" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

Hasil Penelitian: Cinta Tak Bisa Dipaksakan itu Cuma Omong Kosong!

Kata orang “cinta itu urusan hati tak pernah bisa dipaksa memilih tak pernah bisa ditahu kapan datang dan pergi”. Kita semua mungkin setuju dengan hal seperti itu, karena emang yang namanya cinta itu soal perasaan dan hati.

Mungkin kamu semua sering dengar kata-kata bijak kayak gitu yang menegaskan kalau cinta itu tak bisa dipaksakan. Tapi apa emang bener kejadiannya kayak gitu? Terus yang katanya “gak mau pacaran dulu” tapi besoknya udah jadian sama yang lain bagaimana? Itu sih emang karena gak mau aja ya, Cuma biar nolaknya gak nyakitin banget kepaksa bohong aja meski ujung-ujungnya nyiksa juga.

Nah, mungkin kamu bakal kaget nih karena hasil penelitian studi psikologi yang judulnya Regulation of Romantic Love Feelings: Preconception, Strategies dan Feasibility malah menyebut kalau istilah cinta tak bisa dipaksakan itu Cuma omong kosong. Dari hasil penelitiannya malah ditemukan fakta kalau sebenarnya semua orang bisa membuat perasaannya sendiri, entah itu untuk mencintai atau tidak mencintai.

Hal tersebut ditemukan setelah melibatkan puluhan orang, 20 orang yang sedang pacaran dan 20 orang yang baru saja putus. Dengan skala 1 sampai 9 para partisipan diminta untuk mengisi kuisioner khusus dan diminta untuk memandang 30 foto pasangan dan mantannya. Mereka juga diminta untuk memikirkan hal-hal positif dan negatif tentang pasangan atau mantannya sampai membayangkan masa depan bersama pasangan dan mantannya sambil para peneliti memperhatikan gelombang otak para peserta.

Dalam penelitian tersebut ditemukan jika saat para partisipan berpikir positif tentang pasangan atau mantannya mereka dapat mengatur perasaan cintanya yang mana secara alami membuat mereka jadi ingin lebih dekat dari sebelumnya. Sedangkan saat para partisipan berpikir negatif gelombang otak dan perasaannya tak dapat terkendali yang membuat mereka justru merasa kehilangan kedekatan emosional.

Dari hasil penelitian tersebut ditemukan fakta jika pada dasarnya rasa cinta itu tetap dapat di kontrol oleh orang itu sendiri, tak seperti yang selama ini diketahui dari kata-kata bijak yang menyebut kalau cinta itu tak bisa dipaksakan. Karena faktanya disaat ada usaha untuk berpikir positif maka rasa cinta itu bakal tumbuh dan makin kuat. Begitu juga disaat hubungan mulai renggang, dengan berpikir positif tentang pasangan maka hubungan bakal kembali hangat. Sebaliknya jika berpikir negatif maka rasa cinta itu tidak bakal tumbuh atau makin berkurang.

Jadi kesimpulannya, cinta tak dapat dipaksakan Cuma omong kosong belaka. Atau ya seperti faktanya Cuma sekedar kiasan saja. Well, buat kamu para cowok gak usah percaya ama cewek yang bilang kayak gitu, intinya mah dia gak sauka kamu, mungkin karena soal sifatmu, kebiasaanmu atau muka hehe becanda.

Muhammad Yassir
Muhammad Yassir
Sebagai seorang petualang cinta, penulis ini banyak menuangkan pengalaman pribadinya di segiempat.com. Saat ini ia adalah kontributor yang aktif, dengan tulisan terbanyak khususnya di subjek "patah hati", yang tampaknya diangkat dari pengalaman pribadi...

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

4 Tips Berhenti Menjadi Sosok Wanita Drama Queen

Perjalanan hubungan asmara tentunya membuat seseorang berada dalam suatu kebahagiaan dan juga resiko akan segala hal yang dimungkinkan timbul dalam jalinan asmara yang terjalin...

3 Perayaan Kasih Sayang Bagi Jomblo Selain Hari Valentine

Setiap orang yang menjalin hubungan asmara dengan sang kekasih tentunya akan menjadi sepakat bahwa tanggal 14 Februari merupakan hari cinta dan kasih sayang. Kenapa...

Cara Agar Anda dan Kekasih Tidak Perlu Boros Saat Valentine

Hari kaskih sayang yang jatuh pada tanggal 14 Februari tentu akan menjadi momen perayaan yang sangat membahagiakan selain hari spesial lainnya bagi mereka yang...