Kisah Cupid, Sang Dewa Cinta

cupid dewa cinta

 

Cinta adalah sebuah perasaan yang berasal dari dalam diri kita, tapi seperti yang sudah-sudah cinta itu identik dengan hati. Anda semua pasti sudah tahu lah simbol cinta itu seperti apa, kecuali sih yang udah tahunan ngejomblo yang setiap kali nembak cewek kalo gak dapet jawaban “sorry kamu terlalu baik buat aku” pasti ujung-ujungnya “aku nganggep kamu itu udah kayak kakak aku sendiri”.

Anda semua pasti sudah tahu lah kalau cupid adalah simbol cinta yang paling terkenal selain gambar hati berbentuk love berwarna merah itu. Wujudnya berupa anak laki-laki bersenjata dengan busur dan panah yang menancap ke hati. Anda pasti sudah sering ngeliatnya kan? kalau gak liat sih udah kelewatan tuh ada gambarnya di atas haha.

Nah, Anda-Anda sendiri penasaran gak sih bagaimana dan kenapa Cupid itu dijadikan sebagai simbol cinta? Pengen tahu kan? nih kisah Cupid sang Dewa cinta.

Cupid selama ini dikenal berwujud lak-laki dengan panah dan busur serta hati. Ternyata nih panah, burus dan hati itu punya arti tersendiri. Tanda panah menunjukkan keinginan dan emosi cinta, dan Cupid mengarahkan panahnya ke Dewa dan Manusia agar mereka jatuh cinta. Cupid selalu memainkan peran dalam perayaan cinta. Dalam kebudayaan Yunani kuno, ia dikenal sebagai Eros, anak dari Aphrodite, dewi cinta dan kecantikan. Dalam kebudayaan Romawi, ia disebut Cupid, dan ibunya bernama Venus.

Dalam kisahnya Cupid disebut jatuh cinta dengan seorang wanita cantik bernama Psyche, berawal dari rasa cemburu Venus pada Psyche yang memiliki paras lebih cantik ketimbang Venus. Venus yang jealous, memerintahkan Cupid untuk menghukum Psyche. Namun yang terjadi malah sebaliknya, karena saling cinta Cupid bukannya menghukum tapi malah meminang Psyche sebagai istrinya dalam wujud manusia. Cupid sendiri sadar kalau apa yang ia lakukan salah, karena itu ia meminang Psyche dengan satu syarat yaitu Psyche tidak boleh memandang dirinya.

Seiring waktu Psyche sangat bahagia menjalani hubungannya dengan Cupid, sampai adik-adiknya membujuknya untuk memandang Cupid. Karena tak tahan terus digoda akhirnya Psyche berani memandang Cupid. Tapi bukannya senang, segera setelah Psyche memandang Cupid, Cupid menghukumnya dengan meninggalkannya. Hal ini membuat kehidupan Psyche hancur, puri indah dan kebun mereka pun lenyap juga.

Psyche menemukan dirinya sendirian di sebuah lapangan terbuka tanpa tanda-tanda keberadaan orang lain atau Cupid. Namun hal itu tak membuat cinta Psyche luntur, ia malah berusaha untuk terus mencari keberadaan kekasihnya. Bahkan dikisahkan Psyche melakukan perjalanan ke sebuah kuil untuk mencari Cupid. Saat ia berjalan berusaha untuk menemukan kekasihnya, ia tiba di kuil Venus. Venus sang dewi cinta yang merasa dikhianati Cupid ingin membalas dendam kepada Psyche. Ia memberikan serangkaian tugas kepada Psyche yang sulit dan berbahaya.

Sebagai tugas terakhirnya, Psyche diberi kotak kecil dan disuruh bawa ke dunia “bawah tanah” yang penuh dengan manusia serakah, jahat dan licik. Dia diperintahkan untuk mengambil sebagian kecantikan Proserpine, istri Pluto, dan menaruhnya di dalam kotak. Selama perjalanan ia diberi tips untuk menghindari bahaya dari dunia bawah tanah. Dia juga diperingatkan untuk tidak membuka kotak. Disini Psyche lagi-lagi tak tahan karena penasaran Psyche akhirnya membuka kotak tersebut yang diberikan oleh Venus. Tapi bukannya menemukan kecantikan, ia menemukan tidur yang mematikan. Venus sepertinya tahu betul kalau Psyche ini punya rasa penasaran yang tinggi, akhirnya Psyche pun tak bernyawa.

Disaat tubuh Psyche membatu akhirnya Cupid menemukan sosok Psyche yang tak bernyawa itu di tanah. Dia mengambil racun tidur yang mematikan dari tubuh kekasihnya dan memasukkan kembali ke dalam kotak. Cupid memaafkannya, begitu juga dengan Venus. Para dewa, tergerak oleh cinta Psyche untuk Cupid lalu mengangkat Psyche menjadi seorang dewi.

Rasa cinta keduanya yang sulit dipisahkan pun membuat Cupid dan panahnya telah menjadi simbol cinta yang sangat populer, dan rasa cinta sangat sering dilambangkan dengan dua hati yang tertusuk anak panah, anak panah sang Cupid.

Avatar
Erwin Miradi
Internet marketer, PHP geek, dan seorang gamer sejati. Sebagai Internet Marketer yang sudah bergelut dengan situs dan blog sejak 2006, Erwin Miradi banyak menulis tentang turorial WordPress yang diambil dari pengalamannya sendiri.

More from author

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang kala bisa...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda bisa menikmati...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan kepribadian satu...