7 Tips Menjaga Profesionalitas Kerja Saat Naksir Dengan Atasan

Padatnya runitas pekerjaan Anda di kantor, tentu menjadikan Anda lebih sering menghabiskan waktu di tempat Anda bekerja. Terkadang hal demikian membuat seseorang menjadi lupa dengan hal asmara dalam kehidupannya. Ketika Anda berada pada kondisi ini, tentunya dimungkinkan mula Anda lebih cenderung untuk mencari pasangan di tempat Anda bekerja yang mungkin dengan menjalin kedekatan dengan rekan kerja Anda ataupun bahkan menjalin hubungan asmara dengan atasan Anda sendiri.  Namun sebenarnya, ketika Anda menjalin suatu kedekatan atau ketika Anda memiliki rasa simpatik terhadap rekan kerja Anda ataupun atasan Anda, tentu hal demikian akan menjadi suatu kondisi yang rumit bagi Anda. Oleh karena, Anda akan menjadi sangat sulit untuk menyeimbangkan antara perasaan dan profesionalitas kerja Anda di kantor sehingga ketika Anda tidak dapat menjaga dengan baik hal tersebut dan tentunya dapat berakibat pada kelangsungan karir di tempat Anda bekerja. Oleh karena itu, Anda tentunya dituntut untuk tetap bisa menjaga profesionalitas kerja Anda meskipun Anda naksir dengan atasan Anda di kantor. Berikut terdapat tujuh tips, agar Anda dapat menjaga profesinalitas kerja Anda ketika Anda naksir dengan atasan Anda di kantor sebagaimana yang dipaparkan MedGuru, antara lain :

1. Melihat Peraturan Perusahaan

Tentunya ketika seseorang mengalami jatuh cinta dengan atas mereka di kantor, tentu akan menjadi yang yang sulit dalam menyeimbangkan antara perasaan dan apa yang menjadi tugas Anda di kantor. Hal demikian dikarenakan Anda sedang merasakan kasmaran dan cenderung menjadi mabuk asmara. Hal tersebut tentunya membawa pengaruh bagi Anda untuk lebih berfikir jernih dengan apa yang seharusnya menjadi kewajiban Anda. Anda tentunya pula haru mengetahui, bahwa terdapat beberapa perusahaan yang tidak hanya memiliki aturan terkait dengan pekerjaan melainkan juga memiliki aturan terhadap hubungan asmara bagi mereka yang berada dalam lingkup kerja yang sama. Biasanya aturan tersebut didasarkan guna agar mereka yang berada dalam lingkup kerja yang sama selalu dapat menjaga dan memaksimalkan profesionalitas kerja mereka. Apabila terjalin suatu hubungan asmara dengan rekan kerja terlebih dengan atasan pada suatu perusahaan yang sebelumnya telah mengatur hal tersebut, tentunya dapat berakibat perusahaan akan melakukan over division, mutasi bahkan hingga pemberhentian salah satu dari mereka apabila memiliki jabatan sebagai rekan kerja. Namun, ketika Anda menjalin hubungan asmara dengan atasan tentunya Anda lah yang menjadi sasaran dari beberapa akibat yang dimungkinkan terjadi tersebut. Oleh karena itu, terlebih dahulu tentunya Anda harus melihat dan mengecek perihal peraturan yang mengatur tentang asmara tersebut sebelum menjalin kedekatan dengan rekan kerja ataupun atasan Anda sendiri.

2. Mengedepankan Profesionalisme Kerja

Anda bekerja dan kemudian difasilitasi serta diberikan tunjangan oleh karena perusahaan menganggap Anda memiliki kompetensi dengan apa yang Anda kerjakan, sehingga perusahaan tentu menuntut Anda agar dapat bersikap profesional dengan apa yang Anda kerjakan. Hal tersebut tentunya harus Anda perhatikan agar Anda bisa lebih mengedepankan pekerjaan Anda meskipun Anda menjalin kedekatan dengan atasan Anda di kantor. Ketika Anda berada pada kondisi ini, sebaiknya Anda selalu fokus dan tidak memberikan ruang untuk melamunkan atasan yang Anda taksir, mengenakan pakaian yang berbeda dari biasanya dengan tujuan menarik perhatian atasan yang Anda taksir. Beberapa hal demikian adalah salah satu bentuk dari sikap profesionalitas kerja yang Anda tunjukkan.

3. Mengatur an Menjaga Tingkah Laku

Ketika seseorang jatuh cinta dengan atasannya di kantor, tentu hal tersebut cenderung membuat seseorang yang mengalaminya akan menjadi lose kontrol terhadap tingkah lakunya sendiri. Menjadi grogi ketika bertemu dengan si dia, membelai rambut, tersenyum tanpa henti merupakan beberapa hal yang terkadang ditunjukkan seseorang ketika sedang naksir dengan atasan mereka di kantor. Ketika Anda berada dalam kondisi ini maka sebaiknya untuk tidak menunjukkan hal demikian sehingga meskipun Anda mengalami perasaan jatuh cinta, Anda selalu bisa mengatur dan menjaga tingkah laku Anda dengan si dia dalam menjaga profesinalitas kerja Anda yang tentunya memiliki resiko.

4. Tetap Mengatur Jarak

Mungkin Anda sudah menjalin kedekatan ataupun menjalin hubungan asmara dengan atasan Anda di kantor. Namun, kondisi demikian tidak harus membuat Anda ataupun si dia menunjukkan suatu kondisi yang berbeda misalnya menghampiri atasan Anda setiap saat, membuatkannya kopi yang biasanya dikerjakan oleh office boy. Meskipun atasan Anda adalah pasangan Anda, namun Anda harus tetap bisa mengatur jarak dengannya dalam menjaga profesionalitas Anda dan si dia dalam bekerja.

5. Siap Dengan Segala Kondisi

Bagi mereka yang menjalin hubungan istimewa dengan atasannya, cenderung membuat akan merasa terbantu termasuk dalam kesalahan ataupun dalam melakukan perkerjaan Anda. Namun pada kenyataannya, atasan yang merupakan pasangan mereka sendiri tidak menerima ataupun menolak hasil yang dikerjakan oleh pasangannya. Oleh karena itu, ketika Anda berada dalam kondisi ini tentunya Anda harus mempersiapkan diri terlebih dahulu bahwa tidak semua hal yang Anda lakukan dalam pekerjaan Anda di kantor, mendapatkan bantuan dari pasangan Anda. Hal demikian tentu bertujuan agar masing-masing pasangan dapat menjaga profesinalitas mereka saat bekerja satu sama lain dan tentunya Anda harus bisa memahami hal tersebut.

6. Mempertimbangkan Segala Konsekuensi

Menjalin hubungan asmara dengan atasan di kantor tentu menjadi suatu kondisi yang memiliki kelebihan dan kekurangan. Hal demikian membuat mereka yang berada pada kondisi tersebut harus bisa dengan baik mempertimbangkan segala konsekuensi yang dimungkinkan terjadi. Untuk kelebihan pada kondisi tersebut misalnya seperti Anda dapat saling mengerti dengan beban kerja satu sama lain, menjadi lebih bersemangat ataupun menjadi lebih sering bersama adalah beberapa kondisi yang menguntungkan Anda. Namun disisi lain tentu terdapat pula kekurangan misalnya ketika Anda ternyata harus berpisah tentu akan menciptakan suatu kondisi yang canggung yang dimungkinkan ditunjukkan oleh Anda ataupun si dia. Oleh karena itu, Anda terlebih dahulu harus mempertimbangkan segala kondisi ketika Anda berkeinginan menjalin hubungan asmara dengan atasan Anda.

7. Berfikir Cerdas

Ketika Anda naksir dengan atasan Anda tentunya Anda harus berfikir cerdas untuk dapat memperhitungkan segala masalah yang dimungkinkan timbul antara Anda dengan si dia. Mungkin Anda sudah merasa dekat dengan si dia, namun Anda harus bisa menerima resiko terburuk ketika ungkapan cinta Anda tidak mendapatkan respon sebagaimana yang Anda inginkan dari si dia yang merupakan atasan Anda. Tentunya Anda harus dapat bersikap terbuka dengan si dia bahwa apapun hasilnya, Anda dapat meyakinkannya bahwa hal tersebut tidak akan mempengaruhi profesinalitas Anda dalam bekerja nantinya.

@RitaManggulu
@RitaManggulu
Cewek sederhana dengan 3 hobi: menulis, masak dan main bareng Lil' Tomi. Semua tulisan ini adalah bukti bahwa keinginan tulus berbagi tidak dapat dipatahkan oleh keterbatasan jarak maupun waktu. XoXo

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...