Kadang harus diakui kita sendiri tak bisa mengontrol diri dengan makanan yang kita konsumsi, apalagi kalau itu memang makanan favorit dengan rasa ternikmat. Dua kombinasi seperti itu sudah pasti bisa bikin kalap, bahkan bisa-bisa kita jadi amnesia seketika dengan program diet yang lagi kita jalani.

Anda sendiri pasti punya menu makanan favorit kan? entah itu karena rasanya yang nendang atau perpaduan antara krispi plus pedis kinyis-kinyis. Nah, apa yang Anda alami saat memakannya? Pasti kayak ada rasa-rasa gak pengen berhenti kan?

Tapi kenyataannya hal seperti itu memang selalu berseberangan dengan masalah berat badan. Bahkan dari yang sudah-sudah hal seperti itu bisa membuat usaha diet yang sudah dijalani berminggu-minggu luntur seketika.

Cuma menurut Michelle May, MD yang merupakan salah seorang penulis kawakan yang membahas khusus tentang makanan, mengatakan jika Anda sebenarnya tidak harus takut timbangan jebol dengan makan makanan kesukaan Anda. Tapi tentu saja itu harus dilakukan dengan tepat. Nah, pengen makan puas dim omen liburan Anda tanpa harus khawatir timbangan berat badan Anda di rumah error? Nih cara makan tanpa harus takut timbangan jebol.

Rasa Nikmat Makanan itu Tak Harus Ditahan Nikmati Saja Karena Semakin Ditahan Malah Bisa jadi Bumerang

Demi menjaga berat badan ada jutaan orang yang rela menahan diri mati-matian untuk tidak makan makanan tertentu termasuk makanan kesukaannya. Alasannya karena mereka takut jika makanan tersebut malah membuat badannya melar kayak karet abis direndam minyak tanah.

Menurut Michelle, perilaku seperti itu sebenarnya bakal menjadi bumerang buat diri sendiri. Kenapa? karena sudah jadi sifat alami manusia kalau semakin itu dilarang maka semakin besar keinginan untuk melakukannya. Hal seperti itu malah bisa membuat Anda makin kalap dikala suatu saat Anda akhirnya menyerah.

Tidak Ada Satupun Makanan yang “Jahat” Karena yang Sebenarnya Terjadi itu Manusianya yang Jahat

Anti dengan makanan tertentu yang dianggap berbahaya adalah perilaku sebagian besar orang dengan alasan kesehatan. Michelle sendiri tidak sependapat dengan anggapan seperti itu karena baginya tidak ada satupun makanan yang sebenarnya jahat, karena setiap makanan itu dibuat untuk mengenyangkan dan bermanfaat untuk tubuh. Baginya yang jahat itu manusia sendiri karena sebenarnya manusialah yang membuat makanan itu jadi berisiko untuk tubuh.

Hal seperti ini memang cukup masuk akal mengingat kita sendirilah yang memang memerintahkan tubuh untuk melakukannya. Saya ambil contoh, seperti istilah “memanjakan diri” saat liburan yang makan sepuasnya atau juga istilah “balas dendam” sampai perilaku yang makan sepuasnya karena besok pengen diet. Ada yang seperti itu kan?

Diet Bukan Berarti Kita Harus Pilih-Pilih Makanan Karena Semua Makanan itu Sebenarnya Bisa Masuk dalam Pola Diet Sehat yang Penting itu Keseimbangan dan Porsinya

Harus makan sayuran, buah-buahan dan hindari makanan berlemak. Anjuran seperti itu sudah sering Anda dengar bukan? Michelle sendiri justru tidak setuju dengan hal seperti itu. Menurutnya karena tidak ada satupun makanan yang jahat tidak ada alasan yang membuat kita harus menghindari makanan tertentu. Termasuk untuk menu diet sekalipun.

Bagi Michelle tidak peduli makanannya apa yang penting itu variasi makanan, keseimbangan kandungannya dan porsinya. Jika Anda bisa mengatur itu semua makan apa saja tak bakal membuat timbangan berat badan Anda di rumah jadi kesetanan.

Jadi intinya jika Anda ingin makan makanan tertentu Anda tak perlu menahannya yang penting Anda memperhatikan keseimbangannya dan porsinya.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY