BIOS merupakan sistem operasi yang sudah ada pada motherboard komputer. BIOS ini berfungsi untuk menampilkan informasi dan mengkonfigurasi hardware komputer yang terpasang pada motherboard, seperti Processor (CPU), RAM, Hardisk, VGA dan komponen bawaan motherboard itu sendiri. Biasanya, untuk komputer yang masih baru, baik itu laptop atau pun PC, konfigurasi BIOS perlu dilakukan.

Konfigurasi yang umum dilakukan itu adalah perangkat media booting, yaitu hardisk, USB, atau Optical drive. Apalagi untuk yang ingin menginstall sistem operasi, pasti akan memilih USB atau Optical drive sebagai media booting pertama kali.

Mengatasi masalah komputer yang selalu booting ke BIOS saat dinyalakan

Beberapa pengguna komputer dengan sistem operasi Windows 10, baru-baru ini memberikan keluhan mengenai komputer mereka yang saat dinyalakan akan secara otomatis masuk ke BIOS. Walaupun, setelah melakukan restart, komputer tetap akan masuk BIOS. Jadi, mereka tidak dapat mengakses sistem opersai Windows.

Kalau Anda termasuk pengguna komputer Windows 10 yang mengalami masalah serupa, maka Anda bisa mengikuti beberapa metode di bawah ini untuk mengatasi masalah tersebut.

1. Cek semua perangkat eksternal

Coba Anda lepaskan semua perangkat eksternal dari komputer Anda satu persatu, seperti hardisk eksternal, flashdisk, keyboard dan juga mouse. Kemungkinan beberapa perangkat tersebut telah Anda konfigurasi untuk melakukan proses booting ke BIOS secara otomatis. Kalau Anda memiliki perangkat keyboard atau mouse yang lain, maka coba gunakan itu. Tapi, kalau ternyata masalahnya itu ada pada hardisk eksternal atau flashdisk, maka mungkin di dalamnya terdapat script atau program yang secara otomatis akan booting ke BIOS.

2. Konfigurasi perangkat booting yang tepat

Kalau boot manager memang tidak dapat menemukan perangkat booting yang tepat, maka komputer Anda akan secara otomatis masuk ke BIOS saat dinyalakan. Untuk itu, Anda perlu mengecek Boot Priority di pengaturan BIOS komputer Anda. Umumnya, pengaturan boot priority ini adalah hardisk atau SSD yang telah terinstall sistem operasi. Tapi, kalau ternyata kedua perangkat tersebut tidak ada di BIOS atau memang belum terinstall sistem operasi, maka komputer akan secara otomatis masuk ke BIOS.

3. Reset BIOS

Untuk melakukan reset BIOS sangatlah mudah. Anda cukup mencabut baterai yang ada pada motherboard dan biarkan selama beberapa detik, lalu pasang kembali. Jika sudah terpasang kembali dengan benar, silahkan Anda nyalakan kembali komputer Anda. Untuk lebih lengkapnya, Anda bisa juga membaca artikel Saya yang berjudul ‘cara reset BIOS dengan aman’.

4. Periksa apakah ada tombol yang tertekan

Masalah ini memang sangat jarang terjadi, tapi kalau keyboard Anda memang memiliki tombol yang sudah mulai rusak, maka kemungkinan tombol-tombol untuk masuk ke BIOS bisa saja tertekan. Beberapa tombol yang biasanya digunakan untuk masuk BIOS itu adalah F2, F12, F10, dan DELETE (DEL). Masing-masing komputer memiliki tombol tersendiri untuk mengakses BIOS. Coba Anda cek tombol-tombol tersebut, kemungkinan tertekan terus.

Akhir kata

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan kalau komputer terus masuk BIOS saat dinyalakan. Kami harap tips-tips di atas bisa membantu Anda menyelesaikan masalah tersebut. Kalau Anda memiliki tambahan atau pertanyaan, silahkan tuliskan pada kolom komentar di bawah.

Semoga membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY