4 Negara yang Melarang Warga Muslim Berpuasa oleh SegiEmpatBulan Ramadhan adalah sebuah momentum yang begitu besar bagi seluruh umat muslim, tidak hanya di tanah air tapi juga diberbagai Negara. Sebagai seorang Muslin tentu saja bulan Ramadhan bukan hanya sebagai bulan yang mengharuskan kita untuk berpuasa, tapi bulan Ramadhan ini adalah bulan yang penuh dengan berkah.

Di tanah air Indonesia yang mayoritas penduduknya beragama Islam, berpuasa dan menikmati semua keindahan Ramadhan hingga hari raya kemenangan tiba bukanlah sebuah hal yang sulit. Sebagai Negara yang majemuk dengan memiliki berbagai macam latar belakang budaya, suku hingga kepercayaan Indonesia memang sudah seharusnya memiliki rasa toleransi yang tinggi perihak kerukunan dan kebebasan umat beragama dalam menjalankan ibadah keagamaannya sehingga tak heran disetiap momen Ramadhan tempat-tempat makan umum sengaja dipasangkan gorden sebagai bentuk penghormatan terhadap umat Muslim yang sedang berpuasa. Bahkan di beberapa daerah sejumlah tempat makan sengaja ditutup.

Di Indonesia berpuasa memang merupakan momen yang indah, tapi ternyata tidak semua umat Muslim yang bisa merasakan keindahan Ramadhan seperti di tanah air. Pasalnya beberapa Negara justru mengeluarkan larangan untuk warganya yang beragama Islam untuk berpuasa. Tak pelak larangan tersebut mematik aksi protes dan amarah bagi seluruh umat Muslim di dunia. Seperti apa kisahnya? Berikut 4 negara yang melarang warga Muslim berpuasa.

Inggris

Di benua Eropa, Inggris menjadi salah satu Negara dengan jumlah penduduk muslim yang banyak bahkan Inggris pun menjadi satu-satunya Negara Eropa yang memiliki penduduk Muslim paling banyak. Sekarang ini Inggris pula yang menjadi Negara di Eropa dengan toleransi yang sangat tinggi bagi umat Muslim, bahkan seperti yang kita tahu kini seorang warga Muslim di Inggris pun telah berhasil menududuki jabatan Walikota.

4 Negara yang Melarang Warga Muslim Berpuasa oleh SegiEmpatTapi apa yang terjadi sekarang ini jauh berbeda dengan kondisi beberapa tahun lalu. Penduduk Inggris yang beragama muslim dulunya justru menjadi warga yang sangat terasingkan karena menjadi penduduk yang minoritas. Dulu warga Muslim di Inggris kerap kali mendapat tekanan dan juga larangan untuk beribahah, termasuk di bulan suci Ramadhan. Dulu bahkan beberapa sekolah di Inggris memberlakukan larangan puasa bagi para muridnya yang beragama Islam melalui surat edaran yang diberikan oleh setiap orangtua murid.

Larangan berpuasa tersebut diberlakukan dengan alasan kenyamanan, pasalnya puasa dipercaya akan mengganggu konsentrasi belajar para siswa. Untungnya kejadian ini dapat dihentikan setelah beberapa tahun dan beberapa kali pergantian pemimpin. Sekarang ini Inggris pun telah menjadi Negara yang sudah jauh lebih moderat dan menjunjung tinggi kebebasan beragama bagi setiap penduduknya.

Cina

Mungkin tidak banyak yang tahu jika di salah satu kota kecil di negeri tirai bambu, Cina terdapat sebuah daerah yang menjadi wilayah bagi warga Cina yang beragama Islam yaitu Xingjiang. Cina yang menjadi Negara dengan jumlah penduduk terbanyak di dunia ini memang cukup menganut asas komunis dan diketahui warga Cina memiliki kepercayaan beragama yang cukup beragam.

4 Negara yang Melarang Warga Muslim Berpuasa oleh SegiEmpatNamun agama Islam di Cina adalah agama yang mayoritas bahkan hanya di daerah Xingjiang warga Muslim bertempat tinggal. Seluruh warga Muslim yang berada di kota tersebut mayoritas berasal dari Mongolia dan Kazakhstan atau yang dikenal suku Uighur. Sayangnya seluruh warga dari suku Uighur yang beragama Islam justru tidak dapat menjalankan ibadah keislamannya dengan bebas. Bahkan beberapa tahun belakangan ini pemerintah Cina justru mengeluarkan larangan untuk menjalankan ibadah puasa bagi suku Uighur. Hal tersebut berhasil terungkap setelah salah satu media surat kabar setempat menemukan sejumlah anak-anak Muslim yang dipaksa untuk makan siang oleh pemerintah setempat. Tidak hanya itu, pemerintah setempat juga sempat mengedarkan selebaran langsung ke rumah-rumah warga dengan isi aturan tegas untuk tidak berpuasa. Tidak jelas alasannya kenapa tapi nyatanya tidak sedikit pula suku Uighur yang tetap menjalankan ibadah puasa meski mereka dilarang.

India

4 Negara yang Melarang Warga Muslim Berpuasa oleh SegiEmpatSelama ini India yang dikenal sebagai salah satu Negara Asia yang dengan penduduk yang mayoritas beragama Hindu. Tahun 2014 lalu India ramai dikecam oleh seluruh umat Muslim dunia, tepat disaat bulan puasa. Penyebabnya seorang anggota parlemen yang berada di pemerintahan pusat India diketahui sempat memaksa seorang pria muslim untuk memakan sebuah roti.

Kejadian tersebut dilakukan oleh pria bernama Rajan Baburao Figure. Dalam sebuah video terlihat dengan cukup jelas Rajan menjejalkan roti kepada seorang pria yang diketahui adalah pria muslim yang bekerja sebagai asisten kantin. Menurut seorang saksi mata yang melihat kejadian, Rajan sepertinya marah karena kantin yang ada di kantornya tutup dan hanya menyediakan roti sebagai makanan. Hal tersebut dilakukan sebagai penghormatan kepada umat Muslim di India yang sedang menjalankan ibadah puasa.

4 Negara yang Melarang Warga Muslim Berpuasa oleh SegiEmpatTapi Rajan sepertinya tidak terima dengan keterangan terebut dan mengambil sebuah roti lalu menjejalkan ke mulut pegawai kantin yang diketahui jika dia beragama Islam dan sedang berpuasa. Sontak perilaku Rajan tersebut mematik kemarahan dari seluruh umat Islam dunia dan mendesak Rajan untuk meminta maaf atas perbuatannya. Mendapat tekanan hebat beberapa hari kemudian Rajan pun akhirnya meminta maaf dan mengakui jika tindakannya sangat tidak pantas untuk dilakukan.

Myanmar

Beberapa tahun belakangan ini Myanmar menjadi Negara yang paling disorot oleh dunia. Hal tersebut tidak terlepas dari banyaknya gesekan yang terjadi antara umat beragama, khususnya terhadap umat Muslim yang berasal dari Suku Rohingya.

4 Negara yang Melarang Warga Muslim Berpuasa oleh SegiEmpatSejak lama suku Rohingya yang berada tepat diperbatasan Myanmar dan Bangladesh mendapatkan tindakan diskriminatif bahkan tidak hanya bagi sesama warga Myanmar tapi juga dari pemerintah Myanmar. Suku Rohingya sama sekali tidak dianggap sebagai warga Myanmar bahkan pemerintah setempat pun menyebut jika suku Rohingya bukanlah penduduk Myanmar tapi mereka adalah imigran yang datang dari Bangladesh meski suku Rohingya sudah tinggal secara turun temurun di wilayah Rakhine.

Tindakan diskriminatif tersebut pun semakin keras setelah tahun 2012 lalu pemerintah Myanmar mengeluarkan peraturan tegas kepada suku Rohingya. Mereka dilarang keras menjalankan ibadah keagamaan, termasuk menjalankan ibadah puasa yang menjadi kewajiban bagi umat Muslim. Peraturan tersebut wajib untuk dipatuhi dan jika ada yang kedapatan beribadah pemerintah dan pihak keamanan setempat tidak ragu akan menjatuhkan sanksi yang berat. Bahkan dikabarkan petugas keamanan dipersilahkan untuk menembak warga jika kedapatan melanggar peraturan tersebut. Terbukti beberapa muslim Rohingnya sempat ditembak mati karena kedapatan beribadah.

Kejadian yang dialami oleh warga muslim di atas tentu menjadi sebuah ironi yang menyedihkan, dimana mereka terpaksa hidup minoritas dan tersisihkan hanya karena berbeda agama. Hal tersebut semakin menyedihkan di bulan puasa, dimana seluruh umat Muslim berlomba-lomba mendapatkan pahala dan berkah Ramadhan mereka justru mendapat tekanan dan kecaman. Untuk itu bagi Anda umat Muslim di tanah air sepatutnya bersyukurlah dengan apa yang Anda rasakan sekarang ini dan yang penting jangan pernah melakukan tindakan diskriminasi pada umat beragama lainnya, junjung tinggi sikap toleransi sebagaimana seharusnya umat Muslim.

* * * * *
Buku Formula Cinta

1 COMMENT

LEAVE A REPLY