buka puasa untuk ibu hamil oleh Hamil SegiEmpatSebenarnya Ibu hamil diizinkan untuk tidak berpuasa di bulan Ramadhan. Namun banyak Ibu hamil yang ingin tetap berpuasa karena merasa bahwa dirinya sanggup. Oleh karena itu, tips sahur dan buka puasa untuk ibu hamil adalah sebuah informasi yang dibutuhkan untuk menjaga kecukupan nutrisi Ibu hamil dan bayi dalam kandungannya.

Banyak hal yang menjadi pertimbangan dokter untuk tidak mengizinkan Ibu hamil untuk tidak berpuasa seperti kekhawatiran akan mual dan muntah yang akan semakin parah, resiko terjadinya dehidrasi atau hipoglikemia yang dapat membahayakan janin dalam kandungan. Oleh karena itu, Ibu harus memperhatikan asupan makanannya saat sahur dan buka puasa.

Berikut ini adalah tips buka puasa untuk Ibu hamil:

  • Berbuka dengan Air Putih

Rasulullah memang menganjurkan untuk minum air putih saat buka puasa. Hal ini sebaiknya dilakukan oleh semua orang, termasuk untuk Ibu hamil. Air putih akan mengisi kembali lambung yang sempat kosong karena tidak mendapatkan makanan atau minuman selama beberapa jam. Dengan begini, lambung tidak akan “kaget” dan mengalami masalah. Seperti halnya pada hari-hari biasa, Ibu hamilpun harus mencukupi 8 gelas air putih setiap harinya, yaitu 3 hingga 4 gelas saat sahur, 2 gelas saat berbuka dan 2 hingga 3 gelas di sela-sela waktu yang dibolehkan.

  • Mengkonsumsi Kurma

Kurma adalah salah satu bahan makanan yang disarankan untuk berbuka. Selain mengandung gula alami, kurma juga sangat baik untuk Ibu hamil. Kurma mengandung vitamin B1 yang dapat mengatur gerak rahim.

  • Mengkonsusmi Jus Buah Sebagai Pengganti Kolak

Sebaiknya Ibu mengkonsumsi jus yang dibuat sendiri sebagai pengganti kolak agar kadar gula dalam tubuh bisa meningkat sedikit demi sedikit sehingga Anda tidak mudah kehabisan tenaga. Namun sebaiknya Anda tidak menggunakan buah yang memiliki rasa asam karena dapat menyebabkan puasa Anda terganggu.

  • Tidak Langsung Makan Banyak

Saat berbuka puasa, sebaiknya Anda tidak langsung makan berat. Setelah membatalkan puasa, sebaiknya Anda shalat Magrib terlebih dahulu. Setelah itu, Anda bisa mulai mengkonsumsi makanan yang mengandung karbohidrat, protein, sedikit lemak dan sayuran. Setelah Tarawih, Anda bisa kembali mengkonsumsi berbagai makanan yang mengandung karbohidrat, protein dan karbohidrat. Namun pastikan Anda tidak mengkonsumsi makanan yang terlalu dingin atau pedas.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY