Perhatikan Hal Ini Sebelum LatihanAlasan seseorang untuk berkunjung ke pusat kebugaran adalah ingin memiliki tubuh yang langsing, berotot ataupun menjaga kesehatan tubuh.

Untuk mencapai hal tersebut, hal yang harus dilakukan adalah menjaga menu makan dan memulai sebuah program kebugaran.

Dalam beberapa penelitian bahwa disebutkan bahwa seseorang memiliki peluang hidup lima tahun lebih lama jika rutin berolahraga.

Sebelum memulai program kebugaran, ada beberapa hal yang perlu Anda perhatikan, yaitu:

1. Mengukur Tingkat Kebugaran

Dengan mengetahui tingkat kebugaran Anda sebelum latihan, maka setelah latihan nanti Anda telah mengetahui tingkat kemajuan Anda. Beberapa hal yang perlu Anda ketahui untuk menilai fleksibilitas dan komposisi tubuh, serta kebugaran otot dan aerobic adalah:

–         Kecepatan detak jantung sebelum dan setelah latihan

–         Jumlah push-up yang dapat dilakukan pada suatu jangka waktu

–         Jangkauan kaki Anda

–         Body Mass Index

2. Menentukan Target yang Masuk Akal

Anda wajib untuk menentukan target yang masuk akal apapun tujuan latihan Anda. Anda tidak boleh memberikan target yang berlebihan untuk diri Anda. Beberapa contoh target yang berlebihan adalah Anda harus memperoleh perut sixpack dalam 2 hari atau massa tubuh harus turun 10 kg dalam sepekan. Jika beban Anda terlalu berat, program latihan Anda justru akan terganggu dan tujuan Anda mungkin tidak dapat Anda capai.

3. Melakukan Secara Bertahap

Cobalah untuk berjalan santai atau melakukan peregangan lembut sebagai pemanasan dan pendinginan. Setelah itu, naikkan kecepatan Anda hingga durasi 5 – 10 menit. Lama kelamaan, jika stamina Anda telah meningkat, Anda juga bisa mulai meningkatkan durasi latihan Anda. Jika stamina Anda sudah cukup bagus, tingkatkan durasi latihan Anda selama 30-60 menit setiap hari.

4. Rutin Latihan

Adalah sebuah tantangan untuk mencari waktu berolahraga. Oleh karena itu, buatlah jadwal latihan agar Anda rutin untuk melakukannya. Anda dapat melakukan latihan sambil tetap melakukan hobi Anda seperti mengayuh sepeda statis sambil membaca atau berjalan cepat di treadmill sambil menonton tv.

5. Tidak Memaksakan Tubuh

Sebaiknya Anda mulai beristirahat jika Anda mulai merasa sesak napas, sakit, mual atau pusing.

6. Memulihkan Tubuh

Seseorang yang pada awal latihan terlalu bersemangat lalu kemudian mengalami cedera atau sakit pada sendi dan otot sebaiknya mulai memberi waktu pada tubuhnya untuk beristirahat dan memulihkan diri.

7. Memonitor Kemajuan

Setelah melakukan latihan selama 6 pekan, lakukan kembali penilaian terhadap kebugaran Anda. Setelah itu, ukurlah kembali setiap 3 sampai 6 bulan sekali. Setelah melakukan monitor terhadap kebugaran Anda setelah latihan, Anda pasti akan tahu apakah Anda telah melakukan olahraga dalam jumlah yang tepat ataukan Anda perlu meningkatkan jumlah waktu latihan.

Jika motivasi Anda hilang, segera ajak saudara atau teman Anda untuk kemudian bersama-sama melakukan latihan. Anda mungkin akan lebih termotivasi jika memiliki rekan dalam latihan.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY