Mendengar kata serangan jantung hal pertama yang pasti terlintas dalam pikiran semua orang mungkin kematian secara tiba-tiba. Memang benar serangan jantung berisiko tinggi menyebabkan kematian, namun secara kesehatan sebenarnya sebelum serangan jantung terjadi ada beberapa tanda yang dapat kita perhatikan.

Saat tubuh bermasalah sebenarnya tubuh kita itu sudah mengirim sinyal, hanya saja karena faktor kesibukan dan mungkin kurang peka kadang banyak orang termasuk kita sendiri jadi tidak sadar akan tanda itu. Seperti halnya tanda serangan jantung yang ternyata dapat kita deteksi.

Tanda-Serangan-Jantung-dari-Kelopak-Mata-oleh-SegiEmpatSeperti tanda serangan jantung yang sudah dituliskan sebelumnya, rasa nyeri di dada, napas terasa berat, keringat dingin dan juga rasa nyeri pada tubuh bagian atas seperti leher, baru serta bagian atas perut adalah tanda akan adanya serangan jantung. Namun terbaru selain 4 tanda tersebut kondisi kelopak mata kita sebenarnya juga bisa memberikan sinyal akan risiko serangan jantung. Benarkah? Lantas seperti apa tanda serangan jantung dari kelopak mata?

Penyakit Xanthelasma

Bagian kelopak mata bukan hanya bisa menghitam disaat tubuh kita kurang istirahat, hasil studi menyebut kalau kondisi kelopak mata punya kaitan langsung dengan tanda awal serangan jantung. Menurut pakar kesehatan, ada satu kondisi kelopak mata yang disebut xanthelasma yang mana merupakan penumpukan lemak di jaringan kulit yang ada disekitar mata. Kondisi tersebut punya kaitan dengan adanya gangguan pada jantung.

Dari hasil penelitian yang dilakukan oleh pakar kesehatan jantung, seperti yang dilansir pada laman boldsky penumpukan lemak yang ada di sekitar mata itu menandakan adanya kandungan kolesterol jahat yang tinggi di dalam darah. Yang mana lantas mulai menyebar ke seluruh tubuh sampai ke bagian kelopak mata. Seperti yang sudah banyak dijelaskan, penyakit jantung dan risiko serangan jantung meningkat disaat lemak atau kandungan kolesterol dalam darah meningkat pesat.

Dari penelitian tersebut pun disimpulkan jika penumpukan lemak di kelopak mata menjadi tanda awal serangan jantung. Hanya saja sampai sekarang para pakar belum dapat memastikan apakah penumpukan lemak tersebut bisa mempengaruhi penglihatan atau tidak. Namun tetap bagi Anda yang mengalaminya para pakar menyarankan agar Anda waspada. Pasalnya, selain risiko serangan jantung penumpukan lemak di kelopak mata juga menjadi indikator adanya hipertensi dan obesitas.

“Menumpuknya lemak ini diketahui tidak akan menimbulkan rasa sakit atau mempengaruhi penglihatan. Meski begitu, kamu harus mewaspadainya. Sebab selain menjadi indikator dari penyakit jantung, xanthelasma juga berhubungan dengan obesitas atau hipertensi” tulis pakar dalam penelitiannya.

Untuk bisa menghilankannya dan menekan risiko serangan jantung, para pakar sangat menganjurkan agar Anda mulai mengganti pola hidup. Mulailah menjalani pola hidup sehat dengan mengkonsumsi makanan sehat, menjaga berat badan, berhenti merokok dan berolahraga secara teratur. Itu adalah cara terbaik agar kolesterol dan penumpukan lemak di tubuh menurun.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY