Ditengah masa yang terus berkembang ternyata berbagai penyakit pun bermunculan bahkan sekarang ini sejumlah pakar kesehatan menemukan satu penyakit baru yang belakangan ini mulai banyak menyerang masyarakat yaitu flu perut.

Penyakit Flu Perut oleh SegiEmpatBagi kebanyakan masyarakat penyakit flu selama ini kita ketahui lebih sering terjadi pada bagian hidung apalagi saat musim penghujan tiba seperti beberapa waktu belakangan ini. Tapi ternyata flu juga bisa terjadi pada bagian perut.

Flu perut atau dalam dunia medis disebut gastroenteritis disebut para pakar kesehatan menjadi penyakit baru yang mulai sering terjadi di banyak kalangan. Penyakit ini bisa disebabkan oleh beberapa jenis virus seperti norovirus, rotavirus dan adenovirus.

Penyakit flu perut secara umum disebut oleh para pakar kesehatan dapat menyebar melalu kontak jarak dekat dengan seseorang yang sudah lebih dulu terinfeksi akibat makanan atau minuman yang sudah terkontaminasi dengan virus penyebab flu perut. Saat masuk ke tubuh ketiga virus tersebut dapat menyebabkan peradangan pada lambung dan usus meski memang tidak dapat memicu komplikasi serius tapi jika flu perut menjangkit bayi, lansia atau untuk orang-orang yang tidak punya daya tahan tubuh yang kuat maka penyakit ini bisa menyebabkan kondisi yang fatal.

Flu perut memang merupakan penyakit yang tidak terlalu membahayakan tapi jika menjangkit orang-orang tertentu bisa memicu kondisi yang lebih serius. Untuk itu para pakar menyarankan agar kita bisa mengenali sejak dini gejala-gejala penyakit flu perut yang biasanya baru muncul sekitar satu sampai 3 hari setelah terinfeksi virus. Seperti sering bersendawa, kembung, diare, kotoran berwarna hijau, mual dan muntah, suhu badan naik turun secara bergantian, kehilangan nafsu makan, sakit kepala, lesu dan otot terasa nyeri.

Dalam kondisi yang lebih serius gejala flu perut dapat berupa muntah darah, cairan yang diminum tidak bisa ditahan sehingga muntah tiap kali setelah minum, muntah lebih dari 48 jam, demam di atas 40 derajat celcius, mengalami gejala dehidrasi seperti kurang buang air kecil dan mulut yang kering dan buang air besar yang disertai darah.

Sedangkan pada bayi gejalanya dapat berupa, lesu, diare yang disertai darah, demam tinggi, tidak nyaman dan merasa sangat kesakitan dan dehidrasi. Jika Anda atau adik maupun si buah hati mengalami gejala yang serius maka penting agar Anda bisa segera ke dokter sebelum terlambat.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY