Cara Memperkuat Mental Dalam Berumah Tangga

Bukan suatu hal yang baru lagi jika dalam berumah tangga anda dan pasangan akan terlibat dalam suatu perselisihan karena adanya perbedaan persepi dan pola pikir. Percekcokan pun akan timbul dan membuat hubungan menjadi kacau. Anda dan pasangan akan menjadi semakin menjauh, menyibukkan diri untuk mencari kesenangan, dan yang pasti intensitas anda dan pasangan pada saat berada di ranjang pun semakin berkurang.

Tentunya, hal tersebut akan menumpuk dan akan berujung pada suatu perceraian dengan alasan antara anda dan pasangan tidak lagi menemukan kecocokan karena adanya perbedaan persepsi. Tapi, apakah benar anda dan pasangan tidak menemukan kecocokan lagi? Ataukah memang anda dan pasangan menghindari masalah dan tidak ingin menyelesaikannya karena tidak menemukan jalan tengah?

Ketika anda sudah memantapkan diri untuk menikah, sebaiknya anda juga harus mempersiapkan mental untuk membina rumah tangga. Uang dan pekerjaan yang mantap serta cinta dan kasih sayang yang besar bukanlah hal mutlak yang harus dimiliki oleh setiap pasangan. Tapi hal lain yang sangat penting dimiliki oleh setiap pasangan adalah mental.

Pada saat anda telah terikat dalam suatu pernikahan, mental yang harus anda miliki bukan hanya mental sebagai seorang laki-laki, tapi juga mental sebagai seorang suami. Sebagai suami, anda dituntut untuk lebih bijaksana dalam menghadapi dan mengambil keputusan dari permasalahan yang tengah terjadi. Dan sifat itu akan muncul jika emosi anda dapat terkontrol. Stabilitas emosi merupakan salah satu bagian dari kekuatan mental. Karena pada saat mental berumah tangga anda masih rendah, pasti sangat kecil keinginan anda untuk menyelesaikan masalah. Fatalnya, anda akan mencari kesenangan lain seperti selingkuh dan—yang lebih parahnya lagi–bercerai, jika anda tidak dapat menemukan solusi dari permasalahan yang sedang anda hapadi.

Maka dari itu, hal-hal dibawah ini mungkin dapat dijadikan sebagai pertimbangan pada saat anda sedang menghadapi masalah yang sangat besar dengan pasangan anda.

Pahami sifat positif dan negatif pasangan anda

Dengan anda mengenali kekurangan pasangan, maka anda akan mengerti bagaimana anda harus menyikapi dan menyelesaikan permasalahan yang sedang terjadi. Dan dengan memahami sifat positifnya, anda akan mengerti bagaimana anda bisa mengambil celah untuk meluluhkan hatinya agar permasalahan cepat selesai.

Pahami dulu duduk permasalahan

Ini merupakan salah satu hal yang dapat menjaga stabilitas emosi anda sebagai seorang suami. Dengan memahami duduk permasalahan yang terjadi, maka anda akan mampu berpikir lebih jernih dan bijak untuk menyelesaikan masalah yang terjadi.

Jangan mudah ucapkan kata-kata yang menjurus pada perceraian

Ingat bahwa perceraian bukanlah jalan yang terbaik, namun perceraian adalah jalan yang terburuk untuk menyelesaikan suatu permasalahan. Anda harus mampu menjaga emosi anda, terutama kata-kata yang anda ucapkan, agar kata-kata yang menjurus ke arah perceraian dapat dihindari.

Berpikir positif terhadap masalah yang terjadi

Dengan membangun pikiran yang positif, maka anda dapat membantu diri anda sendiri untuk menstabilkan emosi. Dan penyelesaian yang tergesa-gesa pun tidak akan terjadi.

Konsultasi pada pakar atau ahli pernikahan

Mengapa harus malu? Jika dengan cara ini hubungan anda dengan pasangan mungkin saja akan menjadi lebih baik. Pakar pernikahan merupakan orang yang memahami permasalahan yang tengah anda hadapi dengan pasangan. Tidak ada salahnya jika anda mencoba untuk berkonsultasi untuk kebaikan rumah tangga anda.

Avatar
@DEMA
Penulis, pelukis dan pecinta drama Korea garis keras. Sederhana dalam penampilan namun luar biasa dalam pencapaian.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...