Mengenal Ciri Pria Pemberi Harapan Palsu

Berkeinginan untuk menjalin suatu hubungan asmara dengan seorang pria tentunya menjadi keinginan bagi para jomblowers yang berasal dari kaum wanita. Hal demikian tentu bagi mereka menjadi suatu hal yang penting guna menciptakan rasa semangat dalam menjalankan aktifitas mereka sehari-hari. Secara psikologis, suatu hubungan asmara yang sehat bersama seorang pria tentunya dapat memberikan perasaan bahagia. Perasaan bagi tersebut tentunya sangat menunjang kinerja dalam beraktifitas menjadi lebih bersemangat. Namun, tentunya bagi Anda mencari seorang pria yang tepat menjadi suatu persolan yang rumit. Terdapat kekhawatiran yang dirasakan oleh sebagian besar kaum wanita yaitu ketika melakukan penjajakan ternyata pria tersebut tidak serius menanggapi atau merespon baik kedekatan tersebut. Dengan kata lain, karakter demikian tentunya identik dengan golongan pria pemberi harapan palsu. Anda tentunya sangat tidak menghendaki menjalin suatu kedekatan bersama seorang pria yang ternyata hanya membuang-buang waktu Anda. Oleh karena itu, tentu Anda layak untuk mengetahui dan mengenal ciri dari pria yang tergolong pemberi harapan palsu yang hanya akan sangat menyita waktu Anda bersamanya.

Dalam tahap penjajakan atau yang lebih dikenal dengan istilah ‘PDKT’ atau pendekatan, tentunya hal yang paling penting pada fase tersebut yaitu saling memberikan respon terhadap calon pasangan satu sama lain. Apabila dalam fase ini ternyata, antara Anda dan si dia ternyata tidak saling memberikan respon yang baik, tentunya Anda hanya membuang-buang waktu Anda bersamanya. Menurut rosdiana, M. Psi, selaku psikolog, ia pun menyampaikan “setelah saya praktek segini lama dan kawin segini lama ya, menurut saya tuh satu, dia respek apa nggak sama kita,” ujarnya.

Namun, apabila pada fase ini, Anda dan si dia sudah menggambarkan dan memiliki rasa saling menghormati satu sama lain, tentu pula si dia sudah memandang Anda sebagai seorang yang spesial yang dikarenakan segala bentuk perhatian, pendapat, keinginan Anda terhadapnya dan demikia pula sebalinya, si dia pun juga akan menanggapi atas apa yang Anda lakukan. Tentu kondisi demikian sudah sangatlah positif untuk dijadikan sebagai suatu tanda dalam mempertimbangkan dan berkeputusan untuk menjalin suatu hubungan asmara bersamanya. Sebenarnya, Anda sangatlah mudah untuk menilai seorang pria yang baik dan serius terhadap Anda, cukup dengan melihat bagaimana si dia selalu ada dan selalu memotivasi atas apa yang Anda lakukan. Namun, jika seorang pria selalu menuntut keidealan terhadap Anda, maka dimungkinkan bahwa dia memiliki sifat egois yang tinggi dan tidak menghargai atas apa yang Anda kerjakan. Tentunya Anda tidak memiliki keinginan untuk menjalin suatu hubungan asmara dengan pria yang egois.

“Kalau dia menghargai, mau support itu sudah cowok yang terbaik buat kita. Bukan cowok yang ‘pokoknya gua maunya ini lo nurut’,” ujar psikolog ternama itu,”. Oleh karena itu, Diana pun memberikan saran kepada kaum wanita selalu menunjukkan sikap yang alami dan tanpa dibuat-buat ketika melakukan penjajakan bersama seorang pria. Ia menghendaki agar wanita bisa menjadi diri sendiri ketika berada pada fase penjajakan tersebut. Anda tentunya harus mampu memberinya gambaran tentang Anda dan harapan Anda. Berdasarkan hal tersebut, maka Anda barulah bisa menilai bagaimana si dia menghadapi Anda.

Apapun yang menjadi latar belakang Anda, tentunya Anda harus mempunya cara untuk dapat beraptasi dengan baik dengan si dia. Hal demikian sangat disarankan, karena sebagian besar pria ketika menghadapi seorang wanita yang berada di atas mereka misalnya dengan kemapanan yang dimiliki olehnya, mereka cenderung menunjukkan sikap minder dan khawatir dengan kedekatan yang terjalin bersama wanita tersebut. Jika Anda berada pada kondisi ini, Anda tentunya harus bisa memperhatikan kenyamanan si dia bersama Anda, dimana Anda memiliki posisi yang lebih ‘ideal’ dari si dia. Ketika si dia menunjukkan sikap minder artinya si dia tidak dapat menerima Anda dengan apa adanya. Namun, ketika pria tersebut mampu beradaptasi dengan baik terhadap Anda dan latar belakang Anda, maka dipastikan bahwa pria tersebut adalah pria yang tepat dalam kehidupan asmara Anda untuk bersamanya.

“Tunjukin saja kita ini siapa, maunya apa, kita tuh kayak begini, nanti dari situ kita akan lihat (bagaimana pria menghadapi kita), kalau dia bilang ‘ah kamu kariernya ketinggian jadi aku minder’ ya memang dianya aja nggak percaya diri, ya ngapain, cari saja orang (lain),” tutup Diana.

@RitaManggulu
@RitaManggulu
Cewek sederhana dengan 3 hobi: menulis, masak dan main bareng Lil' Tomi. Semua tulisan ini adalah bukti bahwa keinginan tulus berbagi tidak dapat dipatahkan oleh keterbatasan jarak maupun waktu. XoXo

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...