" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

Pria Menjadi Korban Kekerasan Kekasihnya? Bisa Saja..!

Pertengkaran dalam hubungan asmara yang dilakukan tidak secara sehat tentu saja dapat berujung tidak pada berakhirnya hubungan asmara pasangan bersama kekasih, melainkan dimungkinkan pula terjadi tindak kekerasan didalamnya. Saat orang banyak beranggapan bahwa kekeran yang dilakukan dalam hubungan asmara seseorang, maka tidak lain sosok pria lah yang diindentikkan yang seringkali melakukan kekerasan terhadap kekasihnya saat bertengkar.

Memiliki suatu pemahaman dengan mengidenttikan bahwa hanya prialah yang seringkali melakukan kekerasan dalam hubungan asmara yang ia jalin bersama kekasihnya merupakan suatu sudut pandang dan pemahaman yang keliru. Pada kenyataannya, wanita pun dimungkinkan melakukan kekerasan pada pria yang tidak lain adalah kekasihnya sendiri. Dengan fakta ini, semoga Kita dapat melihat dengan baik segala masalah tanpa harus menggeneralisir pihak mana yang paling dominan dalam melakukan kekerasan dalam hubungan asmara yang dijalin oleh seseorang bersama kekasihnya.

Mirwan (nama samaran) merupakan salah satu sosok pria yang pernah mengalami pengalaman buruk, dimana ia menjadi korban kekerasan dari kekasihnya sendiri. Mirwan dan kekasihnya Sandra (nama samaran) telah menjalin hubungan asmara dalam kurun waktu delapan tahun. Tentu awal jalinan asmara diantara mereka berjalan dengan manis, sama halnya dengan pasangan baru yang lain. Namun, saat mereka memasuki tahun pertama hubungan asmara yang mereka jalin, konflik pun lahir. Konflik dalam suatu hubungan asmara merupakan suatu hal yang wajar dialami oleh pasangan, selama dilakukan dengan cara yang benar tentu akan bermanfaat. Sehingga nantinya masing-masing pasangan dapat saling mengetahui apa yang diinginkan pasangannya satu sama lain.

Namun, hal demikian tidak bagi Sandra. Saat bertengkar dengan kekasihnya, ia pun tidak sungkan untuk mengucapkan kata-kata kasar pada kekasihnya, dimana kata-kata yang dilontarkannya tidaklah pantas untuk diucapkan oleh seorang wanita. Sehingga kebiasan tersebut pun meningkat menjadi suatu tindak kekerasan kepada kekasihnya sendiri.

“Awal tindak kekerasan gue ke dia (Mirwan) tujuh tahun yang lalu kita pernah berantem. Gue ngelempar dompet ke mukanya, tapi nggak kena. Dia emosi, dompet itu dilempar balik dan kena muka gue. Gara-gara itu, berantem-berantem selanjutnya gw jadi lebih emosional dan sering mukul dia,” ungkap Sandra.

Sikap kasar yang seringkali ditunjukkan Sandra kepada Mirwan kekasihnya oleh karena Sandra beranggapan bahwa ia masih lebih kuat dari kekasihnya. Bagaimana tidak, Sandra berani bersikap demikian oleh karena Mirwan sangat bergantung padanya terhadap segala biaya yang dibutuhkan Mirwan kekasihnya. Meskipun pernah putus, pada akhirnya Mirwan pun kembali untuk memohon bisa kembali menjalin hubungan asmara dengannya.

“Gue ngerasa gue lebih berkuasa dari dia, istilahnya kaya’ gue yang ngebeli dia. Dia diapain aja sama gue, dia terima. Dia juga kaya’ ketergantungan sama gue. Itu sih yang bikin gue semena-mena,” urai Sandra mengenang kisahnya bersama Mirwan.

Meskipun menyadari dan menyesali sikap kasar terhadap kekasihnya, wanita dengan usia 26 tahun ini masih saja sering melakukan kekerasan kepada kekasihnya. Berusaha untuk berubah pun sudah dilakukan Sandra terlebih saat ia menyadari dan sudah menginginkan mendengarkan keinginan Mirwan untuk tidak lagi bersikap kasar padanya karena Mirwan merasa yakin ia dapat berubah. Namun, disaat mereka kembali bertengkar dan emosinya pun meninggi, tetap saja Sandra masih bersikap kasih pada kekasihnya.

Parahnya lagi saat emosi Sandra meluap karena mendapati Mirwan berselingkuh, ia pun tidak sungkan memukul kekasihnya Mirwan dengan menggunakan stig Golg milik ayah Sandra.

“Dia ketahuan selingkuh. Tapi dia masih aja ngeles, padahal sebelumnya gue udah nelpon cewek itu dan ceweknya ngaku kalau dia sudah jadian sama cowok gue. Saking keselnya, gue ambil stick golf bokap, gue pukulin dia. Dia nangkis-nangkis dan mau nampar gue. Dari situ gue sadar dan bener-bener cukup dengan hubungan yang drama banget kaya’ gini. Gue capek dan pengen hidup dan punya hubungan normal,” ujar Sandra.

Semenjak itu, Sandra pun berniat untuk benar-benar mengakhiri hubungannya dengan Mirwan dan berkeinginan untuk berprilaku normal dalam kehidupan asmaranya nanti. Ia pun berkeinginan untuk mengakhiri sikap kasarnya pada hubungan asmara yang dijalinnya bersama Mirwan. Meskipun Mirwan masih menginkan untuk kembali menjalin hubungan asmara dengannya, namun Sandra pun sudah bertekad untuk benar-benar move on dari Mirwan.

Ia pun berharap dalam kehidupan asmaranya nanti, ia dapat menjadi pribadi yang lebih tenang dan tidak mudah terpancing emosi. Saat Sandra menceritakan kisahnya, ia pun mengaku sudah menjalin kedekatan denganseorang pria yang lebih dapat bersikap tegas dari Mirwan. Bukan niat untuk memperbandingkan mereka maksud Sandra, melainkan pria yang dekat dengannya kali ini mampu membuatnya lebih baik dan bisa bersikap lebih normal layaknya pasangan yang lain.

“Mungkin emang gue harus punya pacar yang tegas dan ‘di atas’ gue, itu mungkin yang buat gue bisa tunduk jadi wanita. Sekarang sama pria yang sedang dekat dengan gue, gue nyoba buat menghormati dia dan meredam drama dan emosi gue,” tutup gadis yang berusia 26 tahun itu.

@RitaManggulu
@RitaManggulu
Cewek sederhana dengan 3 hobi: menulis, masak dan main bareng Lil' Tomi. Semua tulisan ini adalah bukti bahwa keinginan tulus berbagi tidak dapat dipatahkan oleh keterbatasan jarak maupun waktu. XoXo

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Hubungan Semakin Kuat Dengan Mengurangi Intensitas Telefonan

Disaat pasangan sudah merasa nyaman bersama pasangan, maka sudah menjadi hal yang umum jika pada kondisi demikian pasangan akan melakukan berbagai upaya agar hubungan...

4 Cara Bijak Menyeimbangkan Hubungan Asmara Dengan Teman

Kehidupan seseorang tentu akan tidak akan hanya membuatnya berada dalam lingkup kehidupan bersama keluarga terlebih hanya bersama orang tuanya, melainkan kehidupan sejak ia masih...

4 Tanda Saat Wanita Sangat Bergantung Dengan Kekasihnya

Tujuan dalam membina suatu hubungan asmara dengan seseorang tentu adalah agar masing-masing pasangan dapat mengerti dan memahami pasangannya terhadap keinginan mereka satu sama lain....