Secara pribadi saya bisa ngomong kalau sekarang ini jiwa kemanusiaan perlahan mulai hilang, yang ada orang-orang semakin sibuk mengedepankan keinginan diri sendiri tanpa peduli kalau orang lain pun punya hal yang sama.

Hal itu sudah bisa kita lihat dari kejadian yang dialami 4 orang yang meregang nyawa padahal Cuma masalah sepele. Dimana salah satu korbannya tidak hanya dikeroyok tapi sampai dibakar hidup-hidup, hanya karena dituduh mencuri ampli masjid. Ayolah itu baru tuduhan, belum tentu dia emang nyuri, belum tentu pelakunya dia kalau emang amplinya hilang apalagi dia kan emang profesinya sebagai tukang service.

Lagian pada tahu gak gimana sakitnya dibakar hidup-hidup? Pasti gak tahu kan? Iyalah belum pernah ngerasain, paling banter juga Cuma coba-coba pake lilin itu pun jaraknya 5cm.  Pada penasaran? Sebelum nekat buat nyoba apalagi sampe ngebakar orang, nih tahu dulu deh gimana ngerinya saat tubuh terbakar.

Begini Ngerinya saat Tubuh Terbakar oleh SegiEmpatHal yang Terjadi pada Tubuh saat Dibakar Hidup-Hidup

Menurut Nicole Bernal selaku Acting Director seperti yang dilansir dari salah satu media ternama tanah air, rasa sakitnya itu tidak bisa dijelaskan secara langsung, karena memang rasanya sangat menyakitkan. Orang-orang yang berhasil selamat dari kejadian pun hanya dapat menangis mengingat rasanya. Apalagi kalau dibakar hidup-hidup dimana sensasi panasnya dua kali lebih besar karena saat itu pakaian yang dipakai pun ikut terbakar. Alhasil luka bakar yang ditimbulkan akan semakin dalam.

Dibakar hidup-hidup itu bukan seperti berjemur di bawah terik matahari yang Cuma bagian kulit saja yang memerah lalu menghitam. Tapi dengan rasa panas api akan membakar kulit sampai terkelupas hingga ke bagian daging sampai saraf. Semakin api membesar maka secara alami orang tersebut akan mati rasa, itu karena sensasi panasnya sudah merusak saraf.

Jadi saat tubuh terbakar, sensasi pertama yang dirasakan tentu panas, setelah itu dengan cepat akan memunculkan rasa sakit yang jadi reaksi saraf saat menerima rasa panas. Kalau tidak diatasi rasa sakitnya akan hilang tapi itu tandanya kalau saraf sudah hancur. Jangan salah, kehancuran saraf ini menandakan kalau bagian tubuh tersebut pun sudah tidak lagi berfungsi. Selain daging yang “masak” kerusakan karena panas api pun akan memicu kerusakan lainnya sebelum akhirnya menjalar karena luka infeksi.

Jadi tolonglah stop! Aksi main bakar-bakaran apalagi bagi mereka yang Cuma dituduh, belum dibuktikan! Mereka itu manusia yang punya hak hidup! Apalagi mereka yang ditolong pun belum tentu bisa hidup normal setelahnya. Jika luka bakar di bawah 80 persen harapan hidupnya masih 50 persen, itu pun dengan catatan bagian tubuh yang terbakar harus diangkat. Kalau luka bakarnya lebih 80 persen maka harapan hidup tinggal 20 persen. Kalau tidak mendapatkan penanganan intensif, meski lukanya dibawah 80 persen pun dia bisa saja meninggal dunia karena ginjal dan jantungnya terhenti.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY