Tips Agar Hubungan Tidak Canggung Dengan Atasan Saat Hubungan Asmara Berakhir

Menjalin suatu hubungan asmara dengan seseorang yang berada dalam satu lingkungan kerja yang sama tentu akan menjanjikan bagi pasangan untuk dapat lebih sering bertemu, dibandingkan jalinan hubungan asmara yang tidak dalam kondisi demikian. Namun intensitas permuan yang tinggi cenderung pula membuat mereka dapat menciptakan rasa bosan saat mereka tidak dapat menjaga dan mengatur hubungan mereka tersebut. Ketika suatu hubungan asmara seseorang dengan lingkungan kerja yang sama terlebih atasan, dimana pada kondisi ini masing-masing sudah merasa bosan tentu mereka pun akan sangat rentan dengan konflik dan tentunya dapat membuat hubungan asmara yang terjalin antara mereka menjadi renggang bahkan putus.

Ketika Anda berada dalam kondisi ini, tentu berakhirnya hubungan asmara Anda dengan seseorang yang berada dalam satu lingkungan sekerja yang sama, terlebih si dia adalah atasan Anda tidak lantas membuat Anda menghiraukan kebijakan tempat Anda bekerja. Tempat Anda bekerja pun tentunya menghendaki agar setiap karyawan dapat selalu membina hubungan yang baik dengan karyawan lainnya, termasuk mantan Anda.

Perasaan canggung dan kaku tentu akan menjadi perasaan Anda ketika barada dalam kondisi yang mengharuskan Anda berkomunikasi dengan sang mantan yang tidak lain adalah atasan Anda di kantor. Sehingga menuntut Anda harus mampu menunjukkan sikap yang profesional dalam kinerja Anda di kantor. Oleh karena itu berakhirnya hubungan asmara Anda dengan si dia yang berada dalam lingkungan kerja yang sama tidak lantas membuat Anda tidak dapat menunjukkan profesionalisme pada kinerja Anda dikantor ketika suatu kondisi mengharuskan Anda berkomunikasi dengan sang mantan. Berikut tips yang dapat membantu Anda tetap profesinal sehingga nantinya Anda pun tidak akan merasa canggung dengan sang mantan yang sekantor dengan Anda, sebagaimana yang dirangkum dalam Future Scope’s antara lain :

1. Menyelesaikan Masalah

Berakhirnya hubungan asmara Anda dengan sang mantan yang tidak lain juga bekerja pada tempat yang sama dengan Anda, terkadang membuat Anda masih belum secara utuh menyelesaikan masalah dengannya. Kondisi demikian tentu membuat Anda merasa canggung ataupun  menjadi tidak respon dengannya. Namun bersikap demikian hanya akan membuat Anda tidak dapat menunjukkan profesinalisme dalam bekerja.

Oleh karena itu, jika memang Anda masih menyisakan hal-hal yang masih harus Anda bicarakan, maka komunikasikanlah masalah tersebut dengannya. Mengeluarkan unek-unek tentang segala hal yang membuat hubungan asmara Anda berakhir, dapat membuat Anda menjadi lebih nyaman nantinya. Sehingga dengan jalan menyelesaikan masalah dengan sang mantan yang tentunya harus disertai dengan komunikasi yang baik dengannya, nantinya dapat membuat Anda tidak lagi menjadi canggung ketika Anda harus berkomunikasi dengannya khususnya dalam hal pekerjaan Anda.

2. Saling Menghargai Ruang Gerak

Berakhirnya hubungan asmara Anda dengan si dia, tentu membuat Anda dan sang mantan saling menjaga jarak satu sama lain, baik itu untuk menghindari konflik dengannya ataupun untuk menenangkan Anda ketika masih tidak ingin berkomunikasi dengan si dia. Namun kondisi tersebut tidak lantas harus membuat Anda tidak nyaman. Saling menghargai ruang gerak masing-masing pasangan dapat Anda maknai sebagai suatu momen yang tepat untuk dapat melupakan sang mantan. Sehingga Anda pun hanya akan bertemu pada saat-saat tertentu seperti waktu meeting. Dengan saling memberikan dan menghargai ruang gerak antara Anda akan membuat Anda menjadi lebih tenang ketika harus bertemu dan berkomunikasi dengannya.

3. Menjaga Profesionalisme Kerja

Berakhirnya hubungan asmara Anda dengan si dia yang sekantor dengan Anda tidak lantas membuat kinerja dan prestasi bekerja Anda menjadi turun. Ketika berakhirnya hubungan asmara Anda dengannya membuat kinerja Anda menjadi menurun hanya akan membuat Anda dinilai tidak profesional oleh atasan tempat Anda bekerja. Oleh karena itu, berakhirnya hubungan asmara Anda tidak lantas membuat kinerja Anda menurun, sehingga Anda pun harus mampu menjaga profesionalisme Anda dalam bekerja.

4. Tidak Saling Bercerita Hal-hal yang Sensitif

Saat sang mantan sudah mampu menjaga profesionalismenya dalam bekerja dan tidak lagi berkomunikasi dengan Anda tentang segala hal yang menyangkut pekerjaan, maka Anda pun sebaiknya dapat menunjukkan sikap yang sama. Komunikasi Anda dengannya tidak harus diisi dengan membahas masalah penyebab hubungan asmara Anda dengannya. Oleh karena itu, dalam berkomunikasi dengan sang mantan di kantor Anda tentunya dapat menghindari segala pembicaraan yang dapat membuat Anda berdebat dengannya nanti. Menunjukkan sikap demikian hanya akan membuat Anda dinilai tidak profesional dalam bekerja.

@PriskaYan
Freelance writer, event organizer, animal lover and K-Pop freak.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Budaya Hingga Fisik Menjadi Alasan Orang Tua Tidak Memberikan Restunya

Hubungan asmara yang terjalin namun kemudian tidak mendapat restu dari orang tua tentu akan menjadi suatu kisah yang dapat memberikan Anda pemahaman dalam mekanai...

Survei: Pelukan Menjadi Senjata Ampuh Untuk Membahagiakan Wanita

Terkadang, ketika seorang pria menjadi sulit untuk memahami pasangan wanitanya yang menunjukkan sikap yang selalu ngambek hingga bersikap marah tanpa sebab. Terlebih ketka mereka...

Hubungan Tidak Mendapatkan Restu OrangTua? 64% Pasangan Memilih Putus

Menjalin hubungan asmara tentu akan menjadi keinginan setiap orang. Ketika mereka sudah berada pada kondisi ini, tentu pasangan pun akan sudah memiliki cita-cita dan...