4 Hal yang Harus Anda Perhatikan Saat Kembali Dengan ‘Mantan’

Menjalin hubungan asmara tentu menjadi suatu keadaan yang sangat menyenangkan bagi pasangan. Namun, ketika terjadi konflik dengan si dia cenderung membuat pasangan tersebut menjadi selalu bertengkar ataupun bahkan berujung pada berakhirnya hubungan asmara Anda bersamanya. Perselingkuhan, kebiasaan buruk, ataupun berkata kasar merupakan beberapa pemicu berakhirnya hubungan asmara pasangan. Namun, terdapat pula pasangan yang meskipun hubungan asmara mereka telah berakhir, mereka masih menjadlin hubungan asmara kembali. Pada kondisi ini, tentunya mereka telah saling berkomunikasi secara baik sehingga akhirnya mereka dapat menjalin hubungan asmara yang tadinya sudah retak. Ketika Anda pada kondisi ini, dimana Anda memberikan kesempatan kedua pada hubungan Anda bersamanya, tentu Anda harus mempergunakannya dengan baik. Artinya, segala kesalahan-kesalahan Anda dan si dia dahulu, tidak lagi terulang pada hubungan Anda saat ini. Berkeinginan membawa hubungan semakin awet jelas akan menjadi tujuan Anda bersamanya. Sehingga Anda dan pasangan bisa sama-sama belajar dari kegagalan dan kesalahan yang terjadi antara Anda dan si dia dulu. Menjadikan kesalahan sebagai pengalaman dalam membina hubungan asmara yang lebih baik merupakan suatu hal yang dapat mendewasakan hubungan Anda bersamanya.

Guna membawa hubungan Anda bersama si dia saat ini agar lebih baik, tentu Anda harus memperhatikan segala hal-hal yang menjadi kesalahan pada hubungan asmara sebelumnya dengan si dia. Sehingga nantinya dapat membuat hubungan Anda bersamanya menjadi semakin langgeng dan juga segala masalah yang timbul nantinya dapat Anda selesaikan dengan baik. Berikut adalah beberapa tips guna agar Anda bisa membawa hubungan Anda menjadi berhasil pada kemepatan kedua bersamanya, sebagaimana yang dirangkum dari She Know’s antara lain :

1. Melupakan DendamĀ 

Suatu hubungan asmara yang sama untuk kedua kalinya tentunya akan menjadi suatu hubungan yang akan menuntut kedewasaan masing-masing pasangan satu sama lain. Ketika Anda hendak memberikan kesempatan kedua pada mantan Anda, tentu Anda harus memastikan bahwa mantan Anda tersebut sudah berubah dari kebiasaannya terdahuu yang Anda tidak sukai. Membicarakan hal-hal yang bermanfaat dan tidak saling menyinggung masa lalu, tentu dapat dijadikan sebagai tanda untuk bisa memberikannya kesempatan kedua untuk menjalin hubungan asmara bersama Anda kembali.

Namun, ketika si dia masih menyisakan dendam dari konflik hubungan asmara Anda terdahulu, hal tersebut jelas akan menandakan bahwa si dia belum bisa berubah berdasarkan sikap emosional yang ia tunjukkan pada Anda. Kondisi demikian akan menandakan bahwa pasangan tersebut si dia belum menjadikan kesalahannya terdahulu sebagai suatu pengalaman dalam membina hubungan Anda saat ini. Ketika pasangan Anda menunjukkan hal demikian, maka sebaiknya Anda bisa membicarakan ataupun menjalin komunikasi yang baik dan hindari perdebatan dengannya. Tentu dengan berkomunikasi dengan baik, Anda dapat mengarjarkannya untuk lebih bisa bersikap dewasa agar nantinya Anda dan si dia dapat menjalani hubungan asmara yang lebih baik.

2. Fokus Pada Hal Positif

Mungkin hubungan Anda besamanya terdahulu tidak berhasil. Meskipun demikian tentu terdapat hal-hal dari si dia yang dapat membuat Anda merasa senang, bahagia, ataupun bangga. Hal demikianlah yang sebenarnya membuat Anda berkeinginan menjalin kembali hubungan asmara yang tadinya sudah berakhir. Oleh karena itu, Anda dapat menjadikan hal-hal positif tersebut sebagai acuan Anda bersamanya dalam membina hubungan asmara Anda nantinya. Memberikan dukungan satu sama lain tentu menjadikan Anda mampu untuk melupakan konflik yang dulu terjadi dan membina hubungan asmara yang lebih baik.

3. Menjalin Komunikasi yang Baik

Ketika dalam suatu hubungan asmara tidak menunjukkan komunikasi yang baik, tentu hal tersebut akan menjadi suatu kondisi yang tidak menyehatkan hubungan asmara seseorang. Ketika Anda berada pada kondisi ini, dimana pada hubungan Anda terdahulu Anda dan si dia tidak membangun kkomunikasi yang baik, maka inilah saat yang tepat untuk memperbaiki komunikasi Anda bersamanya. Membicarakan segala hal-hal yang bisa membuat Anda dan si dia bahagia, tentu akan menjauhkan Anda dari konflik dengannya. Saling berkomunikasi terbuka pada masing-masing pasangan tentu akan membuat Anda menjadi lebih baik dalam membina hubungan asmaranya dengannya lagi saat ini.

4. Menghindari Dengan Kebiasaan Lama

Tentu Anda harus lebih peka dan waspada dengan kebiasaan si dia yang sebenarnya menjadi akar dari konflik hubungan asmara Anda terdahulu. Meskipun kedekatan Anda dimulai dari sebuah rutinitas seperti jalan bersama, namun Anda harus menjadi selektif terhadap segala rutinitas dan kebiasaan yang sama sekali tidak menunjang kedekatan hubungan asmara Anda. Oleh karena itu, Anda tentunya harus menghindari kebiasaan lama dari si dia yang sebenarnya menjadi akan berakhirnya hubungan asmara Anda terdahulu. Mengkomunikasikan dengan baik dan terbuka terhadap kebiasaan si dia yang membuat Anda tidak nyaman, merupakan langkah yang baik. Sehingga si dia nantinya akan tidak mengulangi kebiasaan buruk tersebut.

Avatar
Ardiansyah Arafah
Penggebuk drummer yang juga hobi menuangkan isi pikirannya dalam bentuk tulisan. Kebanyakan tulisannya berbentuk tips dan trik percintaan yang tampaknya diangkat dari pengalaman pribadinya saat sering menjadi sasaran timpuk penonton waktu manggung (heh?)

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...