Istri yang Melakukan Semua Pekerjaan Rumah Sendirian Ternyata Bahaya!

Kalau dilihat dari sebagian besar rumah tangga suami istri di tanah air, maka bisa dikatakan kalau para istri punya peran ganda. Untuk yang tidak bekerja, istri tidak hanya berperan sebagai teman hidup dan juga Ibu dari anak-anaknya. Tapi istri juga berperan sebagai asisten rumah tangga yang kalau malam bertugas “melayani” suami. Yang sudah nikah pasti tahu lah kondisinya kayak gimana, iya kan?

Tapi seandainya seorang istri itu diberi kesempatan untuk mengeluarkan uneg-unegnya, salah satu hal yang mungkin sering terungkap itu adalah kecapean. Jangan dipikir melakukan semua pekerjaan rumah, mulai dari menyiapkan sarapan, cuci piring, cuci baju, menjemur pakaian, masak, menyapu sampai mengepel itu tidak menguras tenaga. Belum lagi mengurus anak dan malamnya mengurus suami.

Sebenarnya hal yang seperti itu sih sah-sah saja, Cuma untuk para suami nih ya. Jika Anda membiarkan istri Anda melakukan semua pekerjaan rumah tangga sendirian, itu ternyata punya bahaya tersendiri. Apa bahayanya istri yang melakukan semua pekerjaan rumah tangga sendirian?

Menurut lansiran dari salah satu media yang khusus membahas lika-liku rumah tangga, menyebut kalau seorang istri yang dibiarkan melakukan semua pekerjaan rumah tangga dapat membahayakan kehidupan seksual suami istri. Nah, jika Anda selama ini sering mengalami masalah dalam urusan ranjang Anda dengan pasangan, coba perhatikan bagaimana peran istri Anda. Jika selama ini semua pekerjaan rumah tangga dilakukan semuanya oleh istri Anda, itu bisa jadi salah satu faktor yang membuat aktivitas seksual Anda terganggu.

Hal tersebut dibenarkan dari hasil survei Bureau of Labor Statistic. Dari hasil surveinya, terhadap ratusan pasangan hanya 35 persen suami yang ikut ambil bagian untuk mengurus rumah. Sementara 65 persen lainnya membiarkan pasangannya melakukan semua tugas rumah tangga. Hasilnya, hanya 35 persen pula pasangan suami istri yang menjalani kehidupan ranjang yang sehat.

Dari hasil penelitian tersebut, kita bisa simpulkan kalau suami istri yang melakukan pekerjaan rumah tangga bersama, tidak hanya dapat mengurangi waktu pengerjaan tapi juga dapat membuat daya tarik fisik lebih meningkat. Hal ini tentu akan membuat kehidupan seks lebih baik.

Fakta tersebut juga ditemukan dalam studi University of California-Riverside, yang mana hasil studinya menemukan fakta jika suami yang ikut membantu melakukan pekerjaan rumah tangga dapat membuat istrinya lebih tertarik secara seksual. Dengan kata lain, istri jadi lebih mood untuk berhubungan badan karena tak harus stres dan kelelahan karena mengerjakan pekerjaan rumah tangga seorang diri. Penelitian lain juga menemukan fakta yang sama, bahkan menariknya mereka pun menemukan sebuah hubungan yang jauh lebih sehat dengan seks yang lebih sering bagi pasangan yang membagi pekerjaan rumah tangga secara adil.

Nah, buat para suami nih “seberapa sering Anda membantu istri melakukan pekerjaan rumah?”. Jangan mengeluh ya kalau Anda lagi “pengen” tapi istri Anda Cuma bilangnya “duh mas capek”, atau mungkin pura-pura tidur. Mengertilah karena mengurus rumah tangga itu memang menguras tenaga dan bikin stres.

Avatar
Reinaldy Gianezar
Selain sangat tergila-gila dengan olahraga basket, penulis ini juga sangat terobsesi membaca buku. Khususnya buku-buku yang berhubungan dengan magis, alien, mesin waktu atau buku apapun yang tidak berunsur edukasi sama sekali.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...