Pasangan Anda Seorang Pembohong? Sampai Kapan Anda Harus Bertahan?

Dalam sebuah hubungan Anda semua pasti setuju kalau hubungan itu gak Cuma harus dilandasi dengan cinta tapi juga harus dibalut dengan kejujuran. Karena tanpa kejujuran rasa cinta itu bisa perlahan sirna. Tentu saja siapa sih yang pengen dibohongi? Apalagi yang ngebohongin itu pasangan sendiri yang katanya cinta, katanya sayang tapi giliran minta ditemenin belanja pura-pura pingsan. Padahal pengen mabar mobile legend ama teman.

Dibohongi oleh seseorang yang Anda cintai dan Anda rasa bisa dipercaya pasti membuat Anda sakit hati dan frustrasi. Bahkan yang ada mungkin Anda sampe gemas yang gemasnya gak Cuma pengen marah tapi ngecekoki dia dengan upil haha sadis ya.

Tapi kadang semarah apapun Anda pada pasangan yang berbohong, karena Anda mencintai pasangan Anda meski marah bahkan mungkin sampai ngamuk-ngamuk lempar piring Anda memilih untuk memaafkannya. Entah saat pertama kali ia berbohong, atau bahkan kali kedua dan ketiga juga Anda tetap memaafkannya.

Cinta memang seperti itu, bahkan kata maaf begitu mudah terucap dari mulut. Cuma Anda mungkin belum sadar bahwa pasangan Anda adalah seorang pembohong. Namun, karena cinta Anda kepadanya terlalu mendalam, tidak mudah bagi Anda untuk melepaskan diri, meskipun Anda tahu bahwa mungkin lebih baik Anda memutuskannya. Anda bertahan, dengan harapan bahwa ia akan berubah dan dia tidak akan berbohong kepada Anda lagi. Anda meyakinkan diri Anda untuk tetap bersamanya dengan mengatakan kepada diri sendiri bahwa dia adalah orang baik dan dalam hati Anda, Anda tahu dia mencintai Anda. Anda juga berusaha meyakinkan diri Anda sendiri bahwa hubungan Anda berdua indah dan sempurna – kecuali saat ia berbohong.

Satu hal yang perlu Anda tanyakan pada diri Anda ketika hal ini terjadi adalah:

  • Apakah Anda tetap menganggap hubungan Anda indah meskipun pasangan Anda sering membohongi Anda?
  • Apakah bagi Anda kebohongannya merupakan bagian dari rasa cinta dan hormat dia kepada Anda?

Cinta mungkin sudah membuat Anda lupa untuk berpikir realistis, tapi itu adalah hal yang penting untuk Anda sadari. Perasaan cinta Anda pada pasangan tentu sangat besar, dan dalam hati Anda pun berharap agar hubungan Anda terus berlanjut sampai tubuh Anda dan pasangan dimasukkan ke dalam lubang 2X1 meter. Namun hal yang harus Anda ingat berbohong bukanlah hal yang bisa membuat impian Anda terwujud.

Ketika Anda terlibat secara emosional dengan seseorang, tidak selalu mudah untuk bertanya dan menjawab pertanyaan-pertanyaan ini secara logis. Anda bahkan seringkali mengarang sendiri alasan mengapa ia berbohong, hanya untuk membuat diri Anda merasa lebih baik setelah Anda memutuskan untuk tetap menjalin hubungan dengan seseorang yang tidak benar-benar menghormati Anda. Benar begitu kan?

Hal yang harus Anda tahu ketika pasangan Anda berbohong kepada Anda, itu berarti ia tidak menghormati Anda dan tidak memiliki komitmen yang kuat untuk hubungan Anda berdua. Dalam hati mungkin Anda berpikir kalau itu tidak benar, karena sampai sekarang dia masih mencintai Anda. Tapi apakah Anda sendiri yakin akan hal itu? bukannya ia sering membohongi Anda? lantas apa yang bisa membuat Anda yakin kalau kata cinta yang ia ucapkan dari mulutnya bukanlah sebuah kebohongan.

Anda bisa saja berpikir “kalau kebohongannya bukan hal yang besar, tak harus jadi masalah” karena tentu saja, ada berbagai jenis kebohongan. Ada kebohongan “besar” dan ada kebohongan “kecil”, tapi cobalah untuk berpikir lebih realistis. Karena dimana-mana yang namanya kebohongan itu tetap saja kebohongan, tidak peduli ukuran atau alasan dari kebohongan itu.

Coba Anda lihat dari sudut pandang ini: jika pasangan Anda bisa berbohong begitu mudah untuk hal kecil di mana dia sebenarnya tidak perlu berbohong, maka Anda patut curiga bahwa dia akan berbohong kepada Anda tentang hal-hal lebih besar yang mungkin bisa merusak hubungan Antara Anda berdua.

Nah, jadi pertanyaannya apakah sampai kapan Anda terus bertahan dalam hubungan yang katanya berlandaskan cinta tapi penuh kebohongan? Jawabannya tentu hanya ada dalam hati dan pikiran Anda.

@AqilAkbar
@AqilAkbar
Pemuda introvert sederhana yang menjadikan tulisan sebagai ekspersi seni sekaligus pekerjaan. Stay motivated and stay positive.

More from author

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...