Osteoporosis atau pengeroposan tulang, adalah struktur tulang yang memburuk dan kepadatan massa tulang yang menurun, sehingga menyebabkan nyeri. Osteoporosis juga membuat tulang menjadi rapuh dan mudah patah. Gejala osteoporosis yang sering terjadi ialah sering sakit punggung, postur tubuh membungkuk, dan berkurangnya tinggi badan. Meski demikian, kondisi osteoporosis yang masih dalam derajat ringan juga dapat terjadi tanpa disertai gejala apa pun.

Kurangnya konsumsi vitamin D dan kalsium, kurangnya aktivitas fisik, berat badan yang terlalu rendah, konsumsi minuman beralkohol dan bersoda, dan adanya gangguan pada hormon adalah beberapa penyebab dari osteoporosis. Beberapa hormon di dalam tubuh berperan penting dalam pengaturan penggunaan kalsium oleh tulang. Gangguan pada tiroid dan konsumsi obat-obatan tertentu seperti obat golongan kortikosteroid untuk asma atau radang sendi kronis juga bisa menyebabkan Anda mengalami pengeroposan tulang.

Efek racun dari nikotin yang mengenai sel-sel tulang akan menghalangi kemampuan tubuh untuk menggunakan estrogen, kalsium, dan vitamin D. Jadi jika Anda adalah seorang perokok, maka Anda juga berisiko untuk mengalami osteoporosis. Risiko Anda untuk mengalami osteoporosis akan semakin meningkat jika Anda sudah memasuki usia lanjut, berat tubuh tidak normal, dan khusus untuk wanita, jika telah mengalami menopause.

Jika tidak segera diatasi, komplikasi yang paling sering terjadi pada osteoporosis adalah kasus patah tulang. Karena pada umumnya kasus osteoporosis terjadi pada golongan usia tua, maka jika terjadi komplikasi patah tulang, risikonya jauh lebih besar dan proses penyembuhannya lebih lama.

Berikut adalah langkah-langkah untuk mencegah osteoporosis :

1. Mengkonsumsi kalsium dan vitamin D

Kalsium bisa didapat dari susu rendah lemak, keju, susu kedelai, brokoli, dan sayuran hijau. Anda bisa mengkonsultasikan dengan dokter jika Anda membutuhkan suplemen kalsium tambahan. Sedangkan vitamin D fungsinya adalah untuk membantu penyerapan kalsium.

2. Melakukan olahraga secara rutin

Lakukan olahraga selama sekitar setengah jam per hari, lima sampai enam kali dalam seminggu, misalnya jalan kaki, aerobik, bersepeda, atau berenang.

3. Mengurangi mengkonsumsi garam

Garam bisa meningkatkan pengeluaran kalsium lewat keringat dan air seni, sehingga mengurangi kekuatan tulang Anda.

4. Membatasi konsumsi kafein

Hal ini khusus bagi para wanita yang sudah memasuki masa menopause.

5. Berhenti merokok

Merokok dapat menghambat penggunaan estrogen, kalsium dan vitamin D, yang menghambat pemulihan tulang yang keropos atau patah, dan menghambat pertumbuhan tulang.

6. Menghindari mengkonsumsi minuman bersoda

Asam fosfat pada soda menyebabkan kandungan kalsium di tulang menurun. Bersiaplah untuk terkena osteoporosis jika Anda tetap rutin mengonsumsi minuman bersoda. 

7. Membatasi konsumsi alkohol

Alkohol dapat mengganggu proses penyerapan kalsium dan mengurangi kadar hormon yang berperan dalam pembentukan tulang.

8. Mewaspadai obat yang Anda konsumsi

Terutama obat golongan kortikosteroid yang digunakan dalam jangka panjang, karena meningkatkan risiko pengeroposan tulang.

9. Menghindari aktivitas fisik berlebih

Jika Anda termasuk dalam penderita osteoporosis, sebaiknya Anda menghindari mengangkat barang berat untuk menghindari terjadinya cedera dan patah tulang.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY