Minta Maaf Tidak Menjadi Daftar Keinginan Utama Pasangan Pasca Bertengkar

Minta Maaf Tidak Menjadi Daftar Keinginan Utama Pasangan Pasca Bertengkar oleh SegiEmpat

Pertengkaran tentu berpotensi besar dialami setiap pasangan dalam hubungan asmaranya. Banyak orang memandang bahwa pertengkaran merupan bumbu-bumbu cinta yang merupakan bagian dari proses pematangan hubungan asmara Anda kedepannya. Lahirnya masalah tentu bisa membawa dua hal. Hal yang pertama dari pertengkaran yang terjadi yaitu menjadikan hubungan asmara Anda dan si dia semakin kuat dan hal kedua tentu saja pertengkaran dapat membawa hubungan seseorang bersama kekasihnya menjadi renggang dan bahkan berakhir. Namun, selama Anda mampu saling mengutarakan argumen secara sehat dari pertengkaran yang terjadi dan membuat Anda dan kekasih fokus pada solusi, tentu masalah yang ada selalu akan terjawab dengan baik.

Lahirnya masalah dalam kehidupan asmara Anda bersama kekasih praktis membuat perasaan Anda campur aduk. Mulai dari emosi, marah, sedih karena komunikasi dengan kekasih menjadi dingin hingga merasa khawatir bahwa masalah yang ada akan membuat si dia berpaling dengan wanita lain. Beberapa hal di atas merupakan bentuk perasaan wanita pada umumnya saat sedang bertengkar dengan kekasihnya.

Untuk mengakhiri permasalahan yang ada, mengutaraka kata ‘maaft’ tentu akan menjadi simbol bahwa Anda dan kekasih ingin kembali berbaikan pasca menghadapi konflik dan sebelumnya mengudang pertengkaran antara Anda dan si dia. Namun, apa jadinya bila kata maaf tidak diikuti dengan mengintropspeksi diri sendiri? Untaikan kata maaf yang Anda utarakan tentu hanya akan sia-siap tanpa adanya buti aksi yang nyata dari bentuk kesadaran Anda terhadap kesalahan yang telah Anda maupun kekasih lakukan.

Dari hasil studi yang dilakukan oleh para peneliti dari Baylor University menemukan fakta bahwa meminta maaf pada kekasih pasca bertengkar belumlah cukup untuk memperbaiki suatu hubungan yang didera konflik. Sehingga penting bagi Anda untuk mengambil langkah dan sikap memberi kepercayaan satu sama lain, mengakui kesalahan yangtelah diperbuat, dan menunjukkan sikap menghormati dan bersedia untuk mencari solusi terbaik dari masalah yang ada saat pertengkaran mewarnai kehidupan asmara Anda dengan kekasih.

Dari hasil studi dikemukakan bahwa mungkin dengan meminta maaf, perasaan emosi pun dapat terminimalisir, namun sebenarnya tidak menyelesaikan permasalahan yang ada. Sehingga dengan saling mengutarakan keinginan satu sama lain da;lam menyelesaikan masalah yang ada, kompromi merupakan jalan terbaik sebagai jawaban yang tepat guna menyelesaikan  masalah yang ada diantara Anda dan kekasih. Dengan bersikap demikian Anda dan kekasih sudah sama-sama tahu keinginan masing-masing dan menghindarkan hubungan Anda kedepannya mengalami permasaahan yang serupa nantinya.

Dari hasil studi yang mengikutsertakan 455 responden pasangan yang sudah menikah  mulai dari kurun usis 18 tahun hingga usia 77 tahun. Ini dia enam daftar yang lebih diinginkan pasangan pasca bertengkar dengan kekasihnya dan tidak menginginkan kalimat maaf lebih dulu diutarakan, antara kain :

  1. Lebih mengedepannkan keharmonisan hubungan hingga masa mendatang;
  2. Memiliki waktu yang cukup menikmati kebersamaan dengan kekasih;
  3. Tidak lagi saling menyalahkan;
  4. Membangun komunikasi yang lebih intens dan berkualitas;
  5. Tetap menunjukkan prilaku sayang dan cinta
  6. Setelah melalui hal di atas, barulah di akhiri dengan permintaan maaf.

Oleh karena itu, agar hubungan asmara ataupun hubungan rumahtangga Anda dan pasangan menjadi semakin harmonis, untaian kata maaf belumlah cukup untuk menjadikan hubungan berkualitas. Saling memahami keinginan satu sama lain dan sikap nyata yang jauh dari kesalahanlah yang dapat menjadikan hubungan Anda semakin berkualitas dan harmonis kedepannya. Menciptakan suasana komunikasi yang nyaman akan lebih efektif dalam menyelesaikan masalah yang terjadi.

Avatar
Ardiansyah Arafah
Penggebuk drummer yang juga hobi menuangkan isi pikirannya dalam bentuk tulisan. Kebanyakan tulisannya berbentuk tips dan trik percintaan yang tampaknya diangkat dari pengalaman pribadinya saat sering menjadi sasaran timpuk penonton waktu manggung (heh?)

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...