4 Tips Agar Terhindar Dari Pria Pemberi Harapan Palsu

Sebagian besar wanita, yang karena keinginannya untuk menjomblo dalam waktu yang  lama, maka mereka berkeputusan untuk menjalin hubungan asmara dengan seorang pria yang ternyata menjalani hubungan asmara dengannya yang tidak setia terlebih tidak serius padanya. Hal demikian menandakan bahwa wanita tersebut telah terjerat kedalam rayuan pria yang tergolong pemberi harapan palsu. Pada kenyataannya pula, tidak sedikit dari mereka yang memilih bertahan dengan kedekatan yang terjalin dengan mereka yang natabene adalah pria pemberi harapan palsu sebagaimana yang dimaksud di atas, meskipun pada akhirnya menjadi di luar harapan mereka untuk menjalin hubungan asmara dengan pria tersebut. .

Hal demikian di atas, tentunya telah menjadi fakta dan sekaligus menjadi pertanyaan besar, mengapa sebagian besar wanita tersebut masih memilih untuk bertahan dan berhadap dengan pria yang demikian. Menurut Ratih Ibrahim yang merupakan seorang psikolog bahwa wanita yang bertahan dengan pria yang demikian dikarenakan mereka telah terjebak pada perasaan dan harapan mereka sendiri. “Either dia polos atau bodoh. Dia ditipu sama perasaan sendiri,” ujar Psikolog ternama tersebut dan sekaligus menjadi pendiri Conseling and Development Center PT Personal Growth itu.

Tentunya Anda tidak berkeinginan dengan pria yang hanya akan membuat Anda terjebak dengan perasaan Anda sendiri dan tentu pula angan-angan Anda bersamanya. Menggunakan akal sehat merupakan kunci utama agar Anda tidak tersejebak pada kondisi demikian. Oleh karena itu, Ratih pun menyampaikan beberapa tipa agar Anda tidak terjebak dan tentu saja bisa terhindar dari tipe pria pemberi harapan palsu tersebut, yang antara lain :

1. Menetapkan Standar Pasangan

Menurut psikolog ternama tersebut “kalau kamu kenal kualitas diri kamu, kamu akan mampu untuk membuat standar kamu ada di mana. Nggak akan mau sama sembarangan orang,” ujarnya. Oleh karena itu, Anda tentunya dapat mengambil sikap yang tegas dalam menentukan standar dari pria yang Anda kehendaki untuk menjadi pasangan Anda nantinya. Anda tentunya harus bersikap realistis dengan standar yang Anda tetapkan yang tentunya mengenal kulitas diri lah yang dijadikan sebagai acuan dalam menentukan standar pasangan Anda tersebut. Tentunya pula jangan yang terlalu tinggi atau terlampau rendah melainkan yang sepadan. Dengan begitu, Anda tentunya dapat terhindar dari tipe pria yang hanya akan membuat harapan Anda menjadi pupus bersamanya.

2. Menggunakan Akal Sehat

Ketika Anda sudah menetapkan standar pasangan dengan mangacu pada kualitas dari diri Anda, maka akan menjadi suatu hal yang sia-sia jika tidak dikuti dengan menggunakan akal sehat Anda sendiri. Akal merupakan suatu anugrah terbesar yang berikan oleh sang pencipta bagi mausia yang merupakan makhluk yang paling sempurna di dunia. “Gunakan dengan baik. Termasuk untuk melihat, lawan jenis ini modelnya seperti apa. Apakah memang dia flirting ke mana-mana, suka basa-basi ke orang, bukan orang yang serius,” ujar pendiri Conseling and Development Center PT. Personal Growth itu.

Ketika Anda menggunaka akal sehat terhadap kedekatan yang Anda jalin dengannya, terlebih dahulu Anda harus mengenal dengan baik terhadap sikap dan sifat dari si dia kemudian membandingkannya dengan sikap dan sifat dari golongan pria yang hanya memberikan harapan palsu pada wanita guna agar Anda dapat memperbandingkan dan menganalisanya terhadap si dia. Dengan begitu, tentunya Anda sudah dapat memperoleh hasil analisa yang merupakan jawaban dari pertanyaan apakah si dia adalah tipe pria yang berkeinginan untuk menjalin hubungan asmara yang serius bersama Anda ataukah si dia hanyalah pria yang hanya akan membuang-buang waktu Anda bersamanya. Menggunakan akal sehat tentunya menjadi kunci utama dalam membuktikan hal tersebut nantinya.

3. Menguji Diri Anda

Ketika Anda sudah bisa menetapkan standar pasangan Anda yang mengacu pada kualitas diri Anda dan akal sehat Anda tentunya, maka saatnya untuk menguji si dia. Anda dapat menguji si dia misalnya dengan cara menggambarkan suatu kondisi yang sebenarnya Anda rasakan yaitu terdapat suatu kerabat Anda yang berada pada kondisi menggantung tersebut. Rasa kekhawatiran Anda terhadap kondisi tersebut membuat Anda membuat Anda begitu peduli dengan kerabat Anda tersebut. “Lihat bagaimana dia merespon. Kemudian analisis,” ungkap Ratih. Tentu si dia akan memberikan respon terhadap kondisi yang dialami oleh kerabat Anda. Berdasarkan respon dari si dia, tentu Anda dapat menganalisa respon yang ia sampaikan, apakah dia menunjukkan respon mendukung atau tidak pada kondisi tersebut.

4. Mempertegas Diri

Berdasarkan bukti-bukti dan temuan analisa yang telah Anda lakukan terhadapnya, dan ternyata Anda menemukan bahwa si dia ternyata hanyalah pria yang memberi harapan palsu pada Anda dan harapan Anda, maka Ratih pun menyarankan agar Anda mempertegas diri Anda sendiri dengan menetapkan batas waktu terhadap kedekatan Anda bersama si dia,”misalnya kasih waktu dua minggu, sampai level mana. Kalau hanya mengambang, until forever goes nowhere, berani untuk bersikap tegas pada diri sendiri dan dia,” tambahnya. Ketika Anda sudah melakukan hal yang demikian dan ternyata tidak ada perubahan, maka saatnya bagi Anda untuk semakin mempertegas diri yakni dengan menjaga jarak Anda bersamanya, karena apabila Anda tetap memilih bertahan dalam hubungan yang tidak jelas seperti demikian, dapat mengakibatkan rusaknya mental Anda terhadap keinginan dan harapan Anda. Dengan demikian, Anda dapat memandang si dia hanya menjadi seseorang yang hanya menyita waktu berharga Anda dan pastikan diri Anda untuk menjauh dari pria tersebut.

@AqilAkbar
@AqilAkbar
Pemuda introvert sederhana yang menjadikan tulisan sebagai ekspersi seni sekaligus pekerjaan. Stay motivated and stay positive.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...