Efek Samping yang Timbul dari Alat Kontrasepsi

Efek Samping yang Timbul dari Alat Kontrasepsi oleh SegiEmpatBagi pasangan yang ingin menunda atau sudah tidak ingin memiliki buah hati, menggunakan kontrasepsi menjadi salah satu pilihan. Namun untuk beberapa orang wanita, cara ini bisa menjadi sesuatu yang tidak menyenangkan, apalagi jika Anda menggunakan konstrasepsi hormonal. Yang termasuk di dalam kontrasepsi hormonal adalah suntik dan pil. Untuk Anda yang ingin menggunakan konstrasepsi, ada baiknya Anda mengetahui beberapa efek samping dari  alat kontrasepsi :

Beberapa efek samping yang biasa terjadi jika seorang wanita mengkonsumsi pil kontrasepsi adalah :

Gairah Bercinta Menurun

Penggunaan pil sebagai alat kontrasepsi seringkali membuat gairah bercinta seorang wanita menurun. Hal ini diduga terjadi karena pil konEfek samping kelima ini dialami oleh wanita yang memakai pil sebagai alat kontrasepsi. Pil membuat libido wanita menurun karena diduga obat tersebut bisa menurunkan kadar testosteron. Dr. Huctherson menjelaskan “untuk beberapa wanita, jika Anda mengganti pil tersebut, biasanya libido mereka akan kembali.”

Terjadinya Pendarahan

Dr. Hutcherson mengatakan bahwa “dibandingkan efek samping lain, pendarahan adalah efek samping yang membuat wanita paling stres.” Penyebabnya adalah kejadian ini tidak dapat diperkirakan kapan datangnya. Biasanya, pendarahan terjadi bagi meereka yang menggunakan pil atau IUD. Bagi Anda pengguna kontrasepsi jenis pil atau IUD dan mengalami pendarahan, meski hanya flek dan membuat Anda terganggu, sebaiknya Anda segera berkonsultasi dengan dokter kandungan.

Pusing dan Sakit Kepala

Dr. Hutcherson mengatakan bahwa “efek samping ini bisa terjadi setelah Anda mengonsumsi pil.” Namun setelah beberapa kali minum pil dan ternyata efek tersebut belum juga hilanng, Dr. Hutcherson menyarankan agar Anda menggunakan merek pil kontrasepsi yang lain.

Mual

Biasanya hal ini terjadi pada pengguna pil dan akan hilang setelah beberapa bulan penggunaan kontrasepsi. Namun jika tidak, Anda bisa mengakalinya dengan cara mengkonsumsinya bersama makanan.

Kejadian ini juga terjadi pada pengguna patch (sejenis koyo yang ditempelkan di lengan atas bagian belakang, perut bagian bawah atau bokong) atau cincin vagina (cincin yang dilapisi hormon kemudian dimasukkan ke dalam vagina). Jika mengalaminya, Anda bisa mencoba untuk menggantinya dengan metode lain.

Terjadi Pertambahan Berat Badan

Jika Anda pengguna kontrasepsi hormonal, maka hal tersebut akan mempengaruhi metabolisme lemak dan karbohidrat di dalam tubuh Anda. Oleh karena itu biasanya para pengguna  kontrasepsi hormonal, apalagi untuk suntik progesteron, akan mengalami peningkatan pada berat tubuhnya.

Avatar
S. Gelmani Rabiah
Seorang wanita yang senang membaca, traveling, main game dan bela diri. Sangat suka dengan sesuatu yang rumit dan menantang.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...