Untuk tidak berolahraga, setiap orang pasti memiliki berbagai alasan. Jam pulang kerja yang larut adalah kebanyakan alasan seseorang untuk tidak berolahraga. Namun seringkali orang-orang hanya mencari alasan untuk tidak berolahraga.

Dan Kirschenbaum, PhD, professor ilmu penyakit jiwa dan perilaku di Northwestern University Medical School mengungkapkan bahwa “kita kerap membuat alasan saat merasa tidak nyaman, ini disebut disonansi kognitif”

“Kalau kita berkomitmen untuk berolahraga tapi tidak melakukannya, alasan-alasan yang dibuat atau dicari-cari inilah yang mengurangi perasaan disonansi atau ketidaknyamanan,” lanjut Kirschenbaum.

Kirschenbaum mengatakan bahwa respons semacam ini normal dan bukan berarti Anda pemalas. Namun bukan berarti bahwa Anda boleh berdiam diri dan mengabaikan hal tersebut. Anda perlu untuk mengatasi perilaku seperti ini.

Berikut ini adalah beberapa alasan seseorang untuk tidak melakukan kegiatan olahraga, yaitu:

1. Alasan seseorang untuk tidak berolahraga adalah terlalu lelah

Untuk tidak berolahraga,alasan inilah yang paling sering diungkapkan oleh seseorang. Dalam sebuah studi ditunjukkan energy seseorang akan meningkat dengan aktivitas fisik yang reguler.

Anda dapat membuktikannya dengan mencoba berkomitmen untuk berolahraga selama sepekan dan kemudian memperhatikan perubahan yang terjadi dalam diri Anda. Pilihan waktu berolahraga untuk pekerja adalah pagi hari sebelum beraktivitas atau malam usai bekerja. Pilih yang paling sesuai dengan ritme rutinitas Anda.

2. Alasan seseorang untuk tidak berolahraga adalah tidak memiliki waktu yang cukup

Laura Vanderkam, penulis buku 168 Hours: You Have More Time Than You Think mengatakan bahwa “tentu Anda sibuk bekerja, tapi waktu berolahraga sebenarnya akan selalu tersedia.” 

Vanderkam mengungkapkan bahwa “kalau Anda bekerja 50 jam seminggu, tidur delapan jam setiap malam, Anda masih punya waktu tersisa 62 jamu untuk melakukan banyak hal.” Asosiasi Jantung Amerika menyebutkan bahwa Anda dapat meningkatkan kualitas kesehatan hanya dengan 75 menit berolahraga setiap pekan. Di kantor pun Anda dapat melakukan sebuah olahraga sederhana, yaitu dengan berjalan kaki selama 30 menit pada saat makan siang.

3. Alasan seseorang untuk tidak berolahraga adalah karena tidak ingin merusak penampilannya

Selalu ada solusi jika Anda merasa bahwa aktivitas fisik dapat merusak penampilan Anda.

Jillian Michaels, pakar kecantikan Paige Padgett dan make up artist Jillian Michaels memiliki tips untuk mengatasi masalah tersebut :

– Gunakan pembersih praktis yang mengandung antibakteri jika keringat di wajah atau tubuh mulai mengganggu,

– Untuk mengontrol minyak, gunakan pelembab,

– Setelah itu gunakan maskara,

– Gunakan satu alat make up multifungsi yang bisa memberikan sentuhan warna pada mata, pipi, dan bibir (semacam lipstik yang berfungsi sebagai blush on juga pewarna mata).

– Untuk menyegarkan rambut, gunakan sampo kering. Anda akan mendapatkan kembali rambut yang segar dan bersih dengan cara yang praktis.

4. Alasan seseorang untuk tidak berolahraga adalah nafsu makan akan bertambah dengan olahraga

Keinginan Anda untuk makan justru akan berkurang jika Anda berolahraga dalam level moderat. Dalam sebuah studi yang dilakukan di Brigham Young University ditunjukkan bahwa keinginan makan perempuan yang makan setelah berolahraga, justru berkurang sehingga mereka mengurangi porsi makannya. Stella L Volpe, PhD, kepala departemen ilmu nutrisi di Drexel University menyarankan kepada Anda untuk makan makanan ringan setelah berolahraga jika Anda masih kesulitan mengontrol nafsu makan. Usahakan makanan yang Anda konsumsi mengandung kalori sebanyak 150-200 kalori dan merupakan gabungan dari karbohidrat, protein dan lemak sehat. Dengan cara ini, maka Anda akan terbantu untuk mengatasi lapar serta mencegah agar tidak makan terlalu banyak sehingga kalori yang telah terbakar saat berolahraga tidak kembali lagi.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY