" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

Hiperseks? Ini Penyebabnya!

Pernah mengalami hubungan jarak jauh atau yang biasa disebut dengan LDR (Long Distance Relationship)? Pasangan pengantin atau mereka yang terpisah dengan jarak yang jauh dan tenggang waktu yang lama, biasanya akan membuat aktivitas seks menjadi lebih tinggi. Hal tersebut disebabkan oleh tingginya dorongan atau kebutuhan seksual semata-mata, bukan karena sebab tertentu yang menjadi ciri utama perilaku hiperseks.

Hiperseks merupakan keinginan seks yang tidak bisa dikontrol, adanya kelainan atau gangguan seks. Seorang yang hiperseks bisa dilihat dari frekuensi hubungan seks yang dilakukan, jika frekuensi seks melebihi normal, maka bisa dipastikan orang tersebut sedang menderita hiperseks.

Jadi, bagaimana sebenarnya ciri atau tanda orang yang menderita hiperseks?

Hiperseks disebabkan karena dua faktor, yaitu faktor fisik maupun psikis. Dari aspek fisik, diakibatkan karena adanya peradangan di saluran kemih yang merangsang kerja saluran tersebut sehingga dapat membuat individu akan terus merasa haus untuk melakukan hubungan intim. Peradangan ni harus cepat disembuhkan. Peradangan tersebut akan mempengaruhi hubungan seksual seseorang, antara lain mengganggu produksi hormon testosteron.

Dari aspek psikis, hiperseks bisa disebabkan karena adanya ketidaknyamanan dalam diri yang membuat individu terus merasa butuh akan kedekatan dengan pasangan. Rasa untuk melakukan hubungan intim akan meningkat tajam. Hal ini mungkin diakibatkan karena individu tersebut menderita konsep diri yang rendah, sehingga memiliki kekhawatiran dan ketakutan tidak mendapatkan cukup perhatian dari pasangan. Akibatnya ia akan menutupi perasaan dengan menunjukkan bagaimana hebatnya ia di tempat tidur.

Penyebab lain, aktivitas seks dijadikan sebagai salah satu cara berkomunikasi. Karena menganggap diri tak mampu untuk membuka diri atau menjalin komunikasi dengan baik. Jadi, seks dinggap sebagai sarana untuk melepaskan perasaan tegang, hingga melakukan aktivitas intim-intiman. Seperti yang kerap terjadi pada para pekerja yang memiliki tingkat stres yang tinggi di kantornya, sehingga melakukan seks untuk melampiaskan rasa stres.

Adanya rasa tidak puas atau adanya masalah psikologis, yang menimbulkan kegelisahan secara terus-menerus, mengakibatkan susah tidur, dan cenderung marah tanpa sebab. Kondisi seperti ini juga akan menyeret individu untuk terus mencari kepuasan dengan melakukan aktivitas seks.

Namun, sayangnya upaya untuk memenuhi kebutuhan seksual tersebut kerap ditempuh dengan cara yang kurang baik, melakukan perselingkuhan dengan maksud mencari pelampiasan lain untuk memenuhi kebutuhan seks yang tk terkontrol. Hiperseks memiliki kecenderungan untuk berganti-ganti pasangan. Merasa pasangannya tidak bisa lagi memenuhi keinginan seksnya atau merasa ‘kasihan’ oleh pasangannya.

Tapi ada beberapa cara yang bisa dilakukan untuk mengobati hiperseks, antara lain:

Dukungan

Dukungan adalah salah satu faktor penting untuk mengobati hiperseks. Seperti halnya pecandu obat atau alkohol, penderita hiperseks juga sangat membutuhkan dukungan dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan sahabat.

Menghindari hubungan seksual

Hindari tempat dan suasana yang bisa membangkitkan dorongan seksual, jauhkan pikiran dari hal-hal yang memicu timbulnya hasrat melakukan hubungan seks.

Konsultasi ke ahlinya

Ketika usaha untuk mengobati hiperseks tidak terasa begitu efektif, maka saatnya untuk melakukan konsultasi ke ahlinya.

@JefriSwandi
@JefriSwandi
Pria yang sudah gemar menulis sejak usia 9 tahun. Sekarang berprofesi sebagai freelancer dan part time writer.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Cara Pikir yang Baik saat Anda Ditolak

Apakah Anda sudah pernah ngehit? Apa? Anda belum tahu apa itu ngehit? Where have you been! Ngehit adalah memulai pembicaraan dengan wanita atau pria...

Sulitnya Penindakan Terhadap Kekerasan Psikis dan Seksual Pada Masa Pacaran

Terjadinya tindak kekerasan terjadi tidak hanya pada masa pernikahan antara pasangan suami bersama istrinya, melainkan pada masa pacaran pun saat ini dikenal sebagai masa...

4 Cara Agar Anda Tidak Kembali Kepelukan Mantan Kekasihnya

Disaat Anda mengambil keputusan untuk menjalin hubungan asmara dengan seorang pria, maka Anda pun tentunya belum tentu dapat membina hubungan asmaranya dengan baik dan...