Penyakit batu ginjal ini bisa dibilang cukup aneh, soalnya kalau dilihat dari namanya Anda pasti bertanya-tanya, apa iya batu ginjal itu karena sering gak sengaja nelan batu yang biasa ada di nasi gitu?  Berarti kualitas berasnya itu gak bagus dong? Soalnya banyak yang sampai ngalamin batu ginjal? Aneh kan?

Udah pasti enggak sih kalau pun emang kejadiannya seperti itu, sudah pasti batu yang tak sengaja tertelan bakal keluar ke “saluran pembuangan” bukannya malah masuk ke ginjal. Lantas apa faktor penyebab batu ginjal?

Menurut pakar kesehatan, ada banyak faktor yang jadi penyebab batu ginjal. Pertama karena faktor usia, dari hasil penelitian seseorang yang usianya sudah memasuki 30 tahun berisiko mengalami uriolitiasis. Yang mana gangguan tersebut terjadi karena infeksi bakteri, kurang minum, sering makan makanan yang mengandung protein hewani yang kadar purinnya tinggi. Selain itu uriolitiasis alias batu ginjal juga bisa terjadi karena sering makan makanan yang kadar natrium, kalsium dan oksalat yang tinggi. Faktor yang kedua adalah karena efek pekerjaan yang terlalu berat, sedangkan yang ketiga yaitu karena terlalu lama berada dalam suhu ruangan yang tinggi. Yang mana umumnya gejala yang paling sering terjadi yaitu rasa sakit pada bagian pinggang ke pinggul.

Penyakit batu ginjal menjadi salah satu penyakit yang sering terjadi, hal ini pasti tidak dapat dipandang sebelah mata karena nyatanya efek penyakit ini sangat menyiksa. Khususnya jika batunya mulai berada di kandung kemih yang bisa menyebabkan buang air kecil yang terasa sangat nyeri dan urin bercampur dengan darah dan nanah yang dibarengi dengan demam, menggigil bahkan kadang muntah.

Nah, yang selama ini Anda tahu mungkin untuk mengatasi batu ginjal jika ukurannya cukup besar dan sampai menutup saluran kemih harus dilakukan dengan cara operasi. Biasanya saat penderita mendengar kata operasi pikirannya mulai kemana-mana. Mulai dari rasa takut, rasa nyeri yang harus dialami beberapa lama sampai soal biaya. Sudah pastilah yang namanya operasi pasti biayanya tidak sedikit.

Tapi sekarang ini, ternyata kemajuan teknologi yang mulai menyebar ke bidang kesehatan pun memunculkan satu metode baru untuk mengatasi batu ginjal tanpa operasi. Benarkah? Bagaimana caranya?

Menurut lansiran dari salah satu media kesehatan tanah air, sekarang sudah ada metode ESWL yang dapat mengatasi batu ginjal tanpa operasi. ESWL atau extracorporeal shock wave lithotripsy, merupakan metode penanganan batu ginjal dengan memanfaatkan gelombang frekuensi untuk menghancurkan batu yang ada di ginjal. Dari hasil penelitian efek frekuensi gelombang tinggi tersebut dapat membuat batu jadi serpihan-serpihan kecil sehingga mudah dikeluarkan dari saluran kemih. Namun tetap saja metode ini juga wajib dibarengi dengan terapi air putih yang dilakukan secara rutin.

Ya, sekarang operasi bukan lagi menjadi satu-satunya cara untuk mengatasi batu ginjal, tapi tentu saja penanganannya pun harus melalui dokter bukan yang tampang dokter tapi nyatanya Cuma pengangguran yang sok-sokan kayak dokter. Tapi lebih baik lagi sih kalau bisa dicegah sejak dini.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY