Kalijodo beberapa waktu belakangan ini selalu menjadi perbincangan hangat di berbagai kalangan tanah air, pasalnya rencana penggusuran yang dilakukan oleh pemerintah justru mendapat penolakan yang keras dari kalangan tertentu.

Fakta Prostitusi Kalijodo oleh SegiEmpatDari sisi budaya yang dianut oleh sebagian besar masyarakat tanah air, kawasan Kalijodo yang berada di daerah Penjaringan, Jakarta Utara ini tentu saja jelas sangat berlawanan. Karena seperti yang kita tahu budaya ketimuran masyarakat tanah air sangat anti dengan hal-hal yang berbau prostitusi. Namun dari sisi kemanusiaan para penghuni Kalijodo tentu akan mengalami lonjakan hebat dari sisi perekonomian mereka karena seperti yang kita tahu setiap penghuni di kawasan ini sangat bergantung dengan fasilitas “plus-plus” yang telah berjalan selama puluhan tahun.

Ladang “esek-esek” di kawasan ini telah berjalan sangat lama dan sudah menjadi rahasia umum masyarakat Ibu Kota, menariknya hal tersebut pun disokong dengan kekuatan yang menjadikannya terus berkembang pesat selama puluhan tahun. Seperti apa kekuatan ladang prostitusi di Kalijodo? Berikut 4 fakta diantaranya.

Jam Operasional Tanpa Henti

Kawasan Kalijodo yang berada tepat di bibir kali Angke dulunya menjadi kawasan dengan tradisi warga Tionghoa. Disinilah warga Tionghoa menggelar tradisi Peh Cun yang merupakan tradisi bagi pasangan muda-mudi mencari jodoh. Tapi derasnya laju urbanisasi dan juga berkembangnya kebutuhan “plus-plus” bagi para pria hidung belang tradisi tersebut justru hilang dan berganti menjadi tempat prostitusi. Bahkan seiring dengan pesatnya persaingan kawasan wisata ini justru menghadirkan pekerja “siap pakai” selama 24 jam tanpa henti yang seolah selalu siap “membantu” para pria penjaja cinta.

Harga yang Ramah dengan Kantong

Fakta Prostitusi Kalijodo oleh SegiEmpatLada prostitusi yang berkembang pesat di kawasan ini pun memiliki strategi bisnis yang cukup brilian, karena jika di bandingkan dengan kawasan lain para ladang prostitusi ini menyasar kalangan menengah. Pasalnya, tarif yang dipatok di tempat wisata ini terbilang cukup ramah di kantong sebagian besar orang. Dari hasil penelusuran tarif di tempat ini berkisar mulai dari 50 ribu sampai 350 ribu untuk sekali kencan itu pun sudah mendapatkan layanan dari PSK terbaik (muda, cantik dan masih kencang).

Penjagaan yang Mengerikan

Fakta Prostitusi Kalijodo oleh SegiEmpat
Ilustrasi

Sebuah hal yang dapat berjalan dengan lama pastinya mendapat perhatian atau penjagaan yang benar-benar ekstra. Hal tersebut pun terjadi di kawasan Kalijodo, dimana kawasan ini dijaga oleh ribuan preman yang siap mati demi mempertahankan Kalijodo terus beroperasi. Bahkan seperti yang disebutkan oleh Kadivhumas Polda Metro Jaya Kombes Pol Iqbal pernah ada salah satu anggota kepolisian yang tewas terbunuh kala bertugas. Ya, preman yang menjaga kawasan prostitusi ini memang mengerikan mereka bahkan berani menodongkan pistol ke kepala Polisi.

Tempat yang Mengkhawatirkan

Fakta Prostitusi Kalijodo oleh SegiEmpatMemiliki image yang menggoda tapi mengerikan, kawasan ini sebenarnya memiliki kekhawatiran yang pantas dipertimbangkan. Bagaimana tidak, tempat wisata ini justru sangat jauh dari kata bersih, kamar-kamar spesial penuh dengan kondom bekas pakai yang berserakan dimana-mana. Namun sepertinya dorongan birahi membuat sebagian orang cukup menikmatinya. Tidak hanya itu, sejumlah PSK pun mengaku mereka kadang berbagi kamar dengan temannya saat melayani tamu.

Seperti itulah fakta yang terjadi di kawasan Kalijodo, prostitusi seolah menjamur disetiap sudut jalan.

* * * * *
Buku Formula Cinta

LEAVE A REPLY