Fenomena Ketindihan  oleh SegiEmpatManusia merupakan makhluk hidup yang penuh dengan misteri, bahkan manusia merupakan salah satu fenomena luar biasa yang pernah terjadi di dunia ini. Mungkin Anda sudah memahami salah satu fenomena mengenai penciptaan manusia, tapi apakah Anda sudah tahu apa yang terjadi selanjutnya? Kehidupan manusia memang kerap memunculkan sebuah fenomena yang mengejutkan, bahkan kerap hal tersebut menjadi misteri yang belum terpecahkan hingga saat ini. Salah satu fenomena yang paling sering terjadi pada manusia adalah ketindihan. Ketindihan merupakan sebuah kondisi dimana seseorang tidak dapat menggerakkan seluruh organ tubuhnya, bahkan orang yang mengalami fenomena ini juga tidak dapat mengeluarkan suara yang seakan-akan membuatnya berada diambang kematian. Konon katanya hal tersebut terjadi karena posisi tidur terlentang.

Fenomena ketindihan bagi sebagian besar kalangan masyarakat tanah air kerap dikaitkan dengan hal-hal yang berbau mistis. Bahkan hal tersebut telah banyak dipercaya oleh beberapa kalangan masyarakat, ketindihan yang konon disebabkan oleh makhluk kasat mata semakin kuat dengan adanya sebuah bayangan hitam saat Anda perlahan membuka mata. Tapi sebenarnya selain Indonesian ketindihan juga dipercaya oleh beberapa kalangan masyarakat dunia, seperti China, Meksiko, Kabodja, Laos Thailand maupun turki. Kepercayaan mereka juga berbeda-beda dan ternyata fenomena yang hanyat terjadi saat tidur juga dipercayai oleh hampir semua negara yang ada di dunia ini.

Di Meksiko ketindihan sering disebut dengan se me subio el muerto yang dipercaya merupakan sebuah tindakan makhluk gaib yang menempel pada orang tersebut. Sementara di Turki hal tersebut dikenal dengan istilah karabasan, dimana seseoran yang mengalami ketindihan disebabkan oleh adanya makhluk kasat mata yang menyerang dengan menindih dada kemudian mengambil nafas orang yang mengalaminya. Secara kasat mata hal tersebut tentunya merupakan hal yang sangat menakutkan, yang menjadi pertanyaannya adalah apakah benar ketindihan disebabkan oleh ulah makhluk gaib?

Dalam pandangan medis, kejadian ketindihan dimana seseorang tidak dapat mengeluarkan suara, sesak nafas, seperti tercekik sampai tidak bisa bergerak sedikit pun adalah sebuah gangguan tidur yang dikenal dengan istilah medis yaitu sleep paralysis atau tidur lumpuh. Fenomena ketindihan dalam pandangan medis sama sekali tidak berkaitan dengan hal-hal yang berbau mistis, bahkan dari hasil penelitian penyebab tidur lumpuh ini disebabkan karena terjadinya gangguan pada tahapan-tahapan tidur yang umumnya diakibatkan oleh kelelahan atau kurang tidur.

Dalam kondisi normal setiap manusia akan mengalami tahapan tidur mulai dari tahapan tidur ringan-tidur lebih dalam-tidur paling dalam hingga ke bagian yang paling akhir yaitu rapid eye movement (REM). Jika kondisi tubuh terlalu lelah atau kurang tidur maka pola tidur yang normal tersebut akan terganggu sehingga sistem tubuh dan otak tidak berjalan lurus atau tidak memasuki tahapan tidur yang sama. Dalam keadaaan lelah otak biasanya akan langsung memasuki tahapan paling akhir dan saat Anda tiba-tiba terbangun atau sebaliknya disinilah terjadi sleep paralysis atau ketindihan. Mungkin Anda merasa jika Anda benar-benar sadar tapi Anda sama sekali tidak bisa menggerakkan tubuh Anda, hal tersebut terjadi karena otak yang terbangun tidak sejalan dengan tubuh Anda yang masih berada dalam tahapan tidur lebih dalam atau REM, misalnya otak Anda sudah berada dimobil sementara tubuh Anda masih berada ditempat tidur. Tidak selarasnya antara otak dan tubuh tersebutlah yang menjadi penyebab gangguan tidur sleep Paralysis.

Lalu, bagaimana dengan adanya fenomena makhluk gaib yang terlihat?  Hal tersebut juga disebabkan olh tidak sinerginya antara otak dan tubuh, kenapa? Karena saat saat terbangun sebenarnya otak masih berada dalam keadaan mimpi alias REM. Mungkin tanpa Anda sadari sebelum mengalami ketindisan Anda lebih dulu mengalami mimpi buruk. Halusinasi tersebutlah yang kemudian terus terbawa oleh otak saat mengalami tidur lumpuh.

Sebenarnya tidur lumpuh bukanlah sebuah gangguan tidur yang membahayakan. Bahkan hampir semua orang pernah mengalami gangguan tersebut, 1 sampai 2 kali dalam hidupnya, dari hasil penelitian disebutkan bahwa umumnya seseorang akan mengalaminya antara usia 14 sampai 17 tahun. Tapi meski bukan masalah yang serius fenomena manusia yang disebut ketindihan juga patut Anda waspadai apalagi jika sering terjadi pada Anda karena tidur lumpuh dapat menjadi gejala gangguan mental seperti depresi.

* * * * *
Buku Formula Cinta

6 COMMENTS

  1. tapi saya pernah ngalamin ketindihan itu 2 sampai 3 kali dalam sekali tidur,dan yang membuat saya bangun itu karna dorongan saya untuk bisa lepas dari ketindihan itu dan saya bisa bangun setelah itu saya tidur lagi dan terjadi lagi ketindihan apakah itu termasuk ganguan depresi????

LEAVE A REPLY