Ciri-Ciri Anak Cacingan oleh SegiEmpatSalah satu gangguan yang paling sering menghantui para Ibu adalah masalah cacingan pada buah hatinya. Cacingan pada anak menjadi gangguan yang paling sering terjadi, terlebih lagi anak yang mengalami masalah cacingan memang sulit dideteksi sehingga membuat para orangtua kadang luput dari perhatian.

Cacingan merupakan masalah umum yang disebut oleh para pakar kesehatan anak sebagai gangguan yang memang cukup sulit untuk diketahui oleh para Ibu, pasalnya secara kasat mata cacingan hampir sama dengan sejumlah masalah kesehatan lainnya. Padahal sebenarnya ternyata cacingan itu bisa menyebabkan dampak buruk pada kesehatan dan juga perkembangan otak anak. Pasalnya saat cacingan anak sangat mungkin kekurangan gizi karena setiap makanan yang masuk ke dalam tubuhnya justru diserap dengan baik oleh cacing sehingga membuat tubuh anak tidak mendapatkan asupan nutrisi yang ia butuhkan untuk pertumbuhannya.

Cacingan merupakan gangguan yang sebenarnya tidak boleh dianggap remeh karena sangat berisiko pada buah hati Anda. Bagaimana cara mengatasinya? Para pakar menjelaskan jika cara terbaik untuk mengatasi anak yang cacingan adalah mengenali ciri-cirinya sedini mungkin agar bisa mendapatkan pengobatan yang baik. Apa saja ciri-ciri anak cacingan?

Umumnya saat anak mengalami cacingan ia akan mengalami sejumlah gangguan, seperti kehilangan nafsu makan sementara perutnya membuncit dan jadi lesu. Namun sebenarnya ciri-ciri anak yang cacingan juga tergantung dari jenis cacing yang menggerogoti tubuhnya.

Jika buah hati Anda terjangkit:

  • Cacing kremi

Ciri-Ciri Anak Cacingan oleh SegiEmpatCacing yang paling banyak menjangkit anak di Indonesia ini  akan menginfeksi usus dan menimbulkan gangguan seperti gatal pada (maaf) lubang anus, susah tidur karena gatal, mual dan nyeri perut

  • Cacing gelang

Sama seperti cacing kremi, cacing gelang yang memiliki ukuran besar hampir seukuran dnegan cacing tanah ini juga menjadi cacing yang sering menjangkit anak-anak hingga orang dewasa dengan menyerang bagian usus kecil dan usus besar, ciri-cirinya seperti nyeri perut yang samar, mual dan Muntah, batuk kering, berat badannya turun, feses (tinja) terdapat darah atau cacing.

  • Cacing tambang

Cacing tambang sangat berbahaya jika masuk ke dalam tubuh karena cacing ini akan menggigit dinding usus dan menghisap darah sehingga menyebabkan anemia, demam dan batuk dengan nafas yang tinggi, nyeri pada perut bagian atas ruam pada kulit hingga BAB darah.

  • Cacing pita

Jangan salah meski cukup jarang tidak sedikit anak-anak juga terjangkit cacing pita, cacing ini sangat berbahaya karena dapat berkembang pada organ dan juga bagian tubuh lainnya, ciri-ciri anak terjangkit cacing pita adalah mual dan diare, nyeri hebat pada perut, berat badannya turun, penyerapan nutrisi dan makanannya mengalami kesulitan (malabsorbsi) mudah lelah dan lemah, kejang, demam, muncul kista dan alergi

Mengerikan bukan? Bagaimana cara mengobati anak cacingan?

Para pakar mengatakan jika sebenarnya memang ada cara alami yang dapat mengobati cacingan pada anak seperti menggunakan wortel dan buah kelapa, biji pepaya dan madu, daun pepaya hingga bawang putih. Namun harus Anda ingat Anda tidak bisa menggunakan sembarangan cara untuk mengobati cacingan pada buah hati Anda karena ia masih dalam fase pertumbuhan yang mana setiap fungsi organnya belum terbentuk sempurna. Cara terbaik untuk mengobati cacingan pada anak adalah berkonsultasi dengan dokter atau menggunakan obat parental pamoat dengan dosisi 10mg dari berat badan buah hati Anda atau sesuai dengan resep dokter.

Selain itu sebagai orangtua Anda juga harus berperan besar dalam mencegah anak cacingan yaitu menjaga kebersihan lingkungan, kebersihan buah hati Anda dan juga Anda sendiri. Semoga informasi di atas bermanfaat ya Bunda.

LEAVE A REPLY