" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

Temukan Kembali Gairah Seks Lewat Pertengkaran

Pertengkaran Suami-Istri

Setiap pasangan pasti pernah berdebat atau bertengkar, entah itu karena adanya salah paham, toilet kotor, rebutan remote tv, pasangan yang malas, atau pasangan yang kurang perhatian dapat memicu terjadinya pertengkaran. Bahkan sebuah penelitian di Inggris menunjukkan bahwa setiap pasangan rata-rata bertengkar sebanyak 2455 kali dalam setahun.

Pertengakaran sebenarnya merupakan seni dalam setiap hubungan. Seperti bumbu dalam masakan. Namun, pertengkaran itu sendiri ibarat ‘menu pembuka’. Karena pertengkaran bisa menjadi pembangkit hasrat bercinta Anda dan pasangan. Bahkan bisa membuat aktivitas seks Anda menjadi semakin hot dan sensual.

Jadi bagaimana bisa pertengkaran bisa membuat seks Anda menjadi lebih sensual?

1. Serasa Malam Pertama

Ketika sedang berdebat dan bertengkar, emosi akan membuat Anda mengeluarkan kata-kata yang kasar kepada pasangan Anda. Hingga pada akhirnya Anda merasa sedikit keterlaluan dan berusaha mendinginkan kepala, mungkin ‘diam’ adalah hal yang Anda lakukan, merasa sedikit grogi, dan tidak tahu harus berbuat apa. Beberapa menit kemudian Anda akan seperti sejoli yang jatuh cinta lagi. Seks yang dilakukan setelah bertengkar akan terasa seperti saat Anda melakukannya untuk pertama kali.

2. Pelukan Hangat

Setelah bertengkar, Anda akan menjadi lebih terbuka dan terlihat rapuh. Saatnya untuk memberikan pelukan hangat kepada pasangan Anda. Jika merasakan kedekatan yang intim, maka tidak sulit untuk mencapai kenikmatan seksual yang melepaskan hormon oksitosin, hormon yang disebut banyak orang sebagai hormon cinta. Hormon ini menciptakan kedekatan psikologis dengan orang yang Anda sayangi.

3. Agresif Saat Bercinta

Setelah bertengkar, wanita akan menjadi lebih agresif saat bercinta. Semacam pelarian untuk menumpahkan emosi dan rasa kesalnya pada Anda. Hal ini akan membuat aktivitas seks Anda menjadi lebih seru dan menarik.

4. Adrenalin Meningkat

Pertengkaran sering melepaskan zat kimiawi pada otak, yang membuat adrenalin meningkat. Dengan meningkatnya adrenalin, maka gairah Anda dan pasangan akan bangkit, serta bisa mencapai orgasme lebih cepat.

5. Memancing Libido

Saat bertengkar, akan ada saat dimana Anda dan pasangan berada dalam kondisi saling berkompetisi. Tidak ada yang mau mengalah dan ingin berada di posisi yang menang. Sikap tak mau kalah ini justru memancing libido. Oleh karena itu, sebelum emosi mereda, lebih baik ajak pasangan Anda untuk melanjutkan aksi di tempat tidur.

“Bila emosi mengalahkan logika, maka banyakan ruginya”, seperti sebait puisi di film Ada Apa Dengan Cinta. Jangan mengutamakan emosi yang dapat membuat Anda dan pasangan bertengkar. Cobalah untuk menyelesaikan masalah Anda dengan kepala dingin, cari solusinya, sehingga pertengkaran tidak terjadi. Memang, setelah bertengkar, aktivitas seks Anda akan lebih terasa bergairah dan penuh hasrat. Tapi melakukan seks saat hubungan Anda tidak bermasalah juga tidak kalah menggairahkan.

Erwin Miradi
Erwin Miradi
Internet marketer, PHP geek, dan seorang gamer sejati. Sebagai Internet Marketer yang sudah bergelut dengan situs dan blog sejak 2006, Erwin Miradi banyak menulis tentang turorial WordPress yang diambil dari pengalamannya sendiri.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

4 Tanda Saat Wanita Sangat Bergantung Dengan Kekasihnya

Tujuan dalam membina suatu hubungan asmara dengan seseorang tentu adalah agar masing-masing pasangan dapat mengerti dan memahami pasangannya terhadap keinginan mereka satu sama lain....

4 Tipe Kekerasan yang Wajib Diketahui Kaum Wanita

Pertengkaran dalam sebuah kehidupan asmara seseorang bersama sang kekasih memang sudah menjadi hal yang biasa dan wajar dialami ataupun Anda lihat. Namun, maraknya terjadi...

Merasa Ragu Dalam Hubungan Asmara Anda? Berikut Cara Mengatasinya

Ketika seseorang mengambil keputusan dalam kehidupan asmaranya yang tentu tidak lain adalah menerima pria yang mengisi kehidupan asmaranya, maka kondisi demikian tentunya harus mampu...