5 Cara Mengakhiri Hubungan Asmara yang Sudah Tidak Sehat

Ketika seseorang telah berani untuk mengambil keputusan dalam kehidupan asmara mereka dengan menjalin suatu hubungan asmara dengan seorang pria, tentunya mereka sudah siap untuk menerima segala resiko ataupun konsekuensi yang nantinya dimungkinkan timbul dalam perjalanan hubungan asmara yang mereka jalin. Bersikap dan berbicara kasar, selalu berbohong, hingga berseling tentu menjadi resiko seseorang ketika mereka telah mengikatkan diri mereka dalam jalinan hubungan asmara dengan seorang pria. Pada kondisi, Anda pun tentunya akan harus secara siap menerima segala hal di atas yang kemudian akan menjadi resiko dalam kehidupan asmara Anda bersama sang kekasih.

Tentu pula ketika kekasih Anda menunjukkan hal sebagaimana yang sebelumnya telah disebutkan di atas, tentu Anda pun tentunya sudah harus menyadari sejak dini, bahwa sikap kekasih yang demikian menandakan bahwa hubungan asmaraANda bersamanya sebenarnya sudah tidak lagi hangat dan tidak berjalan dengan sehat lagi. Hubungan asmara yang ideal tentunya saja akan mencerminkan suatu hubungan yang semakin dewasa dan hangat seiring dengan waktu berjalanan jalin hubungan asmara diantara sepasang kekasih. Namun, ketika dalam hubungan asmara Anda bersama sang kekasih ternyata Anda dan si dia tidak menunjukkan sikap yang bijak satu sama lain dan lebih dapat saling memahami karakter masing-masing. Maka tentulah hubungan asmara Anda dengannya sebenarnya sudah atidak lagi pantas dan layak untuk dipertahankan.

Namun pada kondisi ini, sebagian besar kaum wanita yang mengalami al serupa, cenderung tidak berani untuk menambil keputusan untuk mengakhiri hubungan asmara mereka dengan sang kekasih. Seringkali hal yang menjadi pertimbangan mereka adalah usia pacaran yang sudah terjalin lama, tidak ingin memulai suatu proses baru ketika nantinya ia telah memiliki pasangan yang baru ataupun alasan-alasan yang lain seringkali membuat mereka tetap bertahanan dalam jalinan hubungana asmara bersama sang kekasih yang sebenarnya sudah tidak lagi berjalan secara sehat. Sehingga memilih untuk bertahan dalam jalinan hubungan asmara yang sebenarnya tidak seha artinya mereka sudah terjebak dalam hubungan asmara yang mereka rahut selama ini. Oleh karena itu, ketika Anda berada pada kondisi ini maka sebaiknya Anda dapat bersikap dengan tegas dengan meyakinkan diri Anda jika Anda sudah menyadari bahwa hbuungan asmara yang Anda jalin bersama sang kekasih sudah lagi tidak hangat dan berjaln tidak sehat. Berikut terdapat lima langkah yang dapat Anda lakukan guna dapat membuat Anda menjadi lebih berani untuk mengambil keputusan yang tegas dalam hubungan asmara Anda dengan sang kekasih yang sebanarnya sudah tidak sehat lagi, sebagaimana yang dirangkum dari The Frisky. Berikut lima langkah yang dimaksud antara lain :

1. Tidak Lagi Terbujuk 

Ketika kekasih Anda sudah berulang kali menyalahi segala hal yang menjadi komitmen Anda bersamanya sebelum Anda menjalin hubungan asmara dengannya, misalnya berjanji untuk tidak berselingkuh ataupun tidak bersikap kasar dengan pasangan. Kemudian si dia pada akhirnya melakukan dan melanggar hal-hal tersebut untuk kesekian kalinya. Tentu apapun yang menjadi alasan dari seng kekasih, ketika ia sudah bersikap demikian pada Anda, maka sebaiknya Anda tidak lagi meneriman permintaan maaf dan bujukan si dia. Menerima maaf dan bujukan ketika sang kekasih sudah bersikap demikian kepada Anda, hanya akan membuat Anda pada nantinya tersakiti untuk kedua kalinya. Tentu Anda tidak ingin mengambil resiko terhadap hal tersebut. Sehingga Anda pun nantinya tidak akan terjebak dalam suatu hubungan asmara yang tidak sehat.

2. Tidak Berkutat Untuk Mencari Kesalahan

Ketika kekasih Anda membenarkan perbuatannya, baik atas perilaku posesif bahkan hingga perselingkuhan yang id lakukan dengan berusaha menyudutkan Anda. Maka sebaiknya Anda tidak perlu berfikir lama untuk saling memperdebatkan segala hal yang membenarkan tindakannya. Anda pun tidak perlu lagi untuk mencari kesalahannya. Sehingga pada kondisi ini, sebaiknya Anda dapat mengambil langkah yang tegas dan tidak lagi berkutan untuk mencari dan menyalahkan kesalahan masing-masing. Perselingkahan hingga bersikap kasar tentu bukan suatu sikap kasih sayang terhadap Anda. Sehingga Anda tentunya harus mampu untuk berfikir secara logis dalam menghadapi kondisi ini agar nantinya Anda dapat berkeputusan dan mengambil langkah tegas untuk mengakhiri hubungan asmara dengan si dia. Anda pun tidak perlu terjebak ketika si dia selalu bersaha mencari masalah dengan Anda.

3. Berfikir Dingin Sebelum Berkeputusan

Ketika Anda berdebat dengan kekasih sehingga terjadi konflik diantara Anda dengan si dia, tentunya Anda bersama sang kekasih masih dibawah tekanan psikologi yang emosi. Oleh karena itu, ketika Anda masih merasa emosi pasca bertengkar dengan sang kekasih, maka sebaiknya anda dapat memberikan waktu diri Anda untuk dapat menenangkan diridan berfikir dengan kepala dingin, agar segala keputusan yang nantinya Anda ambil sama sekali tidak akan meninggalkan penyesalah ketika Anda memiliki untuk mengkahiri hubungan asmara yang sebenarnya sudah tidak lagi berjalan sehat dengan sang kekasih.

4. Berfokus pada Permasalahan Hubungan Asmara Anda

Menjadi suatu kondisi yang tidak sejalan, ketika saat sang kekasih berselingkuh dan kemudian si dia berusaha menjelaskan hal tersebut yang tentunya dengan membela dirinya, sehingga hanya akan membuat Anda luluh dengan segala kenangan indah yang telah ia sampaikan pada Anda. Komunikasi demikian tentu dapat membuat Anda tidak lagi menjadi fokus dengan permasalahan Anda dengannya. Oleh karena itu, saat berkonfli dengan sang kekasih, dimana si dia sebenarnya sudah tidak lagi menjadi layak untuk dipertahankan menjadi kekasih, maka sebaiknya Anda tidak lupa untuk tetap fokus dengan masalah Anda dengannya. Sehingga nantinya Anda pun dapat bersikap tegas untuk mengakhiri hubungan asmara yang sudah tidak lagi berjalan sehat dengannya.

5. Tidak Perlu Menjadi Takut Patah Hati

Hal yang seingkali membuat kaum wanita menjadi gagal untuk menagakhiri hubungan asmara yang sebenarnya tidak lagi berjalan sehat dengan sang kekasih oleh karena mereka khawatit akan segala kondisi apabila hubungan asmara mereka berakhir nantinya. Merasa sendiri, tanpa perhatian orang terkasih membuat mereka tidak berani untuk mengakhiri hubungan asmaranya dengan sang kekasih. Ketika Anda berada dalam kondisi ini, maka tentunya Anda harus menyadari bahwa Anda sebenarnya sudah melakukan kesalahan dalam berfikir dan bertindak. Oleh karena itu, ketika hubungan asmara Anda memang sudah tidak lagi menjadi layak dan patut dengan sikap yang posesif ataupun tukang selingkuh ditunjukkannya, maka Anda tentunya harus mampu untuk berfikir logis dan tidak mengakhawatirkan kesendirian Anda nantinya. Apa jadinya jika sang kekasih tidak akan pernah berubah dengan sikap tersebut, terlebih ketika Anda telah menikah dengannya. Tentu Anda pun tidak ingin berada dalam kondisi yang hanya akan membuat Anda menyesal dengan keputusan yang telah Anda ambil nantinya. Tegas dan rasional menjadi kunci dalam mempertimbangkan segala hal yang menyebabkan hubungan asmara Anda berakhir dengannya, sehingga Anda pun nantinya tidak lagi akan menyesakli segala keputusan yang telah Anda putuskan.

@PriskaYan
Freelance writer, event organizer, animal lover and K-Pop freak.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Budaya Hingga Fisik Menjadi Alasan Orang Tua Tidak Memberikan Restunya

Hubungan asmara yang terjalin namun kemudian tidak mendapat restu dari orang tua tentu akan menjadi suatu kisah yang dapat memberikan Anda pemahaman dalam mekanai...

Survei: Pelukan Menjadi Senjata Ampuh Untuk Membahagiakan Wanita

Terkadang, ketika seorang pria menjadi sulit untuk memahami pasangan wanitanya yang menunjukkan sikap yang selalu ngambek hingga bersikap marah tanpa sebab. Terlebih ketka mereka...

Hubungan Tidak Mendapatkan Restu OrangTua? 64% Pasangan Memilih Putus

Menjalin hubungan asmara tentu akan menjadi keinginan setiap orang. Ketika mereka sudah berada pada kondisi ini, tentu pasangan pun akan sudah memiliki cita-cita dan...