang satu ini memang dikhususkan untuk perangkat media penyimpanan yang bersifat eksternal, seperti hardisk eksternal, flashdisk, dan juga microSD card. Semua file yang berhasil dikembalikan pun akan dibuatkan folder khusus bernama “USBFILES” di halaman desktop, sehinga mempermudah Anda untuk menemukannya.

3. EaseUS free data recovery

Sofware EaseUS free data recovery adalah yang paling banyak juga digunakan saat ini. Cara kerja dari software yang satu ini juga mirip dengan Recuva, karena mendukung semua media penyimpanan, baik eksternal maupun internal.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY