Mitos-Mitos tentang Sperma

Seks merupakan suatu aktivitas yang dibutuhkan oleh setiap orang dan tidak ada habisnya. Sejak jaman dulu, seks paling banyak dicari dan dilakukan orang karena identik dengan kenikmatan. Apalagi jika dilakukan dengan tepat dan benar, seks akan berdampak baik bagi kesehatan tubuh Anda.

Seks dilakukan oleh orang-orang dengan berbagai cara, salah satunya adalah oral seks. Oral seks ini merupakan stimulasi genital pasangan dengan mulut atau lidah. Kenikmatannya berawal dari bibir dan kemudian menjalar ke seluruh tubuh. Oral seks ini mengakibatkan sperma tertelan melalui mulut.

Sperma merupakan cairan ejakulasi yang terdapat pada seorang pria. Begitu banyak mitos-mitos yang beredar dari mulut ke mulut mengenai sperma yang tertelan. Seorang pria dapat memproduksi kurang lebih 6 milliar sel sperma dalam waktu seminggu, jika sperma bertemu dengan sel telur yang terdapat di dalam rahim wanita, maka akan menyebabkan kehamilan pada wanita tersebut.

Salah satu mitos mengatakan bahwa ketika melakukan oral seks, atau ketika menelan sperma merupakan suatu hal yang berbahaya, namun penelitian menunjukkan bahwa menelan sperma rupanya tidak berbahaya, namun dengan syarat bahwa sperma tersebut harus bersih dan bebas dari virus apapun. Menariknya, sel sperma yang sehat memiliki kuman lebih sedikit dibandingkan dengan air liur Anda.

Namun mitos lain mengatakan bahwa sperma mampu menjadikan seseorang tetap awet muda. Benarkah? Sperma mengandung protein yang sangat tinggi dan memiliki efek untuk mencegah terjadinya penuaan, jadi mitos tersebut mungkin saja ada benarnya, walaupun belum ada fakta ilmiah mengenai hal tersebut.

Lalu, apakah kehamilan dapat terjadi ketika wanita menelan sperma? Jawabannya tidak, karena sperma yang masuk ke dalam mulut tidak akan bertemu dengan sel telur yang ada di dalam rahim seorang wanita. Seperti halnya makanan, sperma yang masuk melalui mulut akan menuju ke lambung dan perut kemudian dicerna bersama makanan lain di dalam tubuh. Jadi menelan sperma sama sekali tidak ada hubungannya dengan kehamilan.

Sperma dapat menyebabkan kegemukan? Sel sperma memiliki banyak kandungan protein, mineral dan kaya akan nutrisi. Selain itu sperma hanya mengandung sedikit kalori sehingga sperma tidak memiliki hubungan sama sekali dengan kegemukan.

Avatar
@DEMA
Penulis, pelukis dan pecinta drama Korea garis keras. Sederhana dalam penampilan namun luar biasa dalam pencapaian.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...