Touchpad pada laptop berfungsi seperti mouse yang ada pada PC. Laptop pun sebenarnya masih bisa menggunakan mouse, tapi untuk lebih fleksibel lagi touchpad yang sudah melekat pada laptop, tentunya lebih mudah, daripada harus membawa mouse kemana-mana. Hanya saja, yang menjadi masalah, saat Anda sedang tidak membawa mouse, dan ternyata touchpad juga tidak bisa berfungsi, maka itu pasti akan membuat Anda bingung untuk menggerakkan kursor saat melakukan pekerjaan.

Pada artikel sebelumnya, Saya sempat membahas tentang cara memanfaatkan hp Android sebagai mouse komputer, ada juga cara memanfaatkan keyboard sebagai mouse. Akan tetapi, kedua cara tersebut tentunya bukanlah solusi dalam memperbaiki touchpad pada laptop. Permasalahan touchpad yang tidak berfungsi pada laptop ini bisa disebabkan oleh beberapa hal, antara lain bisa Anda lihat di bawah ini:

  • Anda mungkin mematikan fungsi dari touchpad melalui shortcut Fn di keyboard.
  • Driver touchpad yang Anda gunakan mungkin tidak update.
  • Ada pengaturan touchpad yang mungkin telah Anda ubah.
  • Atau masalah paling fatal adalah kerusakan pada hardware touchpad.

Cara memperbaiki touchpad laptop yang tidak berfungsi

Sebelum kita melangkah untuk proses perbaikannya, maka ada baiknya Anda memasang dulu mouse eksternal (PC), sebagai alat penggerak kursor sementara. Karena, proses perbaikan ini memang membutuhkan banyak penggunaan mouse untuk proses setting sistem. Setelah mouse terpasang, maka Anda bisa lanjut mengikuti beberapa solusi di bawah ini:

1. Cek pada switch atau shortcut touchpad tersebut

Sebagian besar touchpad pada laptop memiliki tombol switch atau shortcut untuk menghidupkan/mematikannya. Anda bisa mengecek pada bagian tombol Function dari F1 sampai F12 pada keyboard. Kalau Anda melihat ada ikon touchpad pada bagian tersebut, maka silahkan Anda tekan tombol Fn + Ikon touchpad tersebut.

2. Jalankan Hardware and Device troubleshooter

Hardware and Device troubleshooter merupakan fitur bawaan yang ada pada sistem operasi Windows. Fitur ini memang sangatlah membantu dalam memperbaiki setiap permasalahan sistem dengan mudah dan secara otomatis. Untuk menggunakan fitur tersebut, silahkan Anda mengikuti langkah-langkahnya di bawah ini:

  • Klik tombol Win + i pada keyboard untuk membuka halaman Settings.
  • Setelah berada di halaman Settings, silahkan Anda lanjut dengan mengklik menu Update & Security, lalu ke Troubleshoot.
  • Di dalam panel kanan Troubleshoot tersebut, silahkan Anda cari opsi Hardware and Device, lalu klik pada tombol Run troubleshooter.
  • Setelah selesai, silahkan restart komputer Anda.

3. Update driver touchpad

Driver pada touchpad pun bisa membantu dalam melakukan komunikasi antara hardware dan juga software di komputer. Kalau driver tidak dilakukan update dalam waktu yang cukup lama, maka hardware tesebut kemungkinan tidak bisa lagi melakukan tugasnya. Apalagi kalau sistem operasi yang Anda gunakan juga telah melakukan update. Untuk itu, Anda bisa mencoba melakukan update driver touchpad dengan mengikuti langkah-langkah di bawah ini:

  • Tekan tombol Win + R pada keyboard, lalu ketikkan devmgmt.msc pada kolom RUN yang terbuka, kemudian tekan tombol Enter untuk membuka halaman Device Manager.
  • Pada device manager, silahkan Anda klik pada Mice and other pointing devices, lalu klik kanan pada nama driver touchpad yang Anda gunakan, dan pilih opsi Update driver.

Anda pun bisa mempertimbangkan untuk mendownload driver dari website pabrikan laptop Anda lalu install seperti biasa.

4. Mengecek pengaturan touchpad

Masing-masing laptop tentunya memiliki perbedaan pengaturan, termasuk pada pengeaturan touchpad-nya. Pada laptop yang Saya gunakan ini adalah Sonu Vaoio, di mana tidak ada opsi untuk mematikan atau menonaktifkan touchpad tersebut. Akan tetapi, untuk pengaturan sensitivitasnya bisa dilakukan perubahan.

Tingkat sensitivitas yang semakin rendah tentunya membuat pergerakan kursor semakin sedikit, bahkan tidak bisa bergerakan sama sekali. Untuk itu, silahkan Anda cek pengaturan tersebut, dengan membuka halaman Settings > Device > Touchpad.

Selanjutnya, Anda tinggal mengubah sensitivitas Touchpad dengan menarik toggle ke arah kanan atau ke atas. Setelah itu, silahkan Anda restart laptop untuk menerapkan perubahan.

5. Cek pengaturan BIOS

Ada juga beberapa laptop yang memiliki sistem BIOS yang cukup kompleks. Di mana di dalam sistem BIOS tersebut, beberapa hardware bisa dinonaktifkan, termasuk pula Touchpda ini. Untuk itu, silahkan buka halaman BIOS laptop Anda untuk melakukan pengecekan tersebut.

6. Nonaktifkan service Tablet PC Input (untuk Windows 7)

Kalau Anda pengguna sistem operasi Windows 7, maka Anda bisa mencoba untuk mematikan service yang bernama Tablet PC Input. Untuk langkah-langkahnya, silahkan Anda ikuti di bawah ini:

  • Tekan tombol Win + R, lalu ketikkan services.msc pada kolom RUN, lalu tekan tombol Enter untuk membuka halaman Windows Services.
  • Selanjutnya, silahkan Anda cari Tablet PC Input dari daftar services yang muncul, lalu klik kanan pada services tersebut dan pilih opsi Properties.
  • Pada bagian Startup Type, silahkan Anda ubah menjadi Disable.
  • Jika sudah selesai, klik tombol Apply dan OK, lalu tutup halaman Services, kemudian restart laptop Anda.

Akhir kata

Itulah beberapa cara yang bisa Anda lakukan untuk melakukan perbaikan pada touchpad laptop yang tidak berfungsi. Kalau semua cara di atas belum bisa memberikan hasil terbaik, maka silahkan bawa laptop Anda ke service center terdekat untuk dilakukan pengecekan pada bagian hardware Touchpad-nya langsung.

Semoga cukup membantu.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY