Begini Cara Bertengkar Yang Baik

Menjalin sebuah hubungan dengan orang yang kita cintai, itu sebenarnya tidak hanya membutuhkan dasar cinta. Karena nyatanya menjalani sebuah hubungan itu juga dibutuhkan pengorbanan, saling mengerti bahkan saling mengalah satu sama lain.

Saya bisa bilang kalau hal seperti itu tak jarang dilupakan setiap pasangan. Nah, saya mau nanya nih, pernahkah Anda dan pasangan Anda bertengkar tentang suatu hal kecil lalu entah bagaimana pertengkaran itu berubah menjadi perkelahian habis-habisan di mana Anda berteriak tentang hal-hal yang terjadi bulan atau bahkan bertahun-tahun lalu? Yang bahkan bikin Anda seperti orang kesurupan saking emosinya. Jika demikian, salah satu atau kedua dari Anda mungkin tidak tahu “cara bertengkar yang baik”!

Begini-Cara-Bertengkar-yang-Baik-oleh-SegiEmpatPertengkaran dalam sebuah hubungan itu memang wajar-wajar saja terjadi, Cuma sewajar apapun itu pertengkaran tidak harus sampai teriak-teriak kayak orang kesurupan apalagi kalau sampai harus adu fisik. Lagi pula kalau itu Cuma masalah kecil kan masih bisa diselesaikan dengan baik, Cuma ya memang kalau ego masing-masing terlalu besar ya susah buat diselesaikan.

Lantas bagaimana sih sebenarnya cara bertengkar yang baik?Berikut adalah cara bertengkar yang baik dan jika Anda menerapkannya, Anda akan memiliki hubungan yang sehat dan bahagia.

  1. Jangan takut berkonfrontasi dan Diskusikan Masalah sesegera mungkin.

Salah satu hal yang sering terjadi kalau lagi bertengkar itu selalu saja ada salah satu pihak yang pergi meninggalkan pasangannya. Biasanya sih karena pengen mengalah dan biar masalah tidak makin runyam. Harus Anda tahu, Anda tidak dapat menyelesaikan masalah jika anda terlalu takut untuk mengkronfrontasikannya.

Anda harus membicarakan hal-hal yang mengganggu Anda agar Anda dan pasangan Anda bisa benar-benar menjadi sebuah tim. Pernikahan membutuhkan dua orang, jadi berbicaralah! Pergi meninggalkan pasangan memang bisa dilakukan demi alasan mengalah. Tapi itu sama saja jika Anda tidak berusaha untuk menyelesaikan masalah. Yang ada Anda justru makin menumpuk masalah dan bahkan memperunyam keadaan.

Menumpuk masalah hanya akan menghasilkan ledakan lebih besar di kemudian hari. Jika Anda di depan umum atau di suatu tempat di mana Anda tidak merasa nyaman untuk menyelesaikan suatu masalah ini setidaknya akuilah bahwa memang ada masalah antara Anda berdua dan tetapkan waktu tertentu untuk berbicara tentang masalah tersebut ketika Anda berada di tempat atau kondisi yang lebih nyaman.

  1. Nyatakan dengan jelas apa yang mengganggu Anda dan jangan melebar dari masalah yang ada.

Jelaskan tentang hal yang membuat Anda kesal dan kenapa. Menjelaskan sedetail mungkin akan membantu pasangan Anda memahami sudut pandang Anda dan mencari cara terbaik untuk mengatasi masalah tersebut. Sering kali, kita mulai berdebat tentang remah-remah di atas meja dan lalu berakhir dengan kalimat “dan aku benci ketika kamu melakukan ini dan aku kesal ketika Anda melakukan itu!” Tetaplah fokus pada masalah yang ada saat ini saja.

  1. Hindari Generalisasi

Kalau mau jujur ya, kebanyakan pasangan yang sedang bertengkar itu sering menggeneralisasi keadaan. Misalnya nih:

Pasangan: kemarin kamu kemana aja seharian? Dihubungin gak aktif, tanyain teman katanya kamu udah pulang, kamu selingkuh ya?!

Anda: duh kamu tuh ya selalu saja curigaan, kenapa sih curigaan mulu terus kenapa juga sampe harus nanya ke teman-teman aku? emang yang pacaran aku atau teman aku?

Pasangan: hah aku yang salah?! Yang tidak bisa dihubungin siapa? Yang gak ngasih kabar siapa? Terus yang salah aku, kenapa sih kamu gak pernah ngertiin aku!

Cobalah untuk tidak berkata, “Kamu selalu” atau “Kamu tidak pernah” karena kata-kata ini menyebabkan orang menjadi defensif dan dapat memicu pasangan Anda untuk menyerang Anda. Secara psikis seseorang kalau “diserang” akan bersikap defensif, kucing aja kalo disiram air pasti kabur kan? itu bukan Cuma karena kucing gak suka air tapi itu sikap defensifnya. Ya biar gak kesiram air sih.

  1. Percayalah pada apa yang dikatakan pasangan Anda

Jika Pasangan Anda berkata “Kamu tuh begini”, maka kemungkinan besar memang begitulah adanya Anda. Jangan malah mengatakan “Aku nggak gitu kok!”, hayo jujur deh pasti Anda seperti itu kan? memang sih Anda pun kalau diserang pasti bakal bersikap defensif.

Cuma ayolah jangan seperti orang yang amnesia. Kalau memang pacar Anda ngomel-ngomel sambil ngunyah kembang 7 rupa mengeluhkan perilaku Anda, itu bisa berarti Anda memang seperti yang dia keluhkan. Percayalah bahwa pasangan Anda cukup mengenal Anda dengan baik dan bahwa dia tidak akan berbohong kepada Anda tentang apa yang dia lihat.

  1. Hindari penghinaan secara personal

Jangan katakan hal-hal yang tidak dapat Anda tarik kembali (dan akan membuat Anda menyesal di kemudian hari). Menyerang karakter pasangan Anda atau penampilan pasangan Anda adalah sesuatu yang benar-benar bisa melukai mereka dan mereka akan mengingatnya dan memikirkan hal itu karena penghinaan itu berasal dari mulut Anda. Percayalah hal seperti ini tidak akan membuat Anda merasa puas, yang ada hubungan Anda tidak akan seharmonis seperti sebelumnya.

  1. Dengarkan dengan seksama

Merasa benar, paling benar bahkan selalu benar. Diakui atau tidak itu selalu ada di dalam diri, karena memang sebenarnya itu adalah bagian dari ego kita. Cuma sebagai manusia Anda semua tentu tahu kalau kita itu tidak selalu benar.

Sadarilah bahwa Anda TIDAK selalu benar! Jadi tidak ada salahnya Anda dengarkan apa yang pasangan Anda katakan ketika Anda mengalami konflik. Dengan cara ini Anda akan belajar apa yang salah dan belajar untuk tidak mengulanginya lagi.

  1. Bertengkarlah dengan tujuan untuk memecahkan masalah, bukan untuk menang

Di luar sana, sebenarnya masih banyak orang yang salah memahami apa sih pertengkaran itu. Umumnya pertengkaran yang selama ini kita lihat itu seperti kayak sabung ayam, yang mana masing-masing punya alasan kuat untuk mengalahkan lawannya. Padalah faktanya, apalagi dalam sebuah hubungan itu pertengkaran adalah fase untuk saling mengenal bahkan saling melengkapi satu sama lain.

Pertengkaran bukanlah kompetisi atau pertandingan. Semakin Anda berdua menyadarinya, Anda berdua akan bahagia. Renungkanlah bahwa tidak ada pihak yang benar-benar menang ketika Anda bertengkar. Kemenangan dalam pertengkaran adalah ketika Anda berdua mampu menyelesaikan masalah dan tidak kembali mengulanginya.

  1. Selalu Ingatkan pasangan bahwa Anda mencintainya

Biarkan pasangan Anda tahu bahwa Anda mencintai mereka setelah masalah Anda terselesaikan. Mengatakan “Aku sayang kamu” tentu saja merupakan cara yang paling jelas, tetapi sebuah pelukan hangat atau ciuman penuh gairah adalah cara lain yang dapat Anda lakukan untuk meringankan suasana hati / ketegangan antara Anda dan pasangan. Cuma ya tetap saja ini butuh sifat pengertian, pengorbanan dan saling mengalah. Misalnya mengalah karena memang salah, bukannya udah salah malah merasa benar.

Yang namanya hubungan yang sehat itu pun kadang dihiasi dengan pertengkaran, tapi bukan yang kayak kesurupan.

 

Avatar
Erwin Miradi
Internet marketer, PHP geek, dan seorang gamer sejati. Sebagai Internet Marketer yang sudah bergelut dengan situs dan blog sejak 2006, Erwin Miradi banyak menulis tentang turorial WordPress yang diambil dari pengalamannya sendiri.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...