" Terbang menuju dekade pertama,
tetap kuat tetap menjulang"

" Terbang menuju dekade pertama, tetap kuat tetap menjulang"

3 Hal yang Perlu Anda Cermati Saat Kekasih Bersikap Kasar

Perjalanan suatu hubungan asmara yang dijalin seseorang bersama kekasihnya tidak akan selalu berjalan mulus. Lika liku dalam sebuah kehidupan asmara tentu saja akan dialami oleh setiap pasangan. Sehingga hal demikian sudah menjadi suatu hal wajar bilamana dalam hubungan asmara seseorang pertengkaran ataupun perselisihan terjadi. Sebagaian pasangan memaknai bahwa pertengkaran dalam hubungan mereka merupakan bumbu-bumbu cinta yang dapat membuat hubungan mereka semakin kuat.

Tidak sedikit pula pasangan kehadiran suatu masalah yang mengakibatkan pertengkaran hebat membuat hubungan asmsra yang dijalinnya pun menjadi berakhir. Pada kadar yang wajar, tentu pertengkaran dalam hubungan asmara seseorang bersama kekasihnya tentu dapat menemukan solusi. Berdiskusi dengan bahasa yang baik, tentu saja mereka akan menemukan jalan keluar terbaik tanpa harus membuat hubungan asmara mereka berakhir. Sehingga pada fase ini, pertengkaran yang biasanya terjadi dikarenakan sifat dari kekasih yang seringkali membuat pasangannya menjadi kesal, misalnya tidak on time, telefon tidak di angkat, dan hal-hal yang serupa lainnya.

Lantas masalah seperti apa yang berpoteni membuat hubungan asmara seseorang bersama kekasihnya menjadi berakhir? Tentu suatu masalah yang kadarnya cukup berat seperti perselingkuhan ataupun bersikap kasar. Ketika hubungan asmara Anda dan kekasih dirunung masalah, dimana kekasih Anda bersikap kasar pada Anda. Maka hal demikian tentu akan membuat Anda bertanya pada diri Anda sendiri apakah kehidupan asmara Anda kelak layak untuk bersamanya bukan! Setiap wanita tentu tidak ingin menadapatkan kekasih ataupun pasangannya yang ringan tangan mencerderai kekasihnya sendiri. Selain bukan menjadi sikap yang baik, tindakan kasar yang kerap dilakukan oleh kaum pria jelas saja menyalahi aturan hukum yang berlaku.

Pada kondisi ini, tentu Anda pun kemudian akan mulai berfikir apakah Anda layak mempertahankan hubungan asmara bersamanya ataupun mengakhirinya. Sehingga kondisi demikian yang Anda dan beberapa pasangan lainnya alami maka akan membuat mereka mejadi dilema dalam menentukan masa depan kehidupan asmaranya bersama kekasih.

Saat kekasih Anda bersikap kasar, sebenarnya Anda dapat mempertimbangkan beberapa hal yang dapat menunjang Anda dalam mengambil keputusan, memilih bertahan ataupun putus dengannya.

Salaha seorang Psikolog ternama Rosalina Verauli pun mengemukakan pendapatnya pada kondisi ini, hubungan asmara yang postif tentunya tidak akan diisi dengan sikap yang sifatnya tidak membangun dan memupuk hubungan asmara yang dijalin seseorang bersama kekasihnya. Sehingga saat pasangan tidak menyadari dan memahami hal tersebut, maka sikap kasar tentu saja akan menjadi suatu sikap yang dapat membuatnya melakukan hal tersebut pada kekasihnya sendiri.

Ketika sang kekasih yang tidak memahami dengan baik hal demikian di atas dan kemudian membuatnya mudah bersikap kasar pada Anda saat berselisih paham ataupun bertengkar dengannya, maka sebaiknya Anda mengakhiri hubungan Anda bersamanya. Mungkin jalinan asmara yang cukup lama ataupun belum siap untuk hidup tanpa kehadirannya dalam kehidupan Anda, tentu saja dapat membuat Anda memilih bertahan bersamanya. Namun, sebaiknya Anda dapat menyadari, disaat Anda pacaran sang kekasih kerap bersikap kasar, lantas bagaimana jika Anda dan si dia telah menikah? Memilh bertahan bahkan hingga menikah dengan kekasih yang kasar tentu saja membuat Anda berpontensi untuk menjadi korban kekeran olehnya nanti disaat Anda dan si dia kembali dirundung masalah.

Psikolog Lulusan Universitas Indonesia ini pun mengutarakan bahwa sebenarnya terdapat tiga hal yang dapat dicermati oleh pasangan, saat kekasihnya bersikap kasar. Sehingga dengan mencermati hal ini, ia pun menjadi mampu untuk berfikir dengan matang dalam mempertimbangkan segala hal yang nantinya akan bermuara pada suatu keputusan baik itu mengakhiri hubungan Anda bersamanya ataupun bertahan dengannya.

Pertama, saat sikap kasar sang kekasih pertama kali baru ia lakukan pada Anda, mungkin Anda pun masih dapat memaafkannya. Namun, pada kondisi ini sebaiknya Anda tidak hanya melihat pada sikap yang pertama kali ia lakukan pada Anda, melainkan juga efek psikologis dari sikap kasar kekasih yang Anda rasakan. “Meski baru pertama kali tapi kalau dampaknya sangat signifikan, sampai trauma hebat, lebih baik consider untuk tinggalin,” ujarnya.

Kedua, Anda pun harus mampu mencermati dengan baik ketika sikap kasar yang ia lakukan pada Anda sifatnya hanya pada satu momen disaat ia  marah besar ataupun terus menurus mengulang sikap tersebut. Oleh karena itu, saat sang kekasih mengulangi sikap kasarnya pada Anda, maka sebaiknya mengakhiri hubungan asmara bersamanya merupakan suatuke putusan yang tepat. Pada kondisi demikian menunjukkan bahwa sikap kasar sudah tidak lagi bersifat momentum melainnya sudah akan menjadi suatu kebisaan. “Nggak boleh ada yang kedua untuk kekerasan,” tandasnya.

Ketiga, Anda harus mampu mencermati dengan baik pemicu yang membuat kekasih bersikap demikian pada Anda. Disaat kekasih Anda bersikap demikian yang dikarenakan yang menjadi pemicu dari sikapnya adalah narkoba ataupun minuman beralkohol. Maka Anda pun tidak perlu merasa ragu untuk mengakhiri hubungan asmara Anda bersamanya. “Ada orang yang memiliki gangguan kepribadian kalau sedang emosional dia sangat tantrum. Dari luar dia normal tapi akan mudah tersakiti kalau merasa diabaikan. Dia merasa tidak dicintai. Kalau kondisinya begitu mendingan udah, tinggalin,” tutupnya.

@PriskaYan
@PriskaYan
Freelance writer, event organizer, animal lover and K-Pop freak.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertismentspot_img

Artikel terbaru

Cara Pikir yang Baik saat Anda Ditolak

Apakah Anda sudah pernah ngehit? Apa? Anda belum tahu apa itu ngehit? Where have you been! Ngehit adalah memulai pembicaraan dengan wanita atau pria...

Sulitnya Penindakan Terhadap Kekerasan Psikis dan Seksual Pada Masa Pacaran

Terjadinya tindak kekerasan terjadi tidak hanya pada masa pernikahan antara pasangan suami bersama istrinya, melainkan pada masa pacaran pun saat ini dikenal sebagai masa...

4 Cara Agar Anda Tidak Kembali Kepelukan Mantan Kekasihnya

Disaat Anda mengambil keputusan untuk menjalin hubungan asmara dengan seorang pria, maka Anda pun tentunya belum tentu dapat membina hubungan asmaranya dengan baik dan...