11 Cara Memulihkan Hubungan Setelah Perselingkuhan Terjadi

Banyak hubungan tidak bertahan setelah salah satu pihak berselingkuh. Rasa sakit dan marah yang timbul terlalu besar dan ikatan kepercayaan sudah hancur. Siapa sih yang tidak sakit hati karena diselingkuhi? Siapa sih yang tidak marah kalau orang yang kita cintai main serong sama orang lain?

Memang sangat menyakitkan ketika Anda dikhianati oleh orang yang seharusnya mencintai Anda selamanya tanpa syarat. Bila Anda sedang mengalami sakit hati seperti itu, mungkin sulit untuk melihat harapan untuk menyelamatkan hubungan. Anda bahkan mungkin lupa mengapa Anda dulu jatuh cinta dengan pasangan Anda dan menganggap bahwa tidak ada gunanya lagi mempertahankan pernikahan Anda.

10-Cara-Memulihkan-Hubungan-Setelah-Perselingkuhan-Terjadi-oleh-SegiEmpat

Memulihkan hubungan pernikahan setelah salah satu pihak berselingkuh memang sulit, dan tidak ada seorang pun yang ingin mengalaminya. Namun, jika Anda memutuskan bahwa Anda ingin mempertahankan pernikahan Anda dan menyelamatkan ikatan Anda, maka Anda perlu menyimak tips berikut untuk membantu Anda memulihkan pernikahan setelah perselingkuhan.

Kenali dan Sadari Apa yang Anda Inginkan

Hal mendasar yang Anda butuhkan dari sebuah hubungan yang “diracuni” oleh skandal perselingkuhan itu adalah diri Anda sendiri. Ya, Anda harus tahu apa yang Anda inginkan, apakah Anda ingin break sejenak, apakah Anda ingin dia mengaku dan minta maaf atau apakah Anda ingin hubungan Anda berakhir.

Untuk hal ini Anda butuh berbagai pertimbangan, bukan hanya terhadap apa yang Anda rasakan karena dihianati. Apalagi kalau hubungan Anda memang sudah dikaruniai anak.

Cari Bantuan

Rasa sakit hati yang Anda alami karena skandal perselingkuhan pasangan sejatinya tidak dapat Anda hadapi seorang diri. Anda membutuhkan bantuan dari luar, bisa saja teman atau keluarga memberikan Anda dukungan. Tapi saya sarankan sebaiknya Anda mencari bantuan pada orang yang benar-benar netral. Dalam artian dia yang tidak hanya tahu rasa sakit Anda tapi juga bisa memahami kenapa pasangan Anda selingkuh.

Karena itu sebaiknya Anda mencoba untuk terapi. Terapi adalah langkah penting bagi pasangan yang sedang hancur akibat rasa sakit pengkhianatan. Kombinasi antara terapi berpasangan dan terapi individu dapat membantu Anda mengembalikan hubungan Anda ke jalur yang tepat dan menemukan apa yang menyebabkan perselingkuhan.

Biarkan Emosi Anda Keluar

Sangan penting agar Anda bisa membiarkan emosi Anda keluar, dalam artian Anda boleh merasa sedih, marah, hampa, dan sakit hati. Pastikan Anda mengekspresikan emosi-emosi ini. Jika Anda menyimpan emosi di dalam hati, mereka akan meracuni Anda dari dalam dan lebih jauh menghancurkan pernikahan Anda.

Jujurlah

Jika Anda adalah pihak yang berselingkuh, saatnya untuk benar-benar jujur tentang fakta-fakta perselingkuhan Anda. Beritahu pasangan Anda seluruh kebenaran, tapi simpan saja rincian cabul (seperti berbagai posisi seks) untuk diri sendiri. Kuncinya adalah tetap jujur tanpa merusak hubungan. Akui perbuatan Anda, akui kesalahan Anda dan jangan pernah mencari pembenaran atas perbuatan Anda. Memang sebenarnya ada banyak faktor yang bisa membuat Anda selingkuh, entah itu karena sifat pasangan Anda, pengaruh keluarga atau mungkin karena faktor lingkungan. Tapi apapun alasannya, satu hal yang tidak pernah bisa Anda ubah dari sebuah perselingkuhan adalah berkhianat. Dan yang namanya penghianatan itu tidak ada pembenaran.

Pisahkan Diri Dari Selingkuhan

Ini juga penting untuk Anda ingat. Jika Anda adalah pihak yang berselingkuh, Anda harus menghentikan segala bentuk hubungan dengan selingkuhan Anda. Jika Anda bertemu orang ini secara online, hapuslah akun Facebook atau Twitter Anda. Pada titik ini, tidak ada yang lebih penting daripada hubungan Anda, dan penghapusan akun Anda adalah tanda itikad baik dan niat untuk berubah. Jika tidak pastinya hubungan Anda tidak akan pernah membaik, istilahnya Anda berada di lingkaran setan yang tidak bakalan pernah berakhir. Yang ada Anda terus terjebak dengan semua kebusukan yang sudah Anda lakukan.

Batasi Periode Kesedihan/Kemarahan Anda

Sekali lagi, Anda boleh menangis, berteriak-teriak, dan membiarkan emosi-emosi negatif keluar. Namun, hal yang harus Anda ingat jangan terus berkubang dalam kesedihan dan membiarkan emosi anda merusak hubungan Anda.

Memang dihianati itu rasanya sakit, kita yang mengalaminya itu kayak pengen megang wajah pasangan sambil menatapnya dan melakukan smack ala Steve Austin. Tapi bagaimana pun demi memulihkan hubungan rasa sakit itu juga harus dibatasi. Batasi diri Anda untuk 15 menit kemarahan/kesedihan sehari, dan gunakan waktu ini untuk berteriak, menangis, dan biarkan pasangan Anda tahu persis bagaimana perasaan Anda. Ketika waktu 15 menit itu sudah habis, kembalilah fokus pada masa depan.

Buat Perubahan Positif

Sulit untuk menerima alasan perselingkuhan bahkan kalau mau jujur Anda yang pernah mengalaminya pasti akan terus mengingat bagaimana sakit hati Anda. Meskipun perselingkuhan tidak bisa dibenarkan, tetapi harus diakui bahwa hampir tidak ada orang yang selingkuh kecuali ada sesuatu yang hilang dari hubungan mereka.

Ya selalu ada alasan yang memicu perselingkuhan, tidak selalu dari pasangan yang kegatelan tapi bisa juga dari diri Anda sendiri. Nah karena itu walaupun sulit, Anda harus mengintrospeksi diri Anda dan melihat apa yang mungkin telah Anda lakukan sehingga pasangan Anda merasa tidak bahagia dan lalu berselingkuh. Apakah Anda menghabiskan terlalu banyak waktu di tempat kerja atau apakah Anda tidak membuat pasangan Anda puas di tempat tidur? Ini tidak berarti bahwa pasangan Anda punya “hak” untuk menipu, tetapi dapat membantu Anda untuk memahami apa yang Anda berdua perlukan atau apa yang perlu Anda lakukan untuk memperbaiki kesalahan Anda. Begitu juga dengan pasangan

Hormatilah Ikatan Anda

Setelah Anda menyadari ketidakberesan dalam hubungan Anda, saatnya untuk kembali berkomitmen pada hubungan Anda dan menghormati ikatan Anda. Jika Anda belum memenuhi kebutuhan pasangan Anda secara seksual, penting untuk memahami bahwa ini tidaklah adil. Diakui atau tidak faktanya Anda adalah tempat pelepasan hasrat seksual pasangan Anda, dan jika Anda menolak untuk bermesraan dengan dia, pasangan anda akan merasa tidak dicintai dan tidak diinginkan.

Bicara Terus Terang Tentang Kehidupan Seks Anda

Jika ada masalah dalam kehidupan seks Anda, sekarang adalah waktu yang tepat untuk membicarakan hal itu dan mencari pemecahannya. Jika masalahnya adalah dari segi fisik, Anda dapat mengunjungi dokter atau berkonsultasi dengan seorang terapis seks. Jika masalah adalah kurangnya kemauan atau ketertarikan, Anda perlu menemukan cara untuk membawa api cinta itu kembali.

Jangan Membicarakan Kejelekan Pasangan Anda Dengan Orang Lain

Godaan untuk menjelek-jelekkan pasangan Anda ke teman dan keluarga akan sangat besar setelah pasangan Anda berselingkuh, terutama ketika perselingkuhan itu baru saja terjadi, tetapi yakinlah bahwa dengan bergosip, Anda hanya akan lebih merusak hubungan Anda. Curhat tentang bagaimana perasaan Anda memang wajar, tetapi berteriak-teriak kepada saudara Anda selama empat jam tidak ada gunanya juga tidak akan membuat Anda merasa lebih baik.

Mantapkan Hati Anda untuk Memaafkan

Hanya Anda yang bisa melakukan ini. Diperlukan waktu, banyak cinta dan banyak usaha. Tapi ketika Anda akhirnya bisa melakukannya, Anda akan merasa beban berat di bahu Anda hilang. Anda mungkin bahkan akhirnya bisa sepenuhnya memaafkan pasangan Anda, meskipun ini membutuhkan banyak kemauan dan belas kasihan. Biarkan kemarahan Anda pergi, sedikit demi sedikit, dan fokus pada ketenangan pikiran dan kebahagiaan Anda sendiri. Pengampunan tidak dapat terjadi dalam semalam, namun dengan cinta, kesabaran, dan keyakinan, Anda dapat memulihkan ikatan Anda dan membuat hubungan Anda utuh kembali. Berkonsultasilah kepada psikolog berpengalaman.

Tahu Kapan Harus Mengakhiri Hubungan

Faktanya dalam hidup usaha dan keinginan kita itu tidak bisa selalu kita dapatkan. Memang sih kesannya itu terlalu pesimis, tapi mau tidak mau memang seperti itulah yang namanya kehidupan.

Nah, poin yang terakhir ini sebenarnya Cuma tambahan tapi ini juga tidak kalah penting untuk Anda tahu. Anda harus tahu kapan Anda bisa terus berjuang dan kapan Anda harus mengakhiri hubungan. Jika 11 cara di atas sudah Anda lakukan tapi nyatanya Anda belum bisa iklas menerima apa yang sudah terjadi dalam kehidupan Anda. Mungkin memang sudah saatnya Anda untuk mengakhiri hubungan Anda. Apalagi kalau memang pasangan Anda pun masih terjebak dengan lingkaran setannya.

Harus Anda sadari kalau “rasa mengganjal” itu ibarat racun dalam hubungan, yang bahkan bisa membuat hubungan Anda makin hancur jika tidak dikeluarkan.

@PriskaYan
@PriskaYan
Freelance writer, event organizer, animal lover and K-Pop freak.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

6 Kelebihan Memiliki Kekasih yang Pemalu

Pada kebanyakan wanita, akan menjadi cenderung menjalin hubungan asmara dengan seorang pria yang memiliki karakter yang serius ketika ia sudah pernah menjalani...

Obat Yang Dapat Memadamkan Gairah Bercinta Anda

Ada beberapa jenis obat yang didapatkan dari resep dapat memadamkan gairah Anda untuk melakukan hubungan seks. Jadi, jika Anda mengalami masalah dalam...

8 Tips Menciptakan Zona Nyaman Ketika Pria Melakukan PDKT

Kembali dengan hubungan asmara, tentunya menjadi hal yang  dapat memberikan berbagai manfaat dalam menjalani hubungan Anda dengan si dia. 'Cinta kadang kala...