Rasa gatal pada alat kelamin adalah salah satu masalah yang sering dialami oleh wanita. Kebersihan alat kelamin yang kurang dijaga adalah salah satu penyebab dari hal ini. Anda tidak perlu khawatir, karena untuk mengurangi rasa gatal pada alat kelamin anda, bisa dilakukan pengobatan rumahan.

Kulit di berada sekitar alat kelamin Anda mudah teriritasi karena, memang sangat sensitif. Penyebab lain dari alat kelamin yang gatal adalah infeksi yang diakibatkan oleh jamur dan bakteri serta infeksi saluran kemih. Tak hanya itu, rasa gatal pada alat kelamin wanita juga dapat disebabkan oleh iritasi kimia dan menopause.

Anda bisa menggunakan antibiotic pada saat mengalami gatal pada alat kelamin. Namun, untuk mengurangi rasa gatal pada alat kelamin Anda, Anda juga bisa melakukan pengobatan rumahan.

Anda bisa melakukan beberapa pengobatan rumahan ini jika Anda belum sempat ke dokter,

1. Mengganti Pakaian Dalam Anda

Saat Anda merasa lembab, segeralah ganti pakaian dalam Anda. Salah satu upaya untuk menjaga kebersihan alat kelamin dan menghindarkannya dari infeksi adalah dengan pakaian pakaian dalam setidaknya dua kali sehari. Sebaiknya Anda menggunakan pakaian dalam yang terbuat dari katun.

Sebenarnya, Anda tidak mencuci alat kelamin anda dengan sabun beraroma kuat maupun sabun mandi, karena vagina merupakan organ yang bisa membersihkan dirinya sendiri. Justru dikhawatirkan dengan kandungan kimia dan parfum dalam sabun itu malah memicu rasa gatal pada alat kelamin Anda.

Selain itu, Anda juga harus selalu menjaga organ kewanitaan Anda selalu bersih. Pada rambut kemaluan Anda, jangan biarkan bakteri jahat bersemayam dan beranak-pinak. Karena itu, secara teratur, cukurlah rambut kemaluan Anda.

2. Tidak Menggunakan Tisu Wangi

Setelah buang air kecil, mungkin beberapa dari Anda suka menggunakan tisu wangi untuk mengelap alat kelamin Anda. Tetapi sekarang sebaiknya Anda tidak lagi menggunakan tisu wangi atau panty liner yang mengandung pewangi, karena, rasa gatal pada alat kelamin Anda dapat dipicu dengan bahan kimia dalam tisu wangi atau panty liner tersebut.

Sebaiknya, Anda juga menghindari menggunakan feminine sprays dan jangan pernah menyemprotkan parfum ke celana dalam Anda.

3. Menggunakan Bunga Calendula Untuk Mengatasi Iritasi

Salah satu cara untuk mengatasi iritasi kulit dan genital adalah dengan bunga calendula atau pot marigold. Cara untuk mengobatinya adalah dengan merebus bunga calendula, kemudian membiarkan air rebusannya dingin.

Setelah itu, dengan rebusan bunga calendula yang telah dingin tersebut, cucilah alat kelamin Anda.. Anda juga bisa menggunakan bunga calendula yang telah dikeringkan, setelah itu, bunga tersebut digiling menjadi bubuk dan oleskan di sekitar organ genital Anda. Namun pastikan bubuk tersebut tidak sampai masuk ke dalam vagina.

4. Mengkonsumsi Air Putih

Air putih, menyembuhkan banyak infeksi vagina. Alat kelamin Anda akan terasa gatal dan terbakar ketika Anda dehidrasi. Oleh karena itu, perbanyaklah mengkonsumsi air putih.

5. Mengkonsumsi Yoghurt

Yoghurt adalah salah satu solusi yang bisa Anda gunakan. Untuk mengatasi rasa gatal pada vagina dan membunuh bakteri, yoghurt adalah salah satu jenis makanan memiliki kandungan antibakteri.

Yoghurt tanpa gula juga bisa dioleskan ke daerah sekitar alat kelamin Anda. Selain itu yoghurt juga bisa dioleskan pada pembalut anda, dan baru kemudian dikenakan pada alat kelamin Anda. Ada juga yang memberi saran untuk menggunakan suntikan tanpa jarum dan mengisinya dengan yoghurt. Lalu, yoghurt tersebut  ‘disuntikkan’ di area sekitar alat kelamin. Kenakanlah pembalut agar yoghurt tidak berceceran. Setelah beberapa saat, bersihkanlah.

6. Menggunakan Bawang Putih

Anda bisa memanfaatkan bawang putih yang ada di dapur untuk mengatasi vagina yang iritasi. Caranya adalah dengan mengambil satu siung bawang putih, lalu dibungkus dengan kain kasa dan mengikat ujungnya dengan benang gigi. Setelah itu taruhlah di area vagina Anda dan diamkan selama beberapa jam.

* * * * *
Buku Formula Cinta

1 COMMENT

LEAVE A REPLY