" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

80% Restu Orang Tua Dimulai Dari Kesan Pertama

Hubungan asmara bersama kekasih yang tidak mendapatkan restu oleh orang tua hanya akan membuat Anda menjadi terbebani menjalani hubungan tersebut. Sehingga kondisi demikian tidak hanya membuat Anda menjadi terbebani bersama sang kekasih, melainkan akan semakin membuat Anda menjadi tidak yakin dengan hubungan asmara yang tentunya akan menjadi sia-sia jika tidak memiliki planning dan masa depan. Mungkin Anda bersama sang kekasih telah merencanakan masa depan yang bahagia bersama dengan segudang harapan dan cita-cita yang hendak Anda raih bersama kekasih. Namun, apa jadinya jika hubungan asmara Anda bersama sang kekasih tersebut tidak mendapatkan restu dari orang tua.

Anda tentunya harus dapat mengetahui dan dapat menyadari mengapa orang tua Anda tidak memberikan restu terhadap hubungan asmara yang Anda jalin bersama kekasih. Sebagian besar pasangan tidak menyadari bahwa untuk mendapatkan restu orang tua sebenarnya harus diawali dengan pertemuan pertama yang harus meninggalkan kesan. Ketika Anda berada pada kondisi ini, dimana sang kekasih yang pada akhirnya tidak mendapatkan restu dari orang tua Anda terhadap hubungan asmara Anda bersamanya, maka sangat dimungkinkan sang kekasih tidak dapat menunjukkan kesan yang baik pada saat pertama kali orang tua dan kekasih Anda bertemu. Tentu hal demikian menunjukkan bahwa kesan pertama yang baik pada orang tua memiliki peran yang sangat penting agar dikemudian hari hubungan asmara bersama kekasih dapat memperoleh ‘lampu hijau’.

Kasandra yang merupakan salah seorang Psikolog Klinis dan Forensik tersebut pun memperkuat asumsi bahwa kesan pertama memiliki peran penting untuk mendapatkan restu dari orang tua dengan mengemukakan, bahwa terdapat 80% pengaruh kesan pertama dijadikan alasan bagi mereka untuk nantinya dapat memberikan restunya pada hubungan asmara yang antara sang buah hati dengan pria yang dekat dengannya tersebut. Ia pun mengemukakan, “Itu namanya hallo effect, kesan pertama itu sangat berpengaruh terhadap persepsi seseorang tentang kualitasnya dia, misalnya kalau dia datang nggak ngasih salam, orangtuanya langsung nebak ini anak nggak punya aturan,” ujarnya yang sekaligus merupakan pendiri layanan psikologi Kasandra & Associates ini.

Anda pun tentunya dapat terlebih dahulu dapat mengetahu dan memahami bahwa segala asumsi orang tua Anda terhadap kekasih yang mungkin tidak menunjukkan sikap yang respect padanya, tidak menjadi suatu hal yang benar seutuhnya. Sehingga kekeliruan orang tua Anda dalam memandang sang kekasih menjadi suatu hal yang harus Anda maklumi. Mereka tentunya masih memiliki pandangan pemikiran yang cenderung subjektif dalam memberikan penilaian terhadap sang kekasih. Sehingga membuat mereka mengenal sang kekasih belum secara utuh, melainkan hanya melihat cover semata.

Oleh karena itu, pada kondisi ini sebaiknya bagi Anda yang belum mempertemukan sang kekasih dengan orang tua, dapat mempersiapkan sang kekasih agar tidak hanya menunjukkan sikap yang sopan dan santun semata, melainkan menunjukkan sang kekasih pada orang tua tentu sebaiknya dengan cara berpenampilan yang dapat memberikan orang tua keyakinan bahwa pria yang dekat dengan Anda tersebut, pantas dan layak menjadi pasangan Anda. Kesan pertama yang baik tentu membuat Anda bersama sang kekasih menjadi lebih mudah untuk mendapatkan restu dari orang tua Anda nantinya.

Sehingga sebaiknya masing-masing pasangan, baik pria ataupun wanita dapat mempersiapkan diri mereka ketika hendak pertamakali bertemu dengan orang tua kekasih oleh karena kesan pertama yang baik sangat menentukan restu yang nantinya diberikan oleh orang tua masing-masing pasangan terhadap jalinan hubungan asmara diantara mereka. Kasandara pun menegaskan bahwa 80% kesan pertama bertemu orang tua kekasih memiliki pengaruh terhadap restu yang nantinya akan diberikan oleh mereka. Ia pun mengemukakan bahwa, “Hallo effect secara ilmiah itu mempengaruhi hampir 80% atau 90%. Makanya kita harus hati-hati kepada kesan pertama,” ujarnya. “Ketika kita ketemu dengan seseorang bisa saja tanpa sadar kita ketemu calon mertua atau mantu makanya kita harus jaga sikap tapi tetap tidak mengubah personality,” tambahnya.

Berdasarkan hal di atas, Kasandra pun menyarankan pada setiap pasangan kiranya mereka dapat sedini mungkin membangun citra diri ketika bersosialisasi dengan orang lain, sehingga mereka pun dapat mempertahankan sikap tersebut ketika nantinya mereka bertemu dengan orang tua kekasih nantinya. Dapat menunjukkan kesan yang baik tentunya dapat membuat masing-masing pasangan menjadi lebih mudah mendapatkan restu dari calon mertua mereka pada akhirnya.

@RitaManggulu
Cewek sederhana dengan 3 hobi: menulis, masak dan main bareng Lil' Tomi. Semua tulisan ini adalah bukti bahwa keinginan tulus berbagi tidak dapat dipatahkan oleh keterbatasan jarak maupun waktu. XoXo

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Sang Mantan Masih Posesif Dengan Anda? Berikut Tips Menghadapinya

Berakhirnya hubungan asmara seseorang jelas akan menjadi waktu sulit yang harus mereka lalui dengan tangis, perasaan galau, dan sedih pasca putus dengan sang kekasih....

Trik Melenyapkan Perasaan pada Mantan

Setelah berpisah dengan mantan kekasih, hal paling sulit untuk dilakukan pastilah menghilangkan rasa sayang dan cinta pada mantan kekasih. Hal ini akan semakin sulit...

Survei: Ponsel Menjadi Pemicu Utama Pasangan Berselingkuh

Komunikasi yang baik dan intens tentunya akan sangat dibutuhkan dalam menunjang suatu hubungan asmara yang terjalin bersama kekasih. Dengan keberadaan teknologi, tentunya akan sangat...