Inilah Dia Pengakuan Wanita Pemberi Harapan Palsu, Tapi Sayang!

Kedekatan yang terjalin pada suatu pasangan pada fase pendekatan atau PDKT, tentu pada akhirnya ditujukan guna nantinya dapat berlanjut pada suatu hubungan resmi antara masing-masing pasangan atau yang lebih dikenal dengan istilah pacaran. Ketika keduanya memberi respon dan saling memberikan perhatian lebih, tentu hal tersebut tentunya akan terjadi. Mereka tentu harus menegaskan kedekatan yang terjalin antara mereka guna salah satu pasangan nantinya tidak beranggapan bahwa kedekatannya sangat indentik dengan pemanfaatan semata. Namun, tidak heran ketika Anda mendapati seorang pria yang menggantungkan hubungan dengan teman jalan mereka. Bisa saja pria tersebut memiliki tujuan yang berbeda dengan kedekatan sebagaimana yang Anda perhatikan, sehingga pria tersebut tentunya berada dalam golongan pria yang hanya menebar harapan palsu atau pemberi harapan palsu. Mungkin Anda lebih banyak melihat pria yang memiliki karakter pemberi harapan palsu pada wanita, namun sebenarnya adapula wanita yang demikian. Terdapat banyak pula wanita yang menjalin kedekatan dengan seorang pria, menjadinya kedekatan tersebut tidak dimaknai sebagai suatu hubungan amara , melainkan wanita tersebut hanya menebar pesona kepada pria dengan hanya memberikan harapan palsu terhadap segala keinginan dan harapan dari pria tersebut.

Terdapat seorang wanita yang kemudian berani untuk menceritakan kedekatannya tersebut dengan seorang pria, dimana wanita tersebut menegaskan bahwa ia tidak menjalin suatu hubungan asmara yang pasti dengan pria tersebut. Hal demikian tentu sangat menggambarkan wanita tersebut juga masuk kedalam golongan wanita pemberi harapan palsu atau PHP. Jadi, hal demikian tentu dapat memberikan pemahaman bahwa tidak hanya pria yang melakukan dan memiliki karakter demikian, melainkan terdapat pula golongan wanita yang memiliki karakter tersebut.

Wanita tersebut menjalin suatu kedekatan dengan seorang pria yang hingga saat ini ia tidak pernah menegaskan kedekatannya dengan pria tersebut. Meskipun ia memiliki sifat yang posesif terhadap pria yang saat ini dekat dengannya, namun sebenarnya ia hanya memberikan harapan palsu pada pria tersebut dan tentunya memilih untuk tidak berpacaran dengan pria tersebut.

alasan kamu diputusin oleh segiempat

Kisah di atas merupakan cerita hidup dari seorang wanita yang bernama Sherly (nama samaran) yang telah mejalin kedekatan dengan seorang pria yang bernama Doni (nama samaran). Awal hubungan mereka dikarenakan karena masing-masing berada pada ruang lingkup pekerjaan yang sama, dengan kata lain mereka menempati kantor yang sama yaoti salah satu perusahaan swasta. Awal hubunngan mereka dimulai dari rekanan kerja yang berasal satu kantor, namun pertemanan tersebut terjalin dengan baik sehingga membuat mereka menjadi teman dekat. Perteman dekat tersebut yang kemudian semakin terjalin dengan baik dalam kurun waktu 6 bulan, membuat pertemanan mereka menjadi sangat erat dan dekat. “Enam bulan kayak teman, terus jadi intens banget, lama-lama perhatian layaknya orang PDKT. Doni ngasih gue perhatian, pulang kantor bareng, pergi sama dia terus, kalau mau apa-apa diturutin, sering juga tiba-tiba dianterin makanan ke rumah,” ungkap Sherly.

Kedekatan yang erat yang terjalin dengan baik antara mereka tersebut, membuat Doni memberanikan diri untuk mengungkapkan terhadap apa yang ia rasakan sekaligus menjadi langkah penegasan yang dilakukan Doni terhadap Sherly dalam memaknai kedekatan mereka. Doni pun menyampaikan kepada Sherly bahwa ia ingin menjadikan Sherly sebagai pasangan atau pacarnya. Namun, ketik Doni mengungkapkan apa yang menjadi isi hatinya terhadap kedekatannya dengan Sherly, ia mendapatkan jawaban yang sama sekali ia tidak harapkan. Ketika itu, Sherly pun memberikan jawab dengan tidak menerima apa yang menjadi permintaan Doni tersebut atau dapat dikatakan Sherly menolak Doni. Meskipun Sherly menolak maksud Doni, namun ia menjelaskan kepada Doni bahwa “ia sudah merasa sangat nyaman dan menikmati kedekatan yang terjalin antara mereka”. Tidak hanya itu, Sherly pun menegaskan bahwa “ia tidak ingin agar setelah Doni menjauh meskipun ia menolak keingina Doni tersebut,”. Hal demikian tentu menggambarkan bahwa Sherlly tidak rela jika kehilangan Doni yang merupakan teman terdekatnya.

“Gue nggak bisa (pacaran). Nggak tau juga alasannya kenapa, gue anaknya biasa deket sama cowok kayak teman. Dan dari awal mindset gue sama dia ya berteman, kalau sudah temanan ya temanan, tapi gue juga nggak mau lepasin dia. Mungkin karena udah keenakan dimanjain, tapi nggak mau dijadiin,” ungkap Sherly.

Meskipun Doni sudah ditolak oleh Sherly, Doni pun menghendaki keinginan Sherly agar ia tidak menjauh darinya meskipun tanpa menyandang sebuah status ‘pacaran’. Kedekatan yang semakin terjalin dengan baik antara mereka membuat Doni menjadi tidak patah arang untuk selalu menanyakan kedekatan mereka sebagai suatu hubungan yang seperti apa, yang meskipun pada akhirnya Sherly masih tetap tidak menerima keinginan Doni untuk menegaskan kedekatan yang terjalin antara mereka. Sherly merasa lebih nyaman dengan kedekatan yang terjalin seperti ini meskipun tanpa sebuah status yang jelas dan tegas.

Namun pada suatu hari, kedekatan yang semakin erat tersebut membuat Sherly merasa bersalah terhadap hubungannya dengan Doni. Sherly beranggapan bahwa ia adalah wanita yang egois dan tentunya ia menjadi khawatir nantinya dengan tanggapan orang yang menggolongkan dirinya kedalam golongan wanita pemberi harapan palsu. Perasaan yang dirasakan Sherly pun pada akhirnya membuat ia berani untuk mengambil keputusan untuk tidak berkomunikasi dengan Doni selama dua bulan. Tindakan Sherly tersebut yang memilih untuk mejauh dari Doni, membuat Sherly menjadi penasaran dengan kehidupan Doni saat ini. Ia mejadi ingin tahu dengan kehidupan Doni saat ini. Akhirnya Sherly pun mengetahui bahwa Doni saat ini telah menjalin kedekatan dengan wanita lain. Hal tersebut membuat Sherly menjadi cecmburu dan merasa tidak menerima kenyataan tersebut. Ia pun kemudian mengambil keputusan untu menghubungi Doni dan kembali mejalin kedekatan tanpa nama tersebut.

“Dua bulan gue giving a space sama dia. Dia nyariin gue, nelponin terus, tapi gue ngeles bilang lagi sibuk, kadang juga nggak gue angkat. Akhirnya gue juga nggak kuat jauh dari Doni, akhirnya gue hubungin dia lagi, itu karena gue tahu dia dekat dengan wanita lain,” ungkapnya.

Meskipun kondisinya demikian, Sherly sebagai makhluk perasa menyadari akan tindakannya terhadap Doni yang tentunya egois. Namun meskipun ia menyadari bahwa tindakannya tersebut adalah tindakan yang egois, hal tersebut tidak membuat ia merubah keputusan yang telah ia tegaskan pada Doni saat itu. Dimana kemudian seiring berjalannya yang semakin membuat mereka semakin dekat, membuat Doni tidak memandang bahwa hubungan tanpa nama tersebut menjadi suatu masalah yang harus diselesaikan saat ini juga. Hal tersebut tentunya menunjukkan bahwa saat ini, Doni pun merasa nyaman dengan kedekatan mereka yang meskipun tanpa nama. Doni pun kemudian beranggapan bahwa ia dapat memahami mengapa Sherly tidak menanggapi dengan kedekatan yang terjalin antara mereka dengan sebuah kedekatan yang memiliki status yang jelas.

“Setelah gue ngomong sama dia kalau gue sebenarnya juga nggak bisa jauh dari dia, tapi ngerasa guilty makanya ngejauh. Tapi baiknya dia, dia nggak menyalahkan gue, dia malah bilang kalau dia menikmati juga hubungan yang kayak gini, dia juga seneng di posisinya saat ini. Gue sadar gue sayang sama dia, tapi untuk saat ini gue belum bisa komitmen,” tutup Sherly.

@PriskaYan
@PriskaYan
Freelance writer, event organizer, animal lover and K-Pop freak.

More from author

1 COMMENT

LEAVE A REPLY

Please enter your comment!
Please enter your name here

Artikel terkait

Advertisment

Artikel terbaru

4 Pertanyaan Besar Terhadap Asmara Anda

Dalam sesuatu hubungan yang Anda jalani dengan kekasih, Anda tentunya sudah mengalami berbagai bentuk ujian dan cobaan. Cobaan ataupun ujian sendiri kadang...

5 Sikap Terbaik Saat Bertemu Sang Mantan

Hubungan asmara yang kandas, jangan sampai membuat Anda menjadi sempit berfikir. Mengambil hikmah dan menjadi pribadi yang tidak pendendam dapat membuat Anda...

Beberapa Momen Memalukan Saat ‘First Date’

Suatu hubungan asmara tentunya terlebih dahulu diawali dengan tahap pendekatan. Hal ini tentunya bertujuan agar masing-masing bisa lebih saling mengenal karakter dan...