Melakukan modifikasi pada komputer baik itu dalam kapasitas kecil atau pun besar, bisa memicu terjadinya masalah, baik itu pada sistem atau pun hardware. Salah satu tanda adanya kesalahan atau error pada komputer akibat modifikasi itu adalah Blue Screen of Death (BSOD). Pada error BSOD ini sendiri memiliki banyak sekali error yang bisa memicunya. Dan, untuk mengetahui apa pemicu error tersebut, biasanya pada BSOD tersebut akan ditambahkan kode atau nama dari error tersebut.

Salah satu kode error yang banyak dikeluhkan oleh pengguna, yaitu WHEA UNCORRECTABLE ERROR, The system encountered an uncorrectable hardware. Berdasarkan data error WHEA ini, maka itu menunjukkan kalau adanya error hardware yang fatal telah terjadi. Error ini pun bisa terjadi karena error pada RAM, hardisk, atau pun hardware komputer lainnya. Hal ini biasanya berhubungan dengan masalah hardware fisik dari komputer. Beberapa masalah tersebut bisa saja disebabkan oleh peningkatan suhu, hardware rusak fisik, atau pun karena RAM dan Processor yang gagal menjalankan beberapa perintah.

Cara memperbaiki WHEA_UNCORRECTABLE_ERROR 0x00000124 BSOD

Kalau Anda termasuk salah satu pengguna Windows 10 yang mengalami masalah serupa, maka Anda bisa mencoba melakukan beberapa perbaikan dengan cara-cara yang ada pada artikel ini. Namun, sebelum kita melangkah lebih jauh membahas mengenai cara memperbaiki error tersebut, maka Anda bisa memulai dengan melakukan pengecekan pada system restore. Anda bisa mengembalikan komposisi atau pengaturan komputer yang telah Anda lakukan ke posisi sebelumnya.

Kalau system restore komputer Anda memang tidak aktif, maka Anda bisa mencoba cara-cara di bawah ini:

  1. Matikan overclocking jika aktif

Kalau Anda menggunakan pengaturan overclocking, maka coba matikan atau non-aktifkan pengaturan tersebut.

  1. Pastikan sistem pendingin komputer Anda berfungsi

Cek setiap fan atau pun heatsink pendingin yang ada pada komputer Anda, mulai dari fan casing, VGA Card (kalau ada ), dan juga Processor (CPU). Pastikan semua pendingin tersebut berfungsi dengan baik dan normal seperti seharusnya.

  1. Jalankan Windows Memory Diagnostics Tool

Fitur Windows Memory Diagnostics Tool ini bisa membantu untuk melakukan pengecekan pada RAM komputer.

  1. Update atau rollback driver

Kalau yang satu ini memang memiliki kemungkinan yang kecil, tapi Anda bisa mencobanya. Kalau ternyata Anda baru saja melakukan update driver dan masalah ini terjadi, maka coba rollback driver ke versi sebelumnya, begitu pula sebaliknya. Jika Anda memang jarang atau belum pernah melakukan update driver, maka coba lakukan update.

  1. Jalankan System File Checker (SFC)

Untuk menjalankan SFC ini, maka silahkan Anda buka dulu halaman Command Prompt, dengan menekan tombol Win + X, lalu pilih opsi Command Prompt (Admin). Setelah halaman Command Prompt tersebut terbuka, silahkan Anda jalankan perintah sfc /scannow, yang diakhiri dengan menekan tombol Enter. Setelah selesai, silahkan Anda restart komputer Anda.

  1. Nonaktifkan Digital Driver Signature Enforcement

Untuk menonaktifkan fitur tersebut, silahkan Anda klik tombol Start, lalu klik tombol Start sambil menekan tombol Shift pada keyboard. Saat komputer kembali booting, maka akan memunculkan halaman Advanced Boot Menu. Silahkan Anda langsung saja klik pada menu Troubleshoot. Kemudian, lanjut dengan memilih menu Startup Settings.

Selanjutnya, silahkan Anda pilih pada opsi Disable Digital Driver Signature Enforcement yang ada di daftar. Setelah itu, restart komputer Anda untuk menerapkan perubahan.

Semoga bisa membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY