Saat ini memang sangat banyak smartphone yang dijual dengan harga murah, dengan spesifikasi yang sudah cukup lumayan bagus serta memiliki nama atau merek yang besar seperti salah satunya itu adalah Lenovo Vibe P2 yang telah Saya ulas kemarin. Untuk merek dari Lenovo ini sendiri tentunya sudah cukup dikenal secara luas di seluruh dunia.

Akan tetapi, tidak semua smartphone murah itu memiliki kualitas terbaik seperti smartphone Lenovo tersebut. Kalau Anda memang hanya membeli smartphone karena tergiur dengan harganya, maka sebaiknya Anda mulai memperhatikan beberapa poin penting di bawah ini, mengenai resiko atau akibat yang akan Anda dapatkan dari membeli smartphone murah secara asal-asalan (abal-abal).

1. Mengancam privasi Anda

Anda pastinya tidak ingin data-data pribadi yang tersimpan di dalam smartphone Anda tersebut hilang atau pun jatuh di tangan orang lain, kemudian di publish secara umum. Maka dari itu, Anda sebaiknya jangan membeli smartphone secara asal-asal yang murah apalagi memiliki merek serta spesifikasi abal-abal. Karena, beberapa waktu lau tim Kryptowire menemukan celah keamanan yang bisa membuat data penggunanya bisa diakses dari perusahaan pembuat smartphone tersebut.

Celah keamanan ini terdapat pada sebuah smartphone dengan platform Android dengan tipe BLU R1 HD yang harganya itu hanyalah Rp. 650 ribuan saja. Data-data yang tersimpan atau diakses di dalam smartphone tersebut, akan terkirim juga ke perusahaan software di China yang bernama Shanghai AdUps Technologies. Data-data tersebut memang sampai sekarang belum diketahui diperuntukkan untuk apa. Akan tetapi, kalau sampai semua data penting Anda tersebut berada di tangan perusahaan tersebut, maka Anda tahu sendiri pasti bagaimana akibatnya.

2. Performa hardware yang tidak tahan lama

Smartphone yang dihargai dengan harga murah, tentunya tidak dapat dijamin mengenai performa dari hardwarenya tersebut. Mulai dari bodi hingga pada bagian mesin atau dapur pacunya pasti akan cepat mengalami penurunan performa, hanya dalam waktu yang tidak terlalu lama. Karena, harga yang murah itu tentunya akan membuat beberapa hardware di dalamnya harus diracik ulang agar bisa mendapatkan harga jual murah.

3. Tidak ada service center

Smartphone yang abal-abal dengan harga murah itu biasanya dikenal juga dengan smartphone prototype. Yang mana jika memang pasaran dari smarpthone tersebut cukup besar, dan juga respon dari konsumen bagus, maka vendor dari smartphone tersebut bisa saja membuat service center di negara jualnya. Akan tetapi, kalau vendor sendiri tidak berani membuka service center yang banyak di berbagai kota atau bahkan negara, maka itu berarti smartphone tersebut termasuk abal-abal. Dan hal ini akan membuat para konsumen kerepotan jika smartphonenya sampai rusak.

Nah, itulah beberapa resiko yang bisa saja Anda dapatkan jika Anda membeli smartphone murah dan abal-abal. Maka dari itu, ada baiknya Anda menyediakan budget yang sedikit berlebih jika memang ingin mendapatkan smartphone yang lebih baik, seperti Lenovo Vibe P2 di atas.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY