Tips Pasca Putus, Balikan atau Move On?

Hubungan Asmara yang dijalani orang pada umumnya adalah hal yang sangat indah. Saling mencintai satu sama lain menjadi kehendak antara pasangan yang satu dengan pasangan lainnya. Menjalani hubungan asmara tentunya pula akan diperhadapkan oleh berbagai ujian dan coban, sama halnya dengan pepatah kuno ‘semakin tinggi pohon, semakin kencang pula anginnya’. Pepatah tersebut sangatlah cocok dan pas bagi hubungan asmara yang Anda jalani dengan si dia. Hubungan asmara yang telah lama terjalin akan dihadapkan pada ujian berat yang beragam.  Menjalin hubungan dengan kekasih yang sudah pacaran bertahun-tahun pasti sangat menyedihkan ketika harus mengakhiri hubungan. Banyak pasangan yang memilih untuk balikan lagi meski masalah yang lalu sangat berat, tapi ada juga yang sudah benar-benar sadar bahwa putus merupakan keputusan terbaik. Jika Anda memiliki pemikiran untuk menilai hubungan asmara yang Anda jalani dengan si dia layak dan pantas untuk dipertahankan, maka semuanya tergantung pada alat ukur apa yang Anda gunakan dalam menilainya. Misalnya saling support dalam suatu hubungan, memiliki visi dalam hubungan asmara yang Anda jalani dengannya. Hal diatas merupakan beberapa hal yang seringkali menjadi alat ukur yang secara umum dilakukan untuk menilai hubungan Anda pada fase kritis ataupun pasca putus dengannya. Putusnya suatu hubunga asmara tidak lantas Anda menyikapinya secara negatif melainkan Putusnya suatu hubungan asmara bisa menjadi hal yang positif, jika pacaran selingkuh melulu dan nggak bisa mempertahankan hubungan,” ujar psikolog Rosalina Verauli, M.Psi.

Berikut merupakan tips yang dikemukakan oleh psikolog Rosalina Verauli, M.Psi., bagi Anda untuk dapat menilai hubungan Anda apakah layak dan patas untuk diperbaiki dan dipertahankan atau sebaliknya. Hal-hal dibawah ini tentunya akan adapat membantu Anda untuk mempertimbangkan keberlanjutan hubungan asmara Anda atau sebaliknya, mana saja menjadi hal-hal yang dapat ditolerir atau sebaiknya Anda move on pasca putusnya hubungan Anda dengan si dia, antara lain :.

1. Kekerasan Fisik

Jika Anda mengalami kekerasan fisik dari kekasih, jangan pernah membenarkannya, sekalipun dia terlihat sangat menyesal telah melakukannya atau menyesal putus sama mantan. Anda tidak perlu memberikan kesempatan kedua. Sekali dia melakukannya, tidak menutup kemungkinan dia akan bersikap sama di lain hari.

2. Selingkuh

Ada wanita yang memilih untuk memaafkan kekasihnya yang berselingkuh, tapi sebelum memutuskan untuk kembali padanya, pikirkan baik-baik. Jika Anda mengetahui pria telah berselingkuh, tentu Anda jadi sulit mempercayainya. Kalau sudah begitu, hubungan akan dipenuhi dengan perasaan khawatir dan curiga. Selain itu, tidak ada yang bisa menjamin si dia tidak akan melakukannya lagi. Jika seseorang sungguh-sungguh mencintai Anda, maka dia tidak melakukan perselingkuhan.

3. Kekerasan Verbal

Kekerasan verbal sama ‘jahatnya’ dengan kekerasan fisik. Kekerasan verbal seperti berteriak, bersumpah dan menjelek-jelekan Anda. Sikap si dia yang seperti itu sangat mengkhawatirkan untuk perkembangan diri Anda. Hal tersebut tentunya akan membuat Anda stress dan tertekan. Pantaskah pria seperti itu dipertahankan? Tentu Anda tahu jawabannya.

4. Menjauhkan Anda dari Keluarga & Teman

Hal yang tidak bisa ditolerir dalam hubungan asmara ketika kekasih menjauhkan Anda dari orang-orang terdekat seperti keluarga dan teman. Waktu Anda harus lebih banyak dengannya dan melarang banyak hal. Sikapnya yang posesif itu tentu membuat hubungan jadi tidak sehat. Keluargan dan sahabat merupakan orang terpenting di hidup Anda.

Sedangkan, tanda-tanda berikut ini memberikan ‘lampu hijau’ bahwa Anda bisa balikan dengan mantan kekasih. Ini dia:

1. Putus karena Masalah Kecil

Terkadang Anda mengkahiri hubungan bukan karena masalah yang besar. Cekcok karena hal kecil juga bisa memicu berakhirnya hubungan karena mungkin pada saat itu Anda dan si dia sama-sama emosi. Jika pada saat itu Anda putus karena si dia tidak menjemput Anda di kantor atau dia lupa untuk menelepon Anda, berarti masalahnya tidak cukup besar. Jika pada dasarnya si dia orang yang baik dan sesuai dengan kriteria Anda tidak ada salahnya untuk kembali menjalin hubungan.

2. Teman & Keluarga Setuju Jika Anda Balikan

Teman dan keluarga bisa menjadi orang terjujur di hidup Anda. Jika orang-orang terdekat Anda merasa Anda dan si dia tidak memiliki masalah yang cukup berarti dan setuju untuk Anda kembali ke pelukan mantan, Anda bisa mempertimbangkannya.

3. Si Dia Telah Berubah

Anda melihat sosok yang berbeda dari mantan yang dulu dengan sekarang. Sosok si dia saat ini lebih dewasa, bertanggungjawab, dan lebih perhatian mungkin Anda bisa memikirkan kembali untuk memulai hubungan asmara lagi. Tapi Anda harus benar-benar melihat perubahannya, bukan hanya dari omongannya belaka.

4. Keadaannya Telah Berubah

Alasan Anda bisa kembali lagi dengan si mantan adalah karena sekarang keadaannya telah berubah. Jika tahun lalu, Anda berpisah karena dia pindah kerja dan Anda tidak bisa menjalani hubungan jarak jauh. Keadaan saat ini, si dia telah kembali ke kota Anda dan masih memiliki perasaan terhadap Anda, maka hal yang bagus jika Anda bisa bersama lagi.

Avatar
Ardiansyah Arafah
Penggebuk drummer yang juga hobi menuangkan isi pikirannya dalam bentuk tulisan. Kebanyakan tulisannya berbentuk tips dan trik percintaan yang tampaknya diangkat dari pengalaman pribadinya saat sering menjadi sasaran timpuk penonton waktu manggung (heh?)

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...