" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

Hubungan Tidak Mendapatkan Restu OrangTua? 64% Pasangan Memilih Putus

Menjalin hubungan asmara tentu akan menjadi keinginan setiap orang. Ketika mereka sudah berada pada kondisi ini, tentu pasangan pun akan sudah memiliki cita-cita dan pencapaian masing-masing pasangan kelak, sehingga akan membuat mereka harus bisa bersikap terbuka dengan jalinan asmara diantara mereka terhadap orang tua masing-masing. Namun, apa jadinya jika orang tua salah satu pasangna tidak memberika restu? Tentu yang menjadi pilihan mereka adalah menjalin hubungan asmara dengan sembunyi-sembunyi atau yang biasa lebih dikenal dengan back street ataupun pasangan akan lebih memilih untuk mengakhiri hubungan yang sebelumnya terjalin diantara mereka.

Tentu pada kondisi ini, jika Anda termasuk pria yang tidak terlalu memikirkan restu dari pasangan Anda, nampaknya Anda harus berfikir ulang lagi. Bagaimana tidak, dari hasil survei salah satu situs percintaan, banyak responden yang memilih mengakhiri hubungan asmara jika tidak direstui oleh orang tua. Dari 134 responden, 64 persen di antaranya menjawab putus sebagai solusi terbaik.

Tidak direstui oleh orang tua merupakan jawaban tertinggi mengapa seorang wanita memutuskan hubungan dengan pasangannya. Salah seorang responden mengatakan bahwa orang tua mengetahui apa yang terbaik bagi anaknya, sehingga lebih baik mengikuti pesan orang tua dari pada menentangnya. Meskipun orang pada kenyataannya orang tua masih sangat subjektif dalam menilai kekasih dari sang anak, sehingga membuat mereka belum mengenal dan mengetahui dengan baik karakter dan watak dari kekasih sang anak.

Pemikiran akan sulit untuk melanjutkan hubungan ke tahap yang lebih serius tanpa restu orang tua juga menjadi salah satu alasan yang paling tinggi mengapa wanita lebih memiih mengakhiri hubungannya dengan sang kekasih dibandingkan tetap bertahan atas nama cinta.

Jika kemudian sebuah hubungan dianggap telah serius dan ingin melanjutkan pada tahap yang lebih tinggi lagi, bagi kebanyakan perempuan restu orang tua adalah hal yang paling penting. Jika sebuah hubungan percintaan yang memiliki level yang sangat serius untuk dijalani, nampaknya bagi kebanyakan wanita, hati orang tua juga menjadi masalah tersendiri bagi pria.

Menaklukkan hati keluarga selain hati sang wanita menjadi syarat yang harus dilalui bagi seorang pria untuk membuktikan keseriusannya. Bisa jadi bagi sebagian wanita ini, kemampuan untuk menaklukkan hati orang yang telah membesarkannya sejak masih jabang bayi adalah salah satu kemampuan yang hatus dimiliki oleh pria ideal. Dalam kata lain, bisa saja penaklukkan terhadap hati orang tua sang wanita adalah final test bagi pria yang ingin memilikinya dalam keadaan seutuhnya.

Lalu bagaimana dengan pria yang tidak mengantongi restu orang tua sang pasangan? apakah nasib pria ini akan tidak beruntung karena restu orang tua pasangannya?

Dari hasil survei ini tidak sedikit pula (sebanyak 36 %) lebih memilih untuk mempertahankan hubungan dengan pria pujaan hatinya tanpa restu orang tua. Alasan yang paling banyak diberikan oleh para responden yang memilih bertahan adalah tetap menjalani hubungannya pelan-pelan sambil tetap berusaha untuk meluluhkan hati orang tuanya. Belum lagi alasan kebahagian yang didapatkan jika bersama pria idamannya. Pada kondisi di atas menunjukkan bahwa dengan saling memiliki keyakinan untuk dapat mengantongi restu orang tua nantinya menjadi suatu usaha yang dilakukan oleh masing-masing pasangan.

Oleh beberapa responden maka terdapat alasan yang kemudian dapat dijadikan sebagai suatu kesimpulan bahwa kebahagian dengan pasangan adalah kebahagian individu bukan kebahagian kolektifnya dengan orangtua. Menjalani hubungan dengan kekasih adalah sang wanita sendiri bukan orang tua. Oleh karena itu, berusaha untuk tetap mengambil hati orang tua pasangan nampaknya adalah jalan tengah yang paling baik dari situasi “ada tidaknya restu orang tua”, tidakkah hasil yang dicapai akan selalu berbanding lurus dengan usaha yang dilakukan?? Sehingga berusaha adalah langkah terbaik jika Anda dan pasangan berada dalam kondisi ini.

@RitaManggulu
@RitaManggulu
Cewek sederhana dengan 3 hobi: menulis, masak dan main bareng Lil' Tomi. Semua tulisan ini adalah bukti bahwa keinginan tulus berbagi tidak dapat dipatahkan oleh keterbatasan jarak maupun waktu. XoXo

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Cara Pikir yang Baik saat Anda Ditolak

Apakah Anda sudah pernah ngehit? Apa? Anda belum tahu apa itu ngehit? Where have you been! Ngehit adalah memulai pembicaraan dengan wanita atau pria...

Sulitnya Penindakan Terhadap Kekerasan Psikis dan Seksual Pada Masa Pacaran

Terjadinya tindak kekerasan terjadi tidak hanya pada masa pernikahan antara pasangan suami bersama istrinya, melainkan pada masa pacaran pun saat ini dikenal sebagai masa...

4 Cara Agar Anda Tidak Kembali Kepelukan Mantan Kekasihnya

Disaat Anda mengambil keputusan untuk menjalin hubungan asmara dengan seorang pria, maka Anda pun tentunya belum tentu dapat membina hubungan asmaranya dengan baik dan...